Breaking News
light_mode

Penyidikan SHM Laut di Sumenep, Polda Jatim Minta Keterangan Warga

  • account_circle JARAK.co
  • calendar_month Sab, 12 Apr 2025
  • visibility 369
  • comment 0 komentar

SURABAYA, (JARAK.co) – Tim Penyidik Kasubdit II/Tipid Harda Bangtah, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim kini dalam tahap mengumpulkan bukti-bukti dan mencari tersangka melalui serangkaian penyidikan kasus penerbitan Sertipikat Hak Milik (SHM) di kawasan Pantai Dusun Tapakerbau, Desa Gersik Putih, Gapura, Sumenep.

Polda Jatim sebelumnya memeriksa mantan kepala desa, kepala desa, mantan aparat desa Pemerintah Desa Gersik Putih serta Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang diduga bertanggung jawab atas terbitnya SHM di atas laut.

Kali ini, Jum’at (11/4/2025), giliran penyidik meminta keterangan tiga warga Tapakerbau terkait laut yang ber-SHM. Ketiganya adalah Maimunah, Jakfar Shadik, dan H. Amin alias Sabbat. Mereka datang ke Polda Jatim didampingi penasihat hukum Gerakan Masyarakat Tolak Reklamasi (Gema Aksi), Marlaf Sucipto.

Selama ini, warga getol menolak rencana reklamasi di kawasan laut Gersik Putih untuk dibangun tambak oleh investor bersama pemilik SHM yang difasilitasi pemerintah desa setempat.

”Hari ini, kami hadir memenuhi panggilan Polda untuk dimintai keterangan soal adanya SHM di atas pantai/laut di dekat Dusun Tapakerbau, Desa Gersik Putih. Ini adalah kali kedua dari unsur warga pasca Ahmad Shiddiq selaku Pelapor yang sebelumnya telah dimintai keterangan oleh penyidik,” ungkap Marlaf.

Dalam pemeriksaan tersebut, warga dimintai keterangan soal adanya SHM di atas pantai dekat Kampung Tapakerbau. Kemudian, secara spesifik penyidik bertanya sejauh mana pengetahuan warga yang berperan sebagai saksi ini atas objek laut yang ada SHM-nya ini.

”penyidik lebih spesifik bertanya, apakah SHM di atas laut itu saksi mengetahui secara langsung atau tidak. Selama ini warga tidak mengetahui, baru sekarang mereka tahu, bahwa di atas pantai di dekat kampungnya itu benar-benar telah ada SHM-nya setelah penyidik menunjukkan kepada warga sekira 19 SHM yang objeknya jelas-jelas pantai dari dulu sampai sekarang”, lanjut Marlaf, dalam keterangan persnya.

Selain itu, penyidik juga bertanya sejauh mana pengetahuan warga terkait pantai atau laut yang ber-SHM. Menurutnya, ketiganya kompak menyatakan sejak lahir, mereka telah melihat objek adalah laut, tidak pernah sebagai lahan garam dari dulu sampai sekarang.

”Saat ini, sebagian masih laut. Walaupun sebagian sudah dalam bentuk tambak,” ucapnya.

Di akhir keterangannya, saksi sebagai representasi warga ini berharap, sisa laut yang di-SHM di dekat kampungnya itu tetap dipertahankan sebagai laut. Sebab, kawasan tersebut adalah sumber kehidupan warga, khususnya yang menggantungkan perekonomiannya pada laut.

”Kami akan terus berupaya agar sisa laut itu tetap sebagai laut,” tegasnya.

Untuk diingat, sebelumnya warga menolak rencana reklamasi laut oleh investor bersama pemilik SHM yang difasilitasi Pemerintah Desa Gersik Putih untuk pembangunan tambak garam pada tahun 2023.

Bahkan, warga sempat dilaporkan ke Polres Sumenep atas dugaan penyanderaan ekskavator-ponton dan pencurian perahu yang dijadikan sarana pengangkut material rencana pembangunan tambak. Sebagian warga ada yang menjadi terlapor ketika menghadang rencana pemagaran laut untuk dibangun tambak.

Warga juga mengimbangi dengan membuat laporan ke Polres Sumenep atas dugaan pengrusakan kawasan lindung yang berupa laut. Perkembangannya, rencana pembangunan tambak dengan mereklamasi laut itu dihentikan pasca kedua belah pihak dipertemukan oleh Polres.

Awal 2025, rencana pembangunan tambak garam di kawasan pantai Tapakerbau kembali dilanjutkan. Warga tetap getol menolak dan sampai saat ini belum tergarap, bersamaan dengan penanganan kasus penerbitan SHM di kawasan laut tersebut oleh Polda Jatim. ***

  • Penulis: JARAK.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rapat Kerja (Raker) JMSI Kabupaten Sumenep 2026-2027 yang berlangsung di RM Ayam Brewok Sakera, Kota Sumenep.

    JMSI Sumenep Dorong Perusahaan Pers Naik Kelas Lewat Penguatan SDM

    • calendar_month Sel, 1 Sep 2026
    • account_circle En
    • visibility 117
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK co) – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Sumenep menempatkan penguatan sumber daya manusia (SDM) sebagai salah satu prioritas dalam penyusunan program kerja organisasi periode 2026-2027. Penguatan tersebut dinilai penting untuk menopang keberlangsungan perusahaan pers di tengah perkembangan industri media yang semakin dinamis. JMSI Sumenep mendorong perusahaan pers anggotanya tidak hanya mampu bertahan, […]

  • Calon Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur, Maksudi

    Begini Gagasan Transformasi PMII Jatim ala Maksudi

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 470
    • 0Komentar

      SUMENEP, (JARAK.co) – Calon Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur, Maksudi, menawarkan gagasan baru untuk arah gerakan PMII: Equilibrium Sosial-Inklusif. Gagasan ini lahir dari keprihatinannya terhadap menguatnya polarisasi sosial, rendahnya literasi digital, serta lemahnya integrasi antara keislaman, keindonesiaan, dan keilmuan di tubuh PMII. Konsep tersebut menggabungkan teori ekonomi […]

  • FOTO: Ketua DPP PDI Perjuangan, MH. Said Abdullah. (Ist/JARAK.co)

    Said Abdullah Tegaskan PDIP Jadi Penyeimbang Pemerintahan Presiden Prabowo

    • calendar_month Kam, 21 Agu 2025
    • account_circle Jaja Ahmad Sandinata
    • visibility 400
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Ketua DPP PDI Perjuangan MH. Said Abdullah menegaskan partainya akan mengambil posisi sebagai penyeimbang atau sparing partner pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. “Kalau hasil keputusan kongres kami, kongres ke-6 di Bali, kami tetap menjadi sparing partner pemerintah,” kata Said kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (19/8/2025). Meski berada di luar pemerintahan, […]

  • Barang bukti yang diamankan Polres Sumenep. (Istimewa)

    Polres Sumenep Ungkap Kasus Penyimpanan Bahan Peledak Tanpa Izin

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle En A
    • visibility 377
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumenep kembali menorehkan prestasi dengan mengungkap kasus kepemilikan bahan peledak tanpa izin di wilayah hukumnya. Kasus ini terungkap berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/A/33/X/2025/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JATIM, tertanggal 23 Oktober 2025. Penggerebekan dilakukan pada Kamis (23/10/2025) sekitar pukul 01.30 WIB di rumah milik tersangka berinisial M (48), warga Dusun […]

  • Kapolres Sumenep AKBP Rivanda pimpin Apel Siaga Bencana di halaman Mapolres Sumenep. (Istimewa)

    Kapolres Sumenep Pimpin Apel Siaga Bencana, Tegaskan Sinergi dan Kesiapan Personel Hadapi Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle En A
    • visibility 388
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Mengantisipasi ancaman cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi, Polres Sumenep menggelar Apel Siaga Penanggulangan Bencana di Lapangan Tribrata, Rabu (5/11/2025). Apel yang dipimpin langsung oleh Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, itu melibatkan beragam unsur siaga bencana, mulai dari TNI, Polri, BPBD, Basarnas, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, PMI, Pramuka, hingga para […]

  • FOTO: Para alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang tergabung dalam Keluarga Alumni HMI (KAHMI) Timur Daya Sumenep, saat kegiatan donor darah di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sumenep. (Ist/JARAK.co)

    Setetes Darah, Sejuta Harapan: Alumni HMI Sumenep Maknai Hari Pahlawan dengan Aksi Nyata

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle Jeje Daniel
    • visibility 403
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Semangat kepahlawanan tak hanya diwujudkan di medan perang. Bagi para alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Sumenep, nilai perjuangan itu kini hadir dalam bentuk pengabdian sosial — mendonorkan darah untuk membantu sesama. Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Senin (10/11/2025), puluhan alumni yang tergabung dalam Keluarga Alumni HMI (KAHMI) Timur Daya Sumenep berpartisipasi […]

expand_less