Breaking News
light_mode

Begini Gagasan Transformasi PMII Jatim ala Maksudi

  • account_circle JARAK.co
  • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
  • visibility 469
  • comment 0 komentar

 

SUMENEP, (JARAK.co) – Calon Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur, Maksudi, menawarkan gagasan baru untuk arah gerakan PMII: Equilibrium Sosial-Inklusif.

Gagasan ini lahir dari keprihatinannya terhadap menguatnya polarisasi sosial, rendahnya literasi digital, serta lemahnya integrasi antara keislaman, keindonesiaan, dan keilmuan di tubuh PMII.

Konsep tersebut menggabungkan teori ekonomi Walras dan Marshall, serta teori sosiologi Talcott Parsons, dalam sebuah kerangka kerja konseptual yang menyinergikan nilai-nilai agama, kebangsaan, pengetahuan, dan keberlanjutan.

PMII sebagai Penyeimbang

“PMII Jatim harus tampil sebagai penyeimbang. Di sinilah equilibrium berperan. Organisasi Aswaja bukan hanya kuat secara ideologis, tetapi juga tangguh dalam merespons tantangan digital, lingkungan, hingga ekonomi kader,” ujar Maksudi, Kamis (29/5).

Konsep Equilibrium Sosial-Inklusif dijabarkan ke dalam lima misi besar:

1. Kaderisasi holistik berbasis potensi zaman,

2. Perluasan partisipasi kader di sektor strategis,

3. Optimalisasi peran ulama dan umara dalam moderasi beragama,

4. Advokasi publik berbasis data dan media kreatif, serta

5. Kemandirian organisasi melalui inkubasi wirausaha sosial dan pembentukan BUMKC.

Maksudi menegaskan bahwa PMII tidak boleh hanya bersifat reaktif, melainkan harus menjadi aktor intelektual, aktivis, sekaligus inovator sosial.

Menjawab Tantangan Lokal dengan Nalar Global

Ia ingin menjadikan PMII Jatim sebagai think tank mahasiswa Islam progresif, baik hari ini maupun di masa depan. Salah satu langkah strategisnya adalah pendirian Sekolah Vokasi PMII Jatim yang mengintegrasikan keislaman dengan literasi digital, keterampilan teknis, dan kepemimpinan komunitas.

“Kalau kita ingin PMII menjadi center of gravity, kita tak bisa lagi mengandalkan aktivisme konvensional. Kita harus bisa mendialogkan tradisi dengan teknologi, dan nilai spiritual dengan data saintifik,” tuturnya.

Toleransi dan Advokasi Lingkungan

PMII Jatim juga didorong untuk menjadi motor penggerak kohesi sosial, salah satunya melalui pembentukan Forum Lintas Iman sebagai wadah dialog antaragama di tingkat akar rumput.

“PMII harus hadir sebagai perekat bangsa, bukan sekadar penggerak opini sesaat. Kita perlu menyulam kebhinekaan lewat program-program konkret yang menyentuh langsung masyarakat,” tegas Maksudi.

Di bidang lingkungan, ia menekankan pentingnya respons strategis terhadap krisis ekologi melalui advokasi berbasis data.

Kemandirian Ekonomi

Untuk menjawab tantangan pendanaan, Maksudi mencanangkan pembentukan BUMKC (Badan Usaha Milik Koordinator Cabang) yang berbasis pada prinsip keberlanjutan: keuntungan ekonomi, dampak sosial, dan kepedulian lingkungan.

Ia juga berencana membentuk Inkubator Wirausaha Sosial PMII Jatim serta pendanaan kolektif berbasis crowdfunding dari kader dan alumni.

“Inilah saatnya kita membangun ekonomi kader. Tak cukup hanya bicara kritik sosial, kita harus menciptakan solusi ekonomi yang membebaskan,” ujarnya.

Menuju Gerakan Transformatif

Sebagai kerangka paradigmatik, Maksudi ingin menempatkan PMII Jatim bukan sekadar organisasi kemahasiswaan, melainkan sebagai aktor perubahan sosial berbasis nilai-nilai Islam yang moderat, dinamis, adaptif, dan kolaboratif.

“Equilibrium bukan berarti stagnasi. Ia adalah keseimbangan dinamis yang terus menyesuaikan diri dengan tantangan zaman. Di sinilah PMII Jatim bisa menjadi laboratorium peradaban,” pungkasnya.***

  • Penulis: JARAK.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tersangka Penipuan Modal Usaha Rp200 Juta Ditangkap. (Istimewa for Jarak.co)

    Sempat Jadi DPO, Tersangka Penipuan Modal Rp200 Juta Ditangkap Polresta Sumenep

    • calendar_month Sen, 5 Okt 2026
    • account_circle En
    • visibility 23
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Satreskrim Polresta Sumenep menangkap MF (35), warga Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, yang menjadi tersangka kasus dugaan penipuan dan/atau penggelapan dengan kerugian korban mencapai Rp200 juta. MF sebelumnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) setelah tidak hadir saat akan menjalani pelimpahan tersangka dan barang bukti atau tahap II kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU). […]

  • Barang bukti yang diamankan Polres Sumenep. (Istimewa)

    Polres Sumenep Ungkap Kasus Penyimpanan Bahan Peledak Tanpa Izin

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle En A
    • visibility 377
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumenep kembali menorehkan prestasi dengan mengungkap kasus kepemilikan bahan peledak tanpa izin di wilayah hukumnya. Kasus ini terungkap berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/A/33/X/2025/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JATIM, tertanggal 23 Oktober 2025. Penggerebekan dilakukan pada Kamis (23/10/2025) sekitar pukul 01.30 WIB di rumah milik tersangka berinisial M (48), warga Dusun […]

  • Sekretaris Daerah (Sekda) Sumenep Agus Dwi Saputra (kiri) dan Ketua Ketua JMSI Sumenep, Supanji.

    Pemkab Sumenep Apresiasi Gerakan JMSI Tanam 1.500 Mangrove

    • calendar_month Jum, 28 Agu 2026
    • account_circle En
    • visibility 89
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengapresiasi langkah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Sumenep yang ikut mengambil peran dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir melalui penanaman 1.500 bibit mangrove. Penanaman mangrove tersebut dilakukan di kawasan Spot Pancing Pantai Matahari, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Jumat (28/8/2026), dalam kegiatan bertajuk “JMSI Peduli Lingkungan: Pers Menjaga Pesisir […]

  • Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Sumenep, Supanji saat memberikan cinderamata kepada Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo. (Istimewa)

    HPN 2026, JMSI Sumenep Kritik Jurnalisme Instan dan Kejar Viral

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Agira Jie
    • visibility 284
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Tantangan utama pers saat ini tidak lagi semata soal kecepatan menyajikan berita, melainkan menjaga integritas, etika, dan tanggung jawab sosial kepada publik. Hal itu disampaikan Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Sumenep, Supanji, Senin (9/2/2026). Menurut Supanji, peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 harus dijadikan momentum refleksi bagi insan pers untuk […]

  • Achmad Fauzi Wongsojudo saat menerima SK Pengurus MUI Jatim.

    Achmad Fauzi Wongsojudo Terima SK Pengurus MUI Jatim, Siap Berkhidmat di Tengah Kesibukan

    • calendar_month Sab, 10 Mei 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 368
    • 0Komentar

    SURABAYA, (JARAK.co) – Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Republik Indonesia secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengurus Antar Waktu kepada Achmad Fauzi Wongsojudo sebagai Wakil Ketua Komisi Penanggulangan Bencana Dewan Pimpinan MUI Provinsi Jawa Timur. SK dengan nomor Kep-05/DP-P/V/2025 tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum MUI Jawa Timur, KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah, dalam sebuah […]

  • Aksi sosial DPD NasDem Sumenep di HUT-14 partai NasDem. (Istimewa)

    HUT ke-14, DPD NasDem Sumenep Tebar Kepedulian Lewat Aksi Sosial

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle En A
    • visibility 361
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Partai NasDem, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem Kabupaten Sumenep di bawah kepemimpinan Ketua Akis Jasuli menggelar sejumlah kegiatan sosial sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat. Puncak peringatan HUT kali ini diisi dengan pembagian ratusan paket sembako kepada keluarga kurang mampu di berbagai wilayah Kabupaten […]

expand_less