Breaking News
light_mode

Filosofi di Balik Papan Permainan: Hidup, Ular, dan Tangga

  • account_circle JARAK.co
  • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
  • visibility 276
  • comment 0 komentar

NASIONAL, (JARAK.co) – Dalam kesederhanaan permainan anak-anak, sering tersembunyi kebijaksanaan mendalam tentang kehidupan. Salah satu contohnya adalah permainan klasik ular tangga, yang ternyata menyimpan filosofi kuat tentang bagaimana manusia seharusnya menyikapi perjalanan hidup dengan semangat, ketabahan, dan keyakinan.

Ular tangga bukan sekadar permainan keberuntungan. Ia adalah cerminan kehidupan nyata. Setiap pemain memulai dari kotak pertama, bermimpi mencapai kotak terakhir di puncak.

Sepanjang jalan, ada tangga yang mengangkat secara tak terduga, dan ular yang menjatuhkan tiba-tiba. Ini seperti momen-momen kehidupan, ada keberhasilan yang mendadak, tapi juga kegagalan yang menyakitkan.

Namun, filosofi utamanya sederhana namun dalam, jatuh bukan berarti selesai.

Baca Juga: Makna Filosofis Ketupat dalam Budaya Jawa, Lebih dari Sekadar Hidangan Lebaran

Dalam permainan ular tangga, tak ada pemain yang langsung menyerah saat terperosok ke bawah. Mereka tertawa, menarik napas, dan melempar dadu lagi. Ini pelajaran yang penting selama kita masih mau melangkah, harapan selalu ada.

Menurut pengamat budaya populer dan psikolog perkembangan, Dr. Rahmat Yusran, filosofi ini dapat dijadikan pegangan bagi siapa pun yang sedang merasa terpuruk.

“Kehidupan itu tidak linier. Kadang kita merasa sudah di puncak, tiba-tiba jatuh. Tapi itu bukan akhir, itu bagian dari permainan. Yang penting bukan posisi kita sekarang, tapi kemauan untuk terus melanjutkan permainan hidup,” ujarnya. (06/5).

Permainan ini juga mengajarkan bahwa keberuntungan dan kesialan bisa datang bergantian, dan tidak selamanya ditentukan oleh usaha semata.

Baca Juga: Filosofi Durian: Pelajaran Hidup dari Raja Buah

Namun bukan berarti usaha tak penting. Justru, ketekunan dalam melempar ‘dadu kehidupan’ itulah yang mengajarkan daya juang dan penerimaan.

Di tengah dunia yang penuh tekanan dan ekspektasi, permainan ular tangga bisa menjadi pengingat sederhana yakni kadang kita naik, kadang kita jatuh, tapi yang terpenting adalah terus bergerak.

“Karena hidup bukan soal siapa yang paling cepat sampai garis akhir, tapi siapa yang paling tekun bertahan di tengah naik-turunnya perjalanan.” tutupnya.***

  • Penulis: JARAK.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) dan Wakil Bupati Sumenep Kiai Imam Hasyim mengajak puluhan anak yatim berbelanja pakaian lebaran bersama di toko DNR Collection, Jumat, 21 Maret 2025.

    Belanja Baju Lebaran, Cara KJS dan Wabup Sumenep Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim

    • calendar_month Sab, 22 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 355
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Sebagai upaya menebar kebahagiaan di Bulan Ramadan, Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) dan Wakil Bupati Sumenep Kiai Imam Hasyim mengajak puluhan anak yatim berbelanja pakaian lebaran bersama di toko DNR Collection, Jumat, 21 Maret 2025. Terlihat para anak yatim terlihat bahagia memilih pakaian yang mereka suka sambil lalu ditemani Wakil Bupati Sumenep serta […]

  • FOTO: Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, MH Said Abdullah. (Ist/JARAK.co)

    MH Said Abdullah: APBN Rp 16,23 Triliun Disiapkan untuk Daya Beli

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Agira Jie
    • visibility 292
    • 0Komentar

    JAKARTA, (JARAK.co) – Badan Anggaran (Banggar) DPR RI bersama pemerintah menyepakati peran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai penyangga (shock absorber) guna meredam pelemahan daya beli masyarakat. Ketua Banggar DPR RI, MH Said Abdullah, menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah cepat melalui tambahan anggaran. “Sebagai respons cepat, pada 2025 pemerintah telah mengalokasikan anggaran senilai […]

  • Tersangka kasus penipuan dan/atau penggelapan berinisial AMK (51) diamankan Polres Sumenep. (Humas Polres Sumenep/istimewa)

    Polres Sumenep Ungkap Penipuan Dana Bantuan Pendidikan Rp948 Juta, Satu Tersangka Ditahan

    • calendar_month Jum, 2 Mei 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 293
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur, berhasil mengungkap kasus penipuan dan/atau penggelapan dengan kerugian mencapai Rp948 juta. Dalam kasus ini, seorang tersangka berinisial AMK (51), warga Jalan Permata Selong, Desa Gunung Sekar, Kecamatan Kota Sampang, Kabupaten Sampang, telah diamankan dan kini menjalani proses hukum. Tersangka diduga melakukan penipuan dengan […]

  • Abdul Hamid melaporkan dugaan pelanggaran prosedur penanganan perkara ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jawa Timur. (Istimewa)

    Warga Laporkan Dugaan Pelanggaran Prosedur Penanganan Kendaraan ke Propam Polda Jatim

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle En A
    • visibility 205
    • 0Komentar

    SURABAYA, (JARAK.co) – Seorang warga bernama Abdul Hamid melaporkan dugaan pelanggaran prosedur penanganan perkara ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jawa Timur. Laporan tersebut berkaitan dengan penanganan sebuah kendaraan miliknya yang saat ini berada di Polsek Lakasantri, Surabaya. Pengaduan itu berawal dari kasus dugaan penggelapan mobil Toyota Innova Reborn bernomor polisi M 1259 TT […]

  • Situasi terkini deretan pertokoan hangus terbakar Api di Kecamatan Ganding. (Istimewa)

    Api Lahap Deretan Pertokoan di Ganding, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle En A
    • visibility 285
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Kebakaran hebat melanda deretan pertokoan di Dusun Larangan, Desa Ketawang Larangan, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Kamis (23/10/2025) pagi. Peristiwa tersebut menghanguskan sedikitnya lima unit toko milik warga setempat, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp1,5 miliar. Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 07.00 WIB, setelah warga melihat kepulan asap tebal dari arah toko onderdil […]

  • Puluhan mahasiswa PMII Komisariat UNIJA menyampaikan orasi di atas mobil komando saat menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor BRI Cabang Sumenep, dikawal ketat aparat kepolisian. (Ist)

    Mahasiswa Turun Jalan, Tekan BRI Sumenep Tuntaskan Dugaan Penipuan dan Penggelapan

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle En A
    • visibility 149
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Puluhan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Sumenep, Kamis (23/4/2026). Aksi tersebut berlangsung memanas dan sempat diwarnai pembakaran ban di hadapan aparat kepolisian. Aksi dipimpin koordinator lapangan Ibnu Aljazari dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Wiraraja (UNIJA). Massa menuntut pihak bank bertanggung jawab atas […]

expand_less