Breaking News
light_mode

Filosofi di Balik Papan Permainan: Hidup, Ular, dan Tangga

  • account_circle JARAK.co
  • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
  • visibility 277
  • comment 0 komentar

NASIONAL, (JARAK.co) – Dalam kesederhanaan permainan anak-anak, sering tersembunyi kebijaksanaan mendalam tentang kehidupan. Salah satu contohnya adalah permainan klasik ular tangga, yang ternyata menyimpan filosofi kuat tentang bagaimana manusia seharusnya menyikapi perjalanan hidup dengan semangat, ketabahan, dan keyakinan.

Ular tangga bukan sekadar permainan keberuntungan. Ia adalah cerminan kehidupan nyata. Setiap pemain memulai dari kotak pertama, bermimpi mencapai kotak terakhir di puncak.

Sepanjang jalan, ada tangga yang mengangkat secara tak terduga, dan ular yang menjatuhkan tiba-tiba. Ini seperti momen-momen kehidupan, ada keberhasilan yang mendadak, tapi juga kegagalan yang menyakitkan.

Namun, filosofi utamanya sederhana namun dalam, jatuh bukan berarti selesai.

Baca Juga: Makna Filosofis Ketupat dalam Budaya Jawa, Lebih dari Sekadar Hidangan Lebaran

Dalam permainan ular tangga, tak ada pemain yang langsung menyerah saat terperosok ke bawah. Mereka tertawa, menarik napas, dan melempar dadu lagi. Ini pelajaran yang penting selama kita masih mau melangkah, harapan selalu ada.

Menurut pengamat budaya populer dan psikolog perkembangan, Dr. Rahmat Yusran, filosofi ini dapat dijadikan pegangan bagi siapa pun yang sedang merasa terpuruk.

“Kehidupan itu tidak linier. Kadang kita merasa sudah di puncak, tiba-tiba jatuh. Tapi itu bukan akhir, itu bagian dari permainan. Yang penting bukan posisi kita sekarang, tapi kemauan untuk terus melanjutkan permainan hidup,” ujarnya. (06/5).

Permainan ini juga mengajarkan bahwa keberuntungan dan kesialan bisa datang bergantian, dan tidak selamanya ditentukan oleh usaha semata.

Baca Juga: Filosofi Durian: Pelajaran Hidup dari Raja Buah

Namun bukan berarti usaha tak penting. Justru, ketekunan dalam melempar ‘dadu kehidupan’ itulah yang mengajarkan daya juang dan penerimaan.

Di tengah dunia yang penuh tekanan dan ekspektasi, permainan ular tangga bisa menjadi pengingat sederhana yakni kadang kita naik, kadang kita jatuh, tapi yang terpenting adalah terus bergerak.

“Karena hidup bukan soal siapa yang paling cepat sampai garis akhir, tapi siapa yang paling tekun bertahan di tengah naik-turunnya perjalanan.” tutupnya.***

  • Penulis: JARAK.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Flayer Madura Ethnic Carnival (MEC 2025).

    Madura Ethnic Carnival 2025 Resmi Diluncurkan, Usung Tema “Topeng” Sebagai Simbol Budaya

    • calendar_month Kam, 1 Mei 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 347
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) resmi meluncurkan Madura Ethnic Carnival (MEC) 2025 dengan mengusung tema “Topeng”, Kamis (1/5/2025). Peluncuran ini menjadi penanda dimulainya rangkaian kegiatan tahunan yang menampilkan kekayaan seni dan tradisi lokal Madura melalui karnaval kostum. MEC 2025 dijadwalkan akan digelar pada 20 September 2025, berlokasi di depan Labang Mesem, Keraton Sumenep. […]

  • FOTO: Petugas tinjau fenomena sumur bor di Desa Prancak, Sumenep. (dok. Istimewa)

    Sumur Bor di Sumenep Semburkan Air 20 Meter, Warga Dikejutkan Aroma Gas

    • calendar_month Rab, 12 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 343
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Warga Dusun Paojajar, Desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, dikejutkan oleh semburan air dari sumur bor yang mencapai ketinggian 15–20 meter. Fenomena yang terjadi pada Selasa, 11 Maret 2025, sekitar pukul 06.00 WIB ini juga disertai aroma gas, meskipun tidak ada tanda-tanda nyala api. Semburan tersebut berasal dari sumur bor di lahan […]

  • Koordinator MD KAHMI Sumenep, Akis Jasuli saat Berbagi Berkah Dengan Anak Yatim Dan Dhuafa. (Istimewa)

    Dies Natalis ke-79 HMI, MD KAHMI Sumenep Ajak Kader Turun Tangan Jawab Tantangan Pembangunan Daerah

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle En A
    • visibility 208
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Peringatan Dies Natalis ke-79 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan. Momentum ini menjadi ruang refleksi atas peran historis sekaligus tanggung jawab moral HMI sebagai organisasi kader tertua di Indonesia dalam menjawab tantangan kebangsaan dan pembangunan daerah. Koordinator Majelis Daerah Korps Alumni HMI (MD KAHMI) Kabupaten Sumenep, Akis Jasuli […]

  • FOTO: Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, MH Said Abdullah. (Ist/JARAK.co)

    Ketua Banggar DPR RI Usulkan Kantin Sekolah Jadi Dapur MBG, Kurangi Beban Berat SPPG

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 296
    • 0Komentar

    JAKARTA, (JARAK.co) – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, MH Said Abdullah, menilai pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) perlu ditata ulang agar lebih efektif. Menurutnya, beban Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang harus menyiapkan hingga 3.000 porsi makanan setiap hari terlalu berat dan berisiko pada kualitas layanan. Sebagai solusi, Said mengusulkan agar dapur MBG […]

  • Hari jadi Kabupaten Sumenep ke-756 di depan keraton Sumenep.

    Prosesi Arya Wiraraja, Simbol Pelestarian Nilai dan Identitas di Hari Jadi ke-756 Sumenep

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • account_circle En A
    • visibility 300
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep kembali menggelar Prosesi Arya Wiraraja sebagai salah satu acara puncak peringatan Hari Jadi ke-756 Kabupaten Sumenep, Sabtu (25/10/2025). Upacara sakral yang dilangsungkan di depan Labang Mesem Keraton Sumenep itu menjadi ajang penghormatan terhadap jasa besar pendiri Sumenep, Raden Arya Wiraraja. Tradisi ini juga dimaknai sebagai wujud pelestarian nilai […]

  • Pemandangan Pulau Mandangin, Kabupaten Sampang dari atas udara. (Sumber Foto: @maduraholic)

    Mengenal Pulau Mandangin, Permata Tersembunyi di Madura

    • calendar_month Rab, 26 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 333
    • 0Komentar

    SAMPANG, (JARAK.co) – Pulau Mandangin merupakan salah satu pulau kecil yang terletak di wilayah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Pulau ini dikenal sebagai pulau berpenduduk dengan keunikan budaya dan kehidupan masyarakatnya yang khas. Pulau Mandangin berada sekitar 3 mil laut dari pesisir Sampang. Untuk mencapai pulau ini, pengunjung harus menyeberang menggunakan perahu motor dari Pelabuhan […]

expand_less