Breaking News
light_mode

Sinergi Pemkab Sumenep, Bea Cukai dan Media Dorong Legalitas Usaha Rokok Lokal Demi Ekonomi Madura Lewat FGD

  • account_circle JARAK.co
  • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
  • visibility 757
  • comment 0 komentar

SUMENEP, (Jarak.co) – Upaya mendorong legalitas dan kemandirian industri rokok lokal terus digalakkan di Kabupaten Sumenep. Forum Pimpinan Asosiasi Media (Forpam) menginisiasi Focus Group Discussion (FGD) bertempat di Pendopo Agung Keraton Sumenep, pada Kamis 17 Juli 2025.

Dengan mengusung tema ‘Memperkuat Sinergi Pemerintah, Bea Cukai, dan Pers dalam Mendorong Legalitas Usaha Rokok Lokal di Sumenep’, FGD ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, otoritas cukai, pelaku usaha, dan insan pers dalam menciptakan ekosistem industri rokok lokal yang legal, tertib, dan berdaya saing.

Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, yang hadir mewakili Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, membuka secara resmi kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa legalitas usaha bukan sekadar tuntutan administratif, melainkan fondasi penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Juga : RSUD Moh. Anwar Sumenep Ditetapkan sebagai Kawasan Bebas Asap Rokok

Wabup Sumenep menegaskan bahwa forum ini bukanlah bentuk perlindungan terhadap pelanggaran, melainkan wadah sinergi untuk membangun Sumenep.

“Kami mengajak perusahaan rokok yang belum mengantongi izin agar segera mengurus legalitasnya, demi kemajuan bersama,” ujar Wabup.

Ketua Paguyuban Pengusaha Rokok Lokal Sumenep, Sofwan Wahyudi, menegaskan bahwa industri rokok lokal merupakan salah satu pilar ekonomi masyarakat Madura, berdampingan dengan komoditas tembakau dan garam.

Ia menyebutkan ada lima tujuan utama yang menjadi komitmen paguyuban yakni meningkatkan penerimaan negara, mengoptimalkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), menjaga stabilitas harga tembakau, membangun ekosistem industri yang sehat, serta meningkatkan kesejahteraan petani.

Senada dengan itu, Penasehat Paguyuban Rokok Lokal, H. Mukmin, menyampaikan bahwa FGD ini merupakan bentuk nyata pembinaan terhadap pelaku usaha.

Baca Juga: Wabup Sumenep Dorong RSUD Moh Anwar Miliki Alat Terapi Oxygen

Pihaknya berharap, Bea Cukai semakin aktif memberikan edukasi dan pendampingan agar para pengusaha memahami pentingnya proses legalisasi dan dapat menjalankannya dengan baik.

Sementara itu, Ketua Forpam sekaligus penanggung jawab kegiatan, M. Syamsul Arifin, menuturkan bahwa FGD ini diikuti ratusan pelaku usaha rokok lokal sebagai bagian dari ikhtiar bersama membangun industri yang lebih terstruktur dan berkontribusi positif terhadap daerah.

Sebagai penutup, acara ini juga dirangkaikan dengan peluncuran resmi logo Paguyuban Pengusaha Rokok Sumenep sebagai simbol semangat baru dalam membangun industri rokok lokal yang mandiri, legal, dan berdaya saing. ***

  • Penulis: JARAK.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FOTO: Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Edy Rasiyadi. (Foto: Istimewa)

    Pengangkatan PPPK Tahap 1 di Sumenep Tertunda, Pemkab Tunggu Kebijakan Pusat

    • calendar_month Rab, 12 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 334
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Proses pengangkatan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN), khususnya Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 1 di Kabupaten Sumenep, sebenarnya telah rampung sebelum Maret 2025. Saat ini, pemerintah daerah hanya menunggu penyerahan Surat Keputusan (SK) setelah mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Sekretaris […]

  • Sholawat Akbar PT Arinna Makmur Sentosa bersama Majelis Az-Zahir Pekalongan di Lapangan Duwak Labuh, Dusun Daleman, Kecamatan Ganding.

    Ribuan Masyarakat Sumenep Hadiri Sholawat Akbar PT Arinna di Ganding

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 334
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Ribuan masyarakat dari berbagai daerah di Sumenep tumpah ruah menghadiri Sholawat Akbar bersama Majelis Az-Zahir Pekalongan di Lapangan Duwak Labuh, Dusun Daleman, Kecamatan Ganding, Selasa malam (16/9/2025). Acara yang digelar oleh PT Arinna Makmur Sentosa ini berlangsung khidmat sekaligus meriah, dipenuhi lantunan sholawat yang dipimpin langsung oleh Habib Ali Zainal Abidin bin […]

  • Koordinator MD KAHMI Sumenep, Akis Jasuli saat Berbagi Berkah Dengan Anak Yatim Dan Dhuafa. (Istimewa)

    Dies Natalis ke-79 HMI, MD KAHMI Sumenep Ajak Kader Turun Tangan Jawab Tantangan Pembangunan Daerah

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle En A
    • visibility 242
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Peringatan Dies Natalis ke-79 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan. Momentum ini menjadi ruang refleksi atas peran historis sekaligus tanggung jawab moral HMI sebagai organisasi kader tertua di Indonesia dalam menjawab tantangan kebangsaan dan pembangunan daerah. Koordinator Majelis Daerah Korps Alumni HMI (MD KAHMI) Kabupaten Sumenep, Akis Jasuli […]

  • Seorang anak di jepang saat pergi sekolah sendiri tanpa ditemani orang tua. (Screenshoot video suasana anak di jepang pergi sekolah/ist)

    Belajar Kemandirian dari Sekolah Dasar di Jepang

    • calendar_month Kam, 17 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 380
    • 0Komentar

    NASIONAL, (JARAK.co) – Pernah lihat anak-anak di Jepang pulang sekolah jalan kaki sendiri? Buat sebagian orang Indonesia, itu mungkin tampak berbahaya atau tidak biasa. Tapi di Jepang, itu hal yang sangat umum, bahkan sudah jadi budaya. Anak-anak SD di Jepang terbiasa berangkat dan pulang sekolah sendiri, tanpa diantar atau dijemput. Mereka tahu rute jalan, tahu […]

  • Rapat Paripurna DPRD Sumenep Agenda Penandatanganan Persetujuan bersama atas Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2025. (Humas DPRD Sumenep for JARAK.co)

    Banggar DPRD Sumenep Soroti SILPA Rp317 Miliar, Minta Pemkab Genjot PAD Tanpa Membebani Masyarakat

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle En A
    • visibility 82
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Sumenep menyoroti masih besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 yang mencapai Rp317,2 miliar. Meski demikian, Banggar menilai capaian tersebut tetap menunjukkan tren positif terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam pelaksanaan pembangunan. Hal itu disampaikan dalam laporan hasil pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban […]

  • Ketupat, lambang saling memaafkan setelah hari kemenangan (satu bulan puasa).

    Makna Filosofis Ketupat dalam Budaya Jawa, Lebih dari Sekadar Hidangan Lebaran

    • calendar_month Sab, 5 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 363
    • 0Komentar

    SUMENEP (JARAK.co) – Ketupat, makanan khas yang identik dengan perayaan Idul Fitri, ternyata memiliki makna filosofis yang dalam dalam budaya Jawa. Istilah “ketupat” dalam bahasa Jawa disebut sebagai “kupat”, yang merupakan kependekan dari “ngaku lepat”. Dalam bahasa Indonesia, frasa ini berarti “mengaku salah” atau “mengaku dosa”. Tradisi ini mencerminkan momen saling memaafkan di hari kemenangan […]

expand_less