Breaking News
light_mode

Pengangkatan PPPK Tahap 1 di Sumenep Tertunda, Pemkab Tunggu Kebijakan Pusat

  • account_circle JARAK.co
  • calendar_month Rab, 12 Mar 2025
  • visibility 403
  • comment 0 komentar

SUMENEP, (JARAK.co) – Proses pengangkatan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN), khususnya Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 1 di Kabupaten Sumenep, sebenarnya telah rampung sebelum Maret 2025.

Saat ini, pemerintah daerah hanya menunggu penyerahan Surat Keputusan (SK) setelah mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Edy Rasiyadi, menegaskan hal ini saat menerima perwakilan calon PPPK Tahap 1 Teknis di ruang kerjanya pada Selasa 11 Maret 2025, kemarin.

“Terkait penyelesaian atau pengangkatan CASN dan PPPK, khususnya tahap 1, sebenarnya sudah tuntas sebelum Maret 2025. Kami hanya menunggu proses lebih lanjut dari Menpan RB,” ujarnya.

Namun, berdasarkan Surat Menpan RB Nomor B/1043/M.SM.01.00/2025 tertanggal 7 Maret 2025, pengangkatan CASN dan PPPK akan dilakukan secara bertahap pada tahun yang berbeda.

Dalam surat tersebut, pengangkatan CASN dijadwalkan serentak mulai 1 Oktober 2025, sementara PPPK baru akan diangkat pada 1 Maret 2026.

Akibat kebijakan ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep tidak dapat berbuat banyak dan harus mengikuti keputusan pemerintah pusat.

Edy Rasiyadi menegaskan bahwa kewenangan pengangkatan ASN maupun PPPK sepenuhnya ada di tangan Menpan RB, meskipun pemerintah daerah sebenarnya telah siap melaksanakan pengangkatan sesuai jadwal sebelumnya.

“Kami tetap menunggu regulasi dari pusat. Mudah-mudahan ada perubahan sehingga pengangkatan bisa dipercepat, karena kebijakan ini bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu,” tambahnya.

*Kekecewaan Honorer atas Kebijakan Penundaan*

Keputusan Menpan RB ini menuai kekecewaan dari para calon PPPK di Sumenep.

Ketua Forum Komunikasi Honorer Calon PPPK Tahap 1 Teknis Kabupaten Sumenep, Feriyanto, mengungkapkan bahwa sebanyak 107 orang yang lolos seleksi pada akhir 2024 merasa sangat dirugikan dengan kebijakan tersebut.

“Setelah bertahun-tahun berjuang, menjalani tes sejak November 2024, hingga proses kelulusan dan pengusulan NIP pada awal 2025, kami berharap bisa segera diangkat. Namun, harus menunggu satu tahun lagi, tentu ini sangat berat,” ujarnya.

Feriyanto juga menyoroti kondisi para honorer K2 dan tenaga honorer yang telah mengabdi selama puluhan tahun, bahkan ada yang tinggal beberapa bulan memasuki masa pensiun.

Ia berharap Menpan RB dapat mempertimbangkan ulang kebijakan tersebut. “Kami berharap masih ada peluang perubahan kebijakan agar pengangkatan bisa dipercepat. Banyak dari kami yang sudah lebih dari 20 tahun mengabdi, tetapi masih harus menunggu lagi,” ungkapnya.

Meski demikian, para honorer di Sumenep tetap mengikuti perkembangan informasi. Mereka juga mendukung perjuangan forum honorer R2 dan R3 yang menyampaikan aspirasi ke pemerintah pusat agar pengangkatan dapat dilakukan lebih cepat pada 2025, sekaligus memberi kesempatan bagi peserta PPPK tahap kedua untuk menyusul. ***

  • Penulis: JARAK.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep Virzannida Busyro. (Istimewa/ Humas dan Protokol DPRD Sumenep).

    TBC Merebak di Sumenep, Virzannida Busyro; Jangan Ada Stigma!

    • calendar_month Ming, 13 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 411
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Anggota Komisi IV DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur Virzannida Busyro, menyoroti lonjakan kasus tuberkulosis (TBC) di daerahnya. Ia menegaskan bahwa TBC bukan aib, melainkan penyakit yang bisa disembuhkan jika cepat ditangani. “Batuk berdahak lebih dari dua minggu, berat badan turun, nafsu makan menurun, dan keringat malam adalah gejala umum. Segera periksa ke […]

  • Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, saat menjajal fasilitas HBOT atau terapi oksigen hiperbarik, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar. Jumat (2/5/2025).

    Wabup Sumenep Dorong RSUD Moh Anwar Miliki Alat Terapi Oxygen

    • calendar_month Jum, 2 Mei 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 430
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim menilai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar perlu memiliki fasilitas terapi hiperbarik atau Hyperbaric Oxygen Therapy (HBOT). Pernyataan tersebut disampaikan Wabup Kiai Imam usai mencoba langsung terapi hiperbarik milik Lembaga Kesehatan Kelautan TNI Angkatan Laut (Lakesla), di RSUD dr. H. Moh Anwar Sumenep. […]

  • Aksi demontrasi ribuan warga Madura di depan Mapolresta Yogyakarta seusai istighasah, Senin siang 12 Oktober 2026. (Arsip KMY for Jarak.co)

    KMY Desak Polisi Hentikan Proses Hukum Pengurus Paguyuban Toko Kelontong Madura

    • calendar_month Sen, 12 Okt 2026
    • account_circle En
    • visibility 33
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA, (JARAK.co) – Keluarga Madura Yogyakarta (KMY) meminta kepolisian menghentikan proses hukum terhadap sejumlah pengurus KMY dan Paguyuban Toko Kelontong Madura yang dilaporkan terkait penerapan aturan internal organisasi mengenai jarak antartoko. Aspirasi tersebut disampaikan dalam kegiatan istighasah dan doa bersama di Polresta Yogyakarta, Senin (12/10/2026). Kegiatan itu diikuti sekitar 1.000 warga Madura dari Kota Yogyakarta, […]

  • Ketua IKA UINSA Korda Sumenep, Ahmad Rahman, saat menyerahkan santunan kepada anak yatim dalam kegiatan berbagi Ramadan. (Istimewa)

    Alumni UINSA Sumenep Tebar Kepedulian Ramadan, Santuni Anak Yatim dan Dhuafa

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle En A
    • visibility 315
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK co) – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan ditunjukkan Ikatan Alumni Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (IKA UINSA) Koordinator Daerah (Korda) Kabupaten Sumenep dengan menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim dan kaum dhuafa, Jumat (6/3/2026). Kegiatan yang dirangkai dengan buka puasa bersama tersebut menjadi ajang mempererat kebersamaan antara para alumni dengan masyarakat. […]

  • Ilustrasi filosofi hidup permainan ular tangga. (Istimewa)

    Filosofi di Balik Papan Permainan: Hidup, Ular, dan Tangga

    • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 374
    • 0Komentar

    NASIONAL, (JARAK.co) – Dalam kesederhanaan permainan anak-anak, sering tersembunyi kebijaksanaan mendalam tentang kehidupan. Salah satu contohnya adalah permainan klasik ular tangga, yang ternyata menyimpan filosofi kuat tentang bagaimana manusia seharusnya menyikapi perjalanan hidup dengan semangat, ketabahan, dan keyakinan. Ular tangga bukan sekadar permainan keberuntungan. Ia adalah cerminan kehidupan nyata. Setiap pemain memulai dari kotak pertama, […]

  • FOTO: Para alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang tergabung dalam Keluarga Alumni HMI (KAHMI) Timur Daya Sumenep, saat kegiatan donor darah di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sumenep. (Ist/JARAK.co)

    Setetes Darah, Sejuta Harapan: Alumni HMI Sumenep Maknai Hari Pahlawan dengan Aksi Nyata

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle Jeje Daniel
    • visibility 403
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Semangat kepahlawanan tak hanya diwujudkan di medan perang. Bagi para alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Sumenep, nilai perjuangan itu kini hadir dalam bentuk pengabdian sosial — mendonorkan darah untuk membantu sesama. Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Senin (10/11/2025), puluhan alumni yang tergabung dalam Keluarga Alumni HMI (KAHMI) Timur Daya Sumenep berpartisipasi […]

expand_less