Breaking News
light_mode

Tradisi Toron: Momen Mudik Unik Masyarakat Madura

  • account_circle JARAK.co
  • calendar_month Ming, 23 Mar 2025
  • visibility 329
  • comment 0 komentar

SUMENEP, (JARAK.co) – Masyarakat Madura memiliki tradisi unik bernama Toron, yaitu kebiasaan pulang kampung secara massal menjelang bulan Ramadan atau setelah panen tembakau.

Tradisi ini sudah berlangsung turun-temurun dan menjadi momen penting untuk bersilaturahmi serta menghormati leluhur.

Toron berasal dari kata dalam bahasa Madura yang berarti “turun.” Tradisi ini mencerminkan eratnya hubungan perantau Madura dengan kampung halaman.

Biasanya, masyarakat Madura merantau ke berbagai daerah di Indonesia, terutama ke kota-kota besar seperti Surabaya, Jakarta, dan Kalimantan.

Saat musim Toron tiba, mereka berbondong-bondong pulang menggunakan berbagai moda transportasi, mulai dari bus, kapal laut, hingga kendaraan pribadi.

Bagi masyarakat Madura, pulang kampung bukan hanya sekadar melepas rindu dengan keluarga, tetapi juga bagian dari kewajiban sosial dan budaya.

Mereka datang untuk berziarah ke makam leluhur, mempererat hubungan keluarga, serta mengikuti berbagai ritual adat. Selain itu, momen ini juga sering dimanfaatkan untuk menggelar acara keluarga, seperti pernikahan atau selamatan.

Namun, tradisi Toron juga membawa tantangan tersendiri, terutama dalam hal lonjakan arus mudik dan kemacetan. Pemerintah daerah serta pihak kepolisian biasanya bersiap mengantisipasi kepadatan lalu lintas dan memastikan perjalanan para pemudik berjalan lancar.

Meski zaman terus berkembang, tradisi Toron tetap bertahan sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Madura. Bagi mereka, tidak ada yang lebih berharga daripada berkumpul bersama keluarga di kampung halaman, meskipun harus menempuh perjalanan jauh.***

  • Penulis: JARAK.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FGD “NgomBe” PWRI Sumenep di Tanean Cafe. (Dok. Jarak.co)

    FGD “NgomBe” PWRI Sumenep Rumuskan Rekomendasi bagi Keberlanjutan Program MBG

    • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
    • account_circle En A
    • visibility 69
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Sumenep menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “NgomBe (Ngobrol MBG): Program Berdampak, Lanjut atau Tidak?” di Tanean Cafe, Kamis (9/7/2026). Forum yang menghadirkan unsur pemerintah, legislatif, tenaga kesehatan, akademisi, dan insan pers ini menjadi wadah untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) […]

  • Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar saat menyerahkan bantuan sosial kepada korban musibah ledakan tabung gas balon mainan di Kalianget. (Istimewa)

    Tak Hanya Bank Syariah, BPRS Bhakti Sumekar Hadir sebagai Mitra Sosial Masyarakat

    • calendar_month Jum, 9 Mei 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 381
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Insiden ledakan tabung gas balon ini meninggalkan duka mendalam bagi warga sekitar. Tragedi yang merenggut nyawa remaja dan meluluhlantakkan satu keluarga ini menggugah banyak pihak untuk turut peduli. Melalui aksi nyata seperti ini, BPRS Bhakti Sumekar menegaskan jati dirinya sebagai institusi yang tak hanya mengedepankan layanan keuangan syariah, tetapi juga menjunjung tinggi […]

  • Rapat Paripurna DPRD Sumenep Agenda Penandatanganan Persetujuan bersama atas Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2025. (Humas DPRD Sumenep for JARAK.co)

    Banggar DPRD Sumenep Soroti SILPA Rp317 Miliar, Minta Pemkab Genjot PAD Tanpa Membebani Masyarakat

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle En A
    • visibility 82
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Sumenep menyoroti masih besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 yang mencapai Rp317,2 miliar. Meski demikian, Banggar menilai capaian tersebut tetap menunjukkan tren positif terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam pelaksanaan pembangunan. Hal itu disampaikan dalam laporan hasil pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban […]

  • Abdul Hamid melaporkan dugaan pelanggaran prosedur penanganan perkara ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jawa Timur. (Istimewa)

    Warga Laporkan Dugaan Pelanggaran Prosedur Penanganan Kendaraan ke Propam Polda Jatim

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle En A
    • visibility 237
    • 0Komentar

    SURABAYA, (JARAK.co) – Seorang warga bernama Abdul Hamid melaporkan dugaan pelanggaran prosedur penanganan perkara ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jawa Timur. Laporan tersebut berkaitan dengan penanganan sebuah kendaraan miliknya yang saat ini berada di Polsek Lakasantri, Surabaya. Pengaduan itu berawal dari kasus dugaan penggelapan mobil Toyota Innova Reborn bernomor polisi M 1259 TT […]

  • Potret penampilan Daul Gong Mania di gelaran Haflatul Imtihan Pondok Pesantren Hidayatul Ulum Yayasan Sabilul Huda.

    Yuk, Tiga Hari Lagi Malam Spektakuler Haflatul Imtihan ke-71 Sabilul Huda Segera Digelar

    • calendar_month Ming, 21 Jun 2026
    • account_circle En A
    • visibility 152
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK co) – Hitung mundur menuju Opening Ceremony Haflatul Imtihan ke-71 Pondok Pesantren Hidayatul Ulum Yayasan Sabilul Huda resmi dimulai. Tinggal tiga hari lagi, ribuan masyarakat diperkirakan memadati lapangan utama pesantren di Desa Gadu Barat, Kecamatan Ganding, untuk menyaksikan malam pembukaan yang akan digelar pada Rabu (24/6/2026) pukul 19.00 WIB. Perhelatan tahunan yang selalu […]

  • Ilustrasi penangkapan kurir sabu di Sumenep. (Ist)

    Penangkapan Diduga Kurir Sabu Viral di Sumenep, Polisi Berdalih Tak Terima Informasi

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • account_circle En A
    • visibility 145
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Kabar dugaan penangkapan seorang pria asal Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, terkait kasus narkotika menjadi perbincangan luas di tengah masyarakat. Informasi yang menyebar dari mulut ke mulut itu memunculkan tanda tanya setelah pihak kepolisian menyatakan belum menerima data maupun laporan resmi terkait penangkapan tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, […]

expand_less