Breaking News
light_mode

Ketupat, Budaya dan Kearifan Lokal

  • account_circle JARAK.co
  • calendar_month Ming, 6 Apr 2025
  • visibility 472
  • comment 0 komentar

SUMENEP, (JARAK co) – Ketupat bukan sekadar hidangan lezat yang identik dengan perayaan Idulfitri. Lebih dari itu, ketupat adalah simbol budaya dan kearifan lokal masyarakat Indonesia yang sarat makna filosofis dan historis.

Ketupat, yang terbuat dari beras dan dibungkus dengan anyaman daun kelapa muda (janur), memiliki sejarah panjang dalam tradisi Nusantara. Dalam budaya Jawa, ketupat diperkenalkan oleh Sunan Kalijaga sebagai simbol pembersihan diri dan pengakuan kesalahan.

Kata “ketupat” sendiri diyakini berasal dari istilah “ngaku lepat” yang berarti mengakui kesalahan, dan “laku papat” yang bermakna empat tindakan dalam kehidupan spiritual.

Masyarakat Indonesia dari berbagai suku memiliki tradisi tersendiri dalam menyajikan dan memaknai ketupat. Di Jawa, ketupat sering dihidangkan dalam tradisi Lebaran Ketupat atau Bakda Kupat, yaitu seminggu setelah Idulfitri, sebagai bentuk silaturahmi lanjutan.

Di Minangkabau, ketupat hadir dalam tradisi Makan Bajamba, sementara di Bali dikenal dengan sebutan tipat dan menjadi bagian dari upacara keagamaan Hindu.

Tak hanya kaya makna, ketupat juga mencerminkan nilai-nilai kearifan lokal, seperti gotong royong, kebersamaan, dan rasa syukur. Proses pembuatannya yang melibatkan keluarga atau tetangga secara bersama-sama menjadi simbol solidaritas sosial yang kuat.

Dalam era modern yang serba cepat, pelestarian tradisi ketupat menjadi penting agar generasi muda tetap mengenal dan menghargai warisan budaya leluhur. Ketupat bukan hanya makanan, tapi juga cerita tentang jati diri, nilai, dan kebersamaan.

“Ketupat mengajarkan kita untuk membungkus kesalahan dalam simpul keikhlasan dan membukanya dengan ketulusan hati,” ujar Budayawan Jawa, Ki Sarwo Utomo.

Sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia, ketupat patut dilestarikan, tidak hanya sebagai hidangan khas Lebaran, tetapi juga sebagai simbol kearifan lokal yang tak lekang oleh zaman.***

  • Penulis: JARAK.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • JMSI Jatim saat silaturahmi ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Timur. (Dok.Istimewa)

    JMSI Jatim Perkuat Komitmen Pers Profesional Lewat Pelantikan dan FGD

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle En A
    • visibility 114
    • 0Komentar

    SURABAYA, (JARAK.co) – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Jawa Timur memastikan seluruh persiapan pelantikan pengurus periode 2025-2030 telah rampung. Organisasi perusahaan media siber itu juga akan menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Media Pers Profesional Melindungi Kepentingan Publik” di Grand Mercure Hotel Surabaya pada 10 Juni 2026. Menjelang pelaksanaan acara, panitia bersama jajaran pengurus melakukan […]

  • Calon Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur, Maksudi

    Begini Gagasan Transformasi PMII Jatim ala Maksudi

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 401
    • 0Komentar

      SUMENEP, (JARAK.co) – Calon Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur, Maksudi, menawarkan gagasan baru untuk arah gerakan PMII: Equilibrium Sosial-Inklusif. Gagasan ini lahir dari keprihatinannya terhadap menguatnya polarisasi sosial, rendahnya literasi digital, serta lemahnya integrasi antara keislaman, keindonesiaan, dan keilmuan di tubuh PMII. Konsep tersebut menggabungkan teori ekonomi […]

  • MALAM INI: LPKA Yayasan Sabilul Huda siap digelar. (Ist/JARAK.co)

    LPKA Yayasan Sabilul Huda Digelar Malam Ini, Tandai Pelepasan dan Apresiasi Siswa Kelas Akhir

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle En A
    • visibility 114
    • 0Komentar

    SUMENEP (JARAK.co) – Yayasan Sabilul Huda akan menggelar acara Lepas Pisah Kelas Akhir (LPKA) pada Selasa (30/6/2026) malam. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Haflatul Imtihan ke-71 itu akan berlangsung mulai pukul 19.00 WIB di Lapangan Utama Yayasan Sabilul Huda. LPKA merupakan salah satu agenda puncak yang sarat makna bagi para siswa kelas akhir. Selain […]

  • Flayer gelaran Haflatul Imtihan Ke-71 Sabilul Huda, Gadu Barat, Ganding, Sumenep.

    Haflatul Imtihan Ke-71 Sabilul Huda Siap Digelar Meriah, Hadirkan Lomba, Karnaval Budaya hingga Malam Puncak

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle En A
    • visibility 267
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Pondok Pesantren Hidayatul Ulum Yayasan Sabilul Huda, Gadu Barat, Ganding, Sumenep, akan menggelar rangkaian kegiatan Haflatul Imtihan Ke-71 Sabilul Huda pada Juni hingga Juli 2026. Agenda tahunan ini dipastikan berlangsung semarak dengan berbagai acara religi, pendidikan, seni, dan budaya yang terbuka untuk masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi keluarga besar pesantren […]

  • Rujak selingkuh, salah kuliner khas Sumenep yang menggugah selera.

    Makanan Khas Sumenep yang Wajib Dicoba, Nomor 5 Bikin Tergoda

    • calendar_month Kam, 13 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 324
    • 0Komentar

    SUMENEP (JARAK.co) – Sebuah kabupaten di ujung timur Madura, memiliki beragam makanan khas yang menggugah selera. Dengan cita rasa yang khas dan harga yang minimalis, patut kiranya bagi pecinta kuliner untuk mencobanya. Berikut beberapa makanan khas Sumenep yang patut dicoba: Kaldu Kokot Kaldu Kokot adalah sup berbahan dasar kacang hijau dan kikil sapi yang dimasak […]

  • Kegiatan kerja bakti di Spot Pancing Pantai Matahari, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Sumenep. Kamis (27 Agustus 2026).

    JMSI dan DLH Sumenep Kolaborasi Jaga Kebersihan Wisata Pantai Matahari

    • calendar_month Kam, 27 Agu 2026
    • account_circle En
    • visibility 18
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Kepedulian terhadap kebersihan destinasi wisata terus didorong di Kabupaten Sumenep. Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumenep bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep menggelar aksi bersih-bersih di Spot Pancing Pantai Matahari, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kamis (27/8/2026). Kegiatan tersebut melibatkan Pemerintah Desa Lobuk, pengelola wisata serta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Selain membersihkan kawasan, […]

expand_less