Breaking News
light_mode

Said Abdullah: DPR Harus Beri Teladan, Fasilitas Berlebihan Perlu Dihentikan

  • account_circle Jaja Ahmad Sandinata
  • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
  • visibility 396
  • comment 0 komentar

JAKARTA, (JARAK.co) – Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPR RI mengusulkan penghentian tunjangan perumahan bagi anggota DPR. Usulan ini disampaikan sebagai bentuk komitmen menjaga kepatutan dan kepekaan terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

Anggota Fraksi PDIP, MH. Said Abdullah, menegaskan bahwa politik tidak hanya soal rasionalitas dan kesepakatan semata, tetapi juga harus dilandasi nilai etik, empati, dan simpati. Menurutnya, di tengah situasi ekonomi yang belum pulih, fasilitas berlebihan yang dinikmati wakil rakyat dapat menurunkan kepercayaan publik.

“Ukuran utama bukan hanya soal kesepakatan antarfraksi, tetapi juga apakah DPR mampu mengukur diri. Rakyat mempertanyakan kinerja DPR, sementara di sisi lain tunjangan yang diterima jauh dari ukuran kehidupan rakyat kebanyakan,” ungkap Said dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (30 Agustus 2025).

Said menambahkan, bila setiap anggota DPR memiliki rasa empati terhadap kesulitan masyarakat, maka seharusnya tidak ada lagi fasilitas yang dianggap berlebihan.

“Dengan turut memperjuangkan aspirasi rakyat secara berkelanjutan, marwah DPR bisa dijaga,” tegasnya.

Selain itu, Said mengungkapkan bahwa pimpinan Fraksi PDIP telah mengingatkan seluruh anggotanya untuk memiliki sense of crisis, menjaga sikap tepo sliro, dan selalu mawas diri. Hal ini penting karena DPR adalah lembaga yang senantiasa berada di bawah sorotan publik.

Sejalan dengan itu, Fraksi PDIP memutuskan mengajukan penghentian tunjangan perumahan bagi anggota Dewan serta fasilitas lain yang dinilai melampaui kepatutan.

“Semua keputusan ini kami ambil sebagai bentuk pembelajaran bagi kami ke depannya,” tandas politisi asal Sumenep, Madura itu. ***

  • Penulis: Jaja Ahmad Sandinata
  • Editor: Mahmed Fanshori

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelatihan Jurnalistik PWRI Sumenep di Aula Jhâghâ Tembâ Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura.

    PWRI Sumenep Gelar Pelatihan Jurnalistik di UNIBA Madura, Cetak Jurnalis Muda Berkompeten

    • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 430
    • 0Komentar

    SUMENEP (JARAK.co) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Sumenep kembali menggelar pelatihan jurnalistik sebagai bagian dari upaya mencetak jurnalis muda yang kompeten. Acara yang berlangsung di Aula Jhâghâ Tembâ Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura pada Sabtu, 15 Maret 2025, ini menghadirkan dua pemateri berpengalaman di dunia jurnalistik, yakni Subaidi (Jurnalis […]

  • Aksi Penanaman 1.500 bibit mangrove di kawasan pesisir Pantai Matahari, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto Oleh JMSI Sumenep.

    Dari Lobuk, JMSI Sumenep Tanam Mangrove untuk Masa Depan Pesisir

    • calendar_month Jum, 28 Agu 2026
    • account_circle En
    • visibility 89
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Sumenep menunjukkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan melalui aksi penanaman 1.500 bibit mangrove di kawasan pesisir Pantai Matahari, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Jumat (28/8/2026). Kegiatan bertajuk “JMSI Peduli Lingkungan: Pers Menjaga Pesisir untuk Masa Depan Sumenep” tersebut menjadi bagian dari upaya JMSI Sumenep mendorong kepedulian terhadap kawasan […]

  • Tersangka Penipuan Modal Usaha Rp200 Juta Ditangkap. (Istimewa for Jarak.co)

    Sempat Jadi DPO, Tersangka Penipuan Modal Rp200 Juta Ditangkap Polresta Sumenep

    • calendar_month Sen, 5 Okt 2026
    • account_circle En
    • visibility 23
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Satreskrim Polresta Sumenep menangkap MF (35), warga Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, yang menjadi tersangka kasus dugaan penipuan dan/atau penggelapan dengan kerugian korban mencapai Rp200 juta. MF sebelumnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) setelah tidak hadir saat akan menjalani pelimpahan tersangka dan barang bukti atau tahap II kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU). […]

  • Rujak selingkuh, salah kuliner khas Sumenep yang menggugah selera.

    Makanan Khas Sumenep yang Wajib Dicoba, Nomor 5 Bikin Tergoda

    • calendar_month Kam, 13 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 389
    • 0Komentar

    SUMENEP (JARAK.co) – Sebuah kabupaten di ujung timur Madura, memiliki beragam makanan khas yang menggugah selera. Dengan cita rasa yang khas dan harga yang minimalis, patut kiranya bagi pecinta kuliner untuk mencobanya. Berikut beberapa makanan khas Sumenep yang patut dicoba: Kaldu Kokot Kaldu Kokot adalah sup berbahan dasar kacang hijau dan kikil sapi yang dimasak […]

  • Flyer Live Music Spesial Awal Tahun Arinna Cafe & Resto bersama band legendaris Vagetoz.

    Vagetoz Siap Guncang Arinna Cafe & Resto, Live Music Spesial Awal Tahun di Sumenep

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle En A
    • visibility 332
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Pecinta musik Tanah Air, khususnya penggemar band Vagetoz, akan disuguhkan hiburan istimewa di awal tahun 2026. Band pop legendaris asal Sukabumi itu dijadwalkan tampil dalam acara Live Music Happy New Year yang digelar di Arinna Cafe & Resto, Kota Sumenep, pada Sabtu, 3 Januari 2026. Vagetoz yang dikenal lewat deretan lagu bertema […]

  • Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan sambutan dalam Rapat Paripurna DPRD Sumenep. (Humas DPRD Sumenep for JARAK.co)

    DPRD Beri Catatan atas APBD 2025, Bupati Fauzi Pastikan Masukan Jadi Evaluasi Pengelolaan Keuangan

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle En A
    • visibility 134
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Persetujuan bersama Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Sumenep Tahun Anggaran 2025 tidak hanya diwarnai apresiasi atas capaian pemerintah daerah, tetapi juga sejumlah catatan dari Badan Anggaran (Banggar) DPRD sebagai bahan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan ke depan. Dalam laporan Banggar DPRD, legislatif menyoroti masih besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) […]

expand_less