Breaking News
light_mode

Belajar Kemandirian dari Sekolah Dasar di Jepang

  • account_circle JARAK.co
  • calendar_month Kam, 17 Apr 2025
  • visibility 381
  • comment 0 komentar

NASIONAL, (JARAK.co) – Pernah lihat anak-anak di Jepang pulang sekolah jalan kaki sendiri? Buat sebagian orang Indonesia, itu mungkin tampak berbahaya atau tidak biasa. Tapi di Jepang, itu hal yang sangat umum, bahkan sudah jadi budaya.

Anak-anak SD di Jepang terbiasa berangkat dan pulang sekolah sendiri, tanpa diantar atau dijemput. Mereka tahu rute jalan, tahu aturan lalu lintas, dan saling menjaga teman-temannya.

Ini bukan karena orang tuanya cuek, tapi karena sejak dini mereka diajarkan untuk mandiri dan bertanggung jawab.

Sementara di Indonesia, anak-anak umumnya masih diantar-jemput, bahkan sampai SMP atau SMA.

Kekhawatiran orang tua terhadap keamanan dan kurangnya fasilitas pendukung seperti trotoar yang layak, jadi alasan utamanya. Tapi dari sisi pendidikan, ini juga menunjukkan perbedaan filosofi.

Jepang; Didik Karakter Dulu, Nilai Akademik Menyusul

Di Jepang, pelajaran utama anak SD bukan matematika atau sains, tapi sopan santun, kebersihan, dan kerja sama. Anak-anak membersihkan kelas dan toilet sendiri setiap hari. Mereka juga makan bersama teman di ruang kelas, bukan di kantin.

Menurut Dr. Makiko Naka dari Kyoto University, anak-anak tumbuh mandiri, bukan hanya pintar di atas kertas. “Nilai seperti disiplin, tanggung jawab, dan rasa hormat jadi fokus utama,” ucapnya.

Indonesia; Fokus Akademik Lebih Dulu

Di Indonesia, pendidikan dasar cenderung fokus pada nilai rapor, ujian, dan hafalan. Pendidikan karakter memang ada, tapi seringkali hanya sebagai pelengkap.

Banyak anak yang belum dilatih mandiri, karena sekolah dan orang tua masih banyak mengambil alih tanggung jawab mereka.

Apa yang Bisa Kita Pelajari?

Bukan berarti Indonesia harus meniru Jepang 100%, karena konteks sosial dan infrastrukturnya berbeda. Tapi pendekatan Jepang mengajarkan bahwa pendidikan bukan hanya soal angka dan nilai, tapi juga soal membentuk manusia seutuhnya yang bisa berpikir, bertindak, dan hidup mandiri.

Mungkin ke depan, kita bisa mulai pelan-pelan beri anak kesempatan bertanggung jawab, libatkan mereka dalam kegiatan sosial, dan yang terpenting, percaya bahwa mereka bisa belajar dari pengalaman nyata.***

 

  • Penulis: JARAK.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi pemadaman listrik

    Warga Dungkek Geram, Listrik Sering Padam Tanpa Pemberitahuan

    • calendar_month Rab, 19 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 360
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Warga Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, kembali dibuat resah akibat pemadaman listrik yang terjadi tanpa pemberitahuan resmi dari PLN. Dalam dua hari terakhir, listrik sering mati mendadak, membuat masyarakat, terutama para pelaku usaha, mengalami kerugian. Sekretaris PAC Ansor Dungkek, Matzeri Irawan, menilai PLN kurang siap dalam menangani permasalahan ini. Ia menegaskan bahwa pemadaman […]

  • Atlet atletik muda asal Kabupaten Sumenep, Madura, resmi masuk dalam skuad Timnas Indonesia untuk ajang SEA Games 2025.

    Maulana Ismail, Atlet Muda Sumenep Siap Harumkan Merah Putih di SEA Games 2025

    • calendar_month Sel, 13 Mei 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 361
    • 0Komentar

    NASIONAL, (JARAK.co) – Prestasi membanggakan kembali datang dari dunia olahraga nasional. Maulana Ismail, atlet atletik muda asal Kabupaten Sumenep, Madura, resmi masuk dalam skuad Timnas Indonesia untuk ajang SEA Games 2025 yang akan digelar di Thailand, 9-20 Desember mendatang. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sumenep, Abdul Moedjib. Menurutnya, Maulana […]

  • Situasi terkini deretan pertokoan hangus terbakar Api di Kecamatan Ganding. (Istimewa)

    Api Lahap Deretan Pertokoan di Ganding, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle En A
    • visibility 320
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Kebakaran hebat melanda deretan pertokoan di Dusun Larangan, Desa Ketawang Larangan, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Kamis (23/10/2025) pagi. Peristiwa tersebut menghanguskan sedikitnya lima unit toko milik warga setempat, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp1,5 miliar. Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 07.00 WIB, setelah warga melihat kepulan asap tebal dari arah toko onderdil […]

  • Puluhan mahasiswa PMII Komisariat UNIJA menyampaikan orasi di atas mobil komando saat menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor BRI Cabang Sumenep, dikawal ketat aparat kepolisian. (Ist)

    Mahasiswa Turun Jalan, Tekan BRI Sumenep Tuntaskan Dugaan Penipuan dan Penggelapan

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle En A
    • visibility 182
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Puluhan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Sumenep, Kamis (23/4/2026). Aksi tersebut berlangsung memanas dan sempat diwarnai pembakaran ban di hadapan aparat kepolisian. Aksi dipimpin koordinator lapangan Ibnu Aljazari dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Wiraraja (UNIJA). Massa menuntut pihak bank bertanggung jawab atas […]

  • FOTO: Tim World Cleanup Day (WCD) Sumenep bersama berbagai pihak melakukan aksi bersih sampah di Pantai Desa Dapenda, Kecamatan Kota Sumenep, Sabtu (20/9/2025).

    WCD Sumenep Ajak Masyarakat Sadar Sampah Lewat Aksi Bersih Pantai

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Agira Jie
    • visibility 316
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan dalam peringatan World Cleanup Day (WCD) 2025. Tim WCD Sumenep bersama berbagai pihak melakukan aksi bersih sampah di Pantai Desa Dapenda, Kecamatan Kota Sumenep, Sabtu (20/9/2025). Kegiatan ini merupakan rangkaian dari peringatan WCD yang telah dimulai sejak 17 September melalui sosialisasi tentang Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R). […]

  • Ratih Ayu Sabariah, peserta pelatihan jurnalistik saat menerima sertifikat secara simbolis dari Wabup Sumenep, KH Imam Hasyim didamping ketua PWRI Sumenep.

    Pelatihan Jurnalistik PWRI Sumenep Antar Ratih Ayu Sabariah Raih Beasiswa di UNIBA Madura

    • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 316
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Ratih Ayu Sabariah, siswi kelas 12 SMA 1 Kalianget, mengaku sangat bahagia usai mengikuti Pelatihan Jurnalistik yang digelar oleh Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Sumenep. Menurutnya, pelatihan ini tak hanya sekadar menambah wawasan, tetapi juga membuka jalan untuk meraih beasiswa penuh di Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura. “Saya sangat senang bisa mengikuti […]

expand_less