Khofifah Salurkan Bantuan Kesehatan hingga Ekonomi untuk Warga Sumenep
- account_circle En
- calendar_month 8 jam yang lalu
- visibility 11
- comment 0 komentar

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat kunjungan kerja di kawasan Pantai Slopeng. (Istimewa)
SUMENEP, (JARAK.co) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadirkan berbagai program pelayanan publik dan bantuan sosial bagi masyarakat Kabupaten Sumenep.
Program tersebut menyasar sektor kesehatan, ekonomi, pertanian, perikanan, hingga pendidikan dalam kunjungan kerjanya di kawasan Pantai Slopeng, Rabu (14/10/2026).
Sejumlah program yang dibawa meliputi khitanan massal, pemeriksaan kesehatan gratis, bantuan produktif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), bantuan alat pertanian, serta dukungan bagi nelayan.
Khofifah mengatakan, berbagai program tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendekatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang mencakup kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.
“Pendekatan kita adalah Indeks Pembangunan Manusia, yang mencakup kesehatan, pendidikan, kemudian ekonomi,” kata Khofifah.
Di bidang kesehatan, panitia menyiapkan kuota khitanan massal bagi 200 anak. Jumlah tersebut disesuaikan dengan pendaftar yang telah mencapai lebih dari 175 anak dan masih berpotensi bertambah.
Masyarakat juga memperoleh layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) serta pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut. Pelayanan ini melibatkan tenaga medis dari Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA Unair).
Khofifah mengapresiasi para dokter yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Tenaga medis datang dari sejumlah daerah, di antaranya Surabaya, Sidoarjo, dan Sumenep, untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.
Sementara itu, dukungan di sektor ekonomi diwujudkan melalui penyaluran zakat produktif kepada pelaku UMKM yang berjualan di kawasan Pantai Slopeng.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu keberlangsungan usaha sekaligus mendukung perputaran ekonomi masyarakat setempat.
Pemprov Jatim juga memberikan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada gabungan kelompok tani (gapoktan), serta bantuan alat tangkap bagi nelayan.
Menurut Khofifah, penyaluran bantuan perlu mempertimbangkan kebutuhan masyarakat di setiap daerah agar manfaatnya sesuai dengan kondisi penerima.
“Daerah sesuai dengan kebutuhannya. Saya membagikan bantuan di hampir semua kabupaten,” ujarnya.
Selain menyasar sektor produktif, bantuan sosial juga diberikan kepada penyandang disabilitas berat dan warga lanjut usia melalui program PKH Plus, yang diperuntukkan bagi lansia berusia di atas 70 tahun.
Di bidang pendidikan, Pemprov Jatim menghadirkan mobil perpustakaan keliling untuk anak-anak. Fasilitas tersebut diharapkan memperluas akses terhadap bahan bacaan dan mendorong tumbuhnya minat belajar sejak dini.
Khofifah juga menekankan pentingnya mengenalkan potensi maritim kepada anak-anak, khususnya yang tinggal di kawasan pesisir. Menurutnya, kekayaan laut Indonesia tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari identitas bangsa.
Rangkaian kegiatan di Pantai Slopeng tersebut mencakup berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari pelayanan kesehatan dan perlindungan sosial hingga dukungan bagi pelaku usaha, petani, nelayan, serta pengembangan minat baca anak-anak di Kabupaten Sumenep.***
- Penulis: En
- Editor: Nel


Saat ini belum ada komentar