FGD “NgomBe” PWRI Sumenep Rumuskan Rekomendasi bagi Keberlanjutan Program MBG
- account_circle En A
- calendar_month 15 jam yang lalu
- visibility 10
- comment 0 komentar

FGD “NgomBe” PWRI Sumenep di Tanean Cafe. (Dok. Jarak.co)
SUMENEP, (JARAK.co) – Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Sumenep menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “NgomBe (Ngobrol MBG): Program Berdampak, Lanjut atau Tidak?” di Tanean Cafe, Kamis (9/7/2026).
Forum yang menghadirkan unsur pemerintah, legislatif, tenaga kesehatan, akademisi, dan insan pers ini menjadi wadah untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus merumuskan rekomendasi bagi keberlanjutannya.
Ketua DPC PWRI Sumenep, Rusydiyono, mengatakan diskusi tersebut digelar sebagai respons atas beragam tanggapan masyarakat terhadap pelaksanaan program MBG.
Menurutnya, apresiasi yang muncul perlu diimbangi dengan perhatian terhadap berbagai masukan dan keluhan yang disampaikan masyarakat.
“Melalui FGD ini, kami ingin mencari jawaban dan solusi bersama agar Program MBG benar-benar memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat,” ujarnya.
Rusydiyono berharap forum tersebut dapat menghasilkan rekomendasi yang konstruktif sehingga program prioritas pemerintah itu dapat terus berlanjut dan semakin tepat sasaran. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada KPPG Surabaya atas dukungannya terhadap penyelenggaraan kegiatan.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Joko Satrio, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat melalui Program MBG.
Menurutnya, masa libur sekolah merupakan momentum yang tepat bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk melakukan evaluasi dan persiapan sebelum program kembali berjalan.
“Setiap program tentu memiliki tantangan dalam pelaksanaannya. Karena itu, masukan dari berbagai pihak sangat diperlukan agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” katanya.
Joko juga menilai media memiliki peran strategis sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, baik dalam menyampaikan informasi yang akurat maupun menyalurkan aspirasi publik.
FGD menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Kusmayanti selaku Kepala KPPG Surabaya, Hairul Anwar anggota DPRD Kabupaten Sumenep, Kepala Dinas Pendidikan Sumenep Mohamad Iksan, serta Ahmaniyah, Ketua Tim Kerja Gizi Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Sumenep yang juga anggota Satgas MBG.
Kegiatan yang dipandu Duta Wicara Jawa Timur 2025, Aliya Zahra, tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, organisasi perangkat daerah, akademisi, insan pers, dan berbagai elemen masyarakat yang menaruh perhatian terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis.***
- Penulis: En A
- Editor: Agira Jie


Saat ini belum ada komentar