Breaking News
light_mode

Dies Natalis ke-79 HMI, MD KAHMI Sumenep Ajak Kader Turun Tangan Jawab Tantangan Pembangunan Daerah

  • account_circle En A
  • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
  • visibility 129
  • comment 0 komentar

SUMENEP, (JARAK.co) – Peringatan Dies Natalis ke-79 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan. Momentum ini menjadi ruang refleksi atas peran historis sekaligus tanggung jawab moral HMI sebagai organisasi kader tertua di Indonesia dalam menjawab tantangan kebangsaan dan pembangunan daerah.

Koordinator Majelis Daerah Korps Alumni HMI (MD KAHMI) Kabupaten Sumenep, Akis Jasuli menegaskan pentingnya keterlibatan aktif kader dan alumni HMI dalam proses pembangunan, khususnya di daerah.

Menurutnya, hampir delapan dekade HMI telah membuktikan konsistensinya dalam melahirkan intelektual muslim yang kritis, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial yang kuat.

“Selamat Dies Natalis Himpunan Mahasiswa Islam ke-79. Semoga HMI terus menjadi sumber harapan dan memberi manfaat nyata bagi kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Akis.

Ia menilai, tantangan yang dihadapi bangsa dan daerah ke depan semakin kompleks. Persoalan kemiskinan, ketimpangan pembangunan, hingga krisis kepemimpinan yang benar-benar berorientasi pada kepentingan publik masih menjadi pekerjaan rumah besar.

Dalam konteks tersebut, HMI dan KAHMI memiliki posisi strategis sebagai ruang kaderisasi nilai, etika, dan keberpihakan kepada rakyat.

Sebagai Koordinator MD KAHMI Kabupaten Sumenep sekaligus Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Sumenep, Akis menekankan bahwa daerah ini tidak kekurangan sumber daya manusia yang cerdas. Namun, Sumenep masih membutuhkan lebih banyak figur yang memiliki keberanian moral untuk terlibat langsung dalam menyelesaikan persoalan masyarakat.

“Sumenep tidak kekurangan orang pintar, tetapi membutuhkan kader yang mau turun tangan, mendengar keluhan rakyat, dan menghadirkan solusi nyata. Kader dan alumni HMI harus berada di garda terdepan sebagai agen perubahan,” tegasnya.

Menurut Akis, kontribusi kader dan alumni HMI tidak boleh berhenti pada ruang diskusi dan wacana. Potensi besar yang dimiliki HMI harus diwujudkan dalam bentuk gerakan sosial, pemberdayaan masyarakat, penguatan sektor pendidikan, hingga keterlibatan aktif dalam pembangunan ekonomi lokal dan tata kelola pemerintahan yang berkeadilan.

Lebih jauh, ia menilai sinergi antara HMI sebagai organisasi kader mahasiswa dan KAHMI sebagai wadah alumni perlu terus diperkuat. Kolaborasi tersebut diyakini mampu melahirkan gagasan-gagasan strategis yang relevan dengan kebutuhan daerah, terutama Kabupaten Sumenep yang memiliki karakter kepulauan dengan tantangan pembangunan yang tidak sederhana.

Akis berharap Dies Natalis ke-79 HMI menjadi titik tolak konsolidasi internal sekaligus ruang evaluasi bagi kader dan alumni untuk meneguhkan kembali komitmen keislaman dan keindonesiaan. Nilai-nilai dasar perjuangan HMI, kata dia, harus tetap menjadi landasan dalam setiap peran dan pengabdian.

“Momentum ini harus menjadi pengingat bahwa HMI lahir bukan hanya untuk mencetak intelektual, tetapi juga pemimpin yang berpihak pada kepentingan umat dan bangsa,” pungkasnya.***

  • Penulis: En A
  • Editor: Agira Jie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Owner PT Empat Sekawan Mulia (ESM) H. Suhaydi, saat mendampingi tim Bea Cukai Madura usai proses pengecekan ekspor brand King Djava click blueberry, ke Malaysia. (Agira Jie/JARAK.co)

    Rokok King Djava Asal Pamekasan Tembus Pasar Malaysia

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle Agira Jie
    • visibility 360
    • 0Komentar

    PAMEKASAN, (JARAK.co) – PT Empat Sekawan Mulia (ESM) terus menunjukkan eksistensinya sebagai produsen rokok lokal asal Pamekasan, Madura, yang mampu bersaing di pasar internasional. Awal September 2025, perusahaan ini berhasil mengekspor produk andalannya, King Djava click blueberry, ke Malaysia. Pengiriman dilakukan dalam jumlah signifikan, yakni sebanyak 500 karton atau setara dengan 5 juta batang rokok. […]

  • Pengurus JMSI Kabupaten Sumenep saat menggelar buka puasa dan santunan anak yatim dalam kegiatan JMSI berbagi berkah Ramadan, bertempat di Aula Bappeda Sumenep, Senin (17/03/2025).

    Cara JMSI Sumenep Berbagi Berkah di Bulan Ramadan

    • calendar_month Sen, 17 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 227
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Buka puasa bersama dan memberikan santunan kepada anak yatim, menjadi agenda Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumenep di bulan suci ramadan. Tiada lain, kegiatan tersebut berharap barokah Ramadhan dan anak yatim. Kegiatan tersebut digelar di Aula Bappeda Sumenep, Senin (17/03/2025) yang dihadiri oleh Bupati Sumenep yang diwakili oleh Kadiskominfo Sumenep Indra Wahyudi. […]

  • Potret KMP Dharma Bahari Sumekar III pada mudik gratis Pemkab Sumenep. (Istimewa)

    Mudik Gratis 2025 Pemkab Sumenep Alami Lonjakan Penumpang

    • calendar_month Rab, 26 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 214
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK co) – Program Mudik Gratis 2025 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, rute Kalianget-Sapeken mengalami lonjakan jumlah penumpang dan barang. Program tahunan yang digelar bersama PT Sumekar Line ini resmi berakhir pada Selasa, 25 Maret 2025, dan berjalan sukses meski sempat mengalami penundaan akibat membludaknya jumlah penumpang serta barang. Pelayaran terakhir mudik gratis […]

  • FOTO: Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Edy Rasiyadi. (Foto: Istimewa)

    Pengangkatan PPPK Tahap 1 di Sumenep Tertunda, Pemkab Tunggu Kebijakan Pusat

    • calendar_month Rab, 12 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 220
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Proses pengangkatan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN), khususnya Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 1 di Kabupaten Sumenep, sebenarnya telah rampung sebelum Maret 2025. Saat ini, pemerintah daerah hanya menunggu penyerahan Surat Keputusan (SK) setelah mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Sekretaris […]

  • Seorang anak di jepang saat pergi sekolah sendiri tanpa ditemani orang tua. (Screenshoot video suasana anak di jepang pergi sekolah/ist)

    Belajar Kemandirian dari Sekolah Dasar di Jepang

    • calendar_month Kam, 17 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 253
    • 0Komentar

    NASIONAL, (JARAK.co) – Pernah lihat anak-anak di Jepang pulang sekolah jalan kaki sendiri? Buat sebagian orang Indonesia, itu mungkin tampak berbahaya atau tidak biasa. Tapi di Jepang, itu hal yang sangat umum, bahkan sudah jadi budaya. Anak-anak SD di Jepang terbiasa berangkat dan pulang sekolah sendiri, tanpa diantar atau dijemput. Mereka tahu rute jalan, tahu […]

  • Seminar literasi keuangan JMSI dan BPRS Bhakti Sumenkar Perseroda di Yayasan Pondok Pesantren Al-Ittihad, Desa Lembung Timur, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Sabtu (13/9/2025).

    Generasi Cerdas Finansial: JMSI dan BPRS Bhakti Sumekar Gelar Literasi Keuangan di Lenteng

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle En A
    • visibility 235
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumenep berkolaborasi dengan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar Perseroda dalam menggelar seminar literasi keuangan di Yayasan Pondok Pesantren Al-Ittihad, Desa Lembung Timur, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Sabtu (13/9/2025). Mengusung tema “Menumbuhkan Generasi Melek Finansial Sejak Dini”, kegiatan ini diikuti puluhan siswa SMP dan SMA sederajat […]

expand_less