Breaking News
light_mode

SKK Migas–HCML Angkat Budaya Pesisir, Giligenting Bersiap Jadi Pusat Perhatian

  • account_circle Agira Jie
  • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
  • visibility 290
  • comment 0 komentar

SUMENEP, (JARAK.co) – Festival Pesisir kembali hadir tahun ini dengan sentuhan berbeda. Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) resmi mengumumkan pelaksanaan Festival Pesisir #4 yang akan digelar pada 6 Desember 2025 di Pulau Giligenting, Kabupaten Sumenep. Mengusung tema “Lengghi; Ekspresi Budaya Giligenting”, event ini menempatkan masyarakat lokal sebagai motor utama gelaran budaya.

Direktur Tabun Edu Culture, Kiai Turmidzi Djaka, selaku penanggung jawab festival, mengungkapkan bahwa lebih dari 70 warga Giligenting akan terlibat langsung sebagai pengisi acara. Keterlibatan besar masyarakat, menurutnya, menjadi ciri istimewa penyelenggaraan tahun ini.

Ia menjelaskan bahwa tema Lengghi diambil dari bagian depan perahu tradisional masyarakat pesisir. Simbol tersebut mencerminkan sikap keterbukaan masyarakat Giligenting terhadap para pendatang. “Lengghi bukan hanya bagian dari perahu, tetapi filosofi tentang keramahan dan budaya masyarakat di sini,” kata Turmidzi.

Dari sisi perusahaan, Manager Regional Office and Relation HCML, Hamim Tohari, menegaskan bahwa Festival Pesisir merupakan wujud kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, pelaku ekonomi, dan masyarakat. Ia menyebut gelaran tahunan ini selalu dievaluasi agar membawa dampak yang lebih luas bagi wilayah terdampak operasi migas.

“Setiap tahun, pelibatan masyarakat diperkuat sebagai bentuk komitmen kami dalam mendorong potensi lokal. Dukungan Pemkab Sumenep dan masyarakat sangat menentukan keberlanjutan festival ini,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Sumenep menyambut festival ini sebagai kesempatan strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pesisir. Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyatakan bahwa Festival Pesisir mampu menjadi panggung promosi bagi kekayaan alam, budaya, dan kuliner Giligenting.

Menurutnya, pulau tersebut memiliki daya tarik besar dan perlu diperkenalkan secara lebih luas. “Festival Pesisir adalah momentum tepat untuk memperkuat identitas daerah dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” ujar Bupati Fauzi.

Ia menambahkan, keberadaan pelaku UMKM harus menjadi bagian penting dari gelaran, mengingat potensi lonjakan kunjungan wisatawan selama festival berlangsung dapat meningkatkan perputaran ekonomi lokal.

Apresiasi juga datang dari Kepala SKK Migas Jabanusa, Anggono Mahendrawan, yang menilai inisiatif HCML sebagai bentuk kepedulian industri hulu migas terhadap keberlanjutan budaya setempat. Ia menekankan pentingnya pelestarian tradisi sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.

“SKK Migas sangat mengapresiasi dukungan HCML dalam menjaga budaya lokal. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan industri bisa berjalan seiring dengan pelestarian nilai-nilai masyarakat,” ujarnya.

Festival Pesisir #4 diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang pemberdayaan warga, promosi pariwisata, serta penguatan identitas budaya pesisir di Kabupaten Sumenep. Dengan keterlibatan besar masyarakat Giligenting, gelaran tahun ini diproyeksikan menjadi salah satu festival budaya paling representatif bagi daerah kepulauan tersebut. ***

  • Penulis: Agira Jie
  • Editor: En Anam

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koordinator MD KAHMI Sumenep, Akis Jasuli saat Berbagi Berkah Dengan Anak Yatim Dan Dhuafa. (Istimewa)

    Dies Natalis ke-79 HMI, MD KAHMI Sumenep Ajak Kader Turun Tangan Jawab Tantangan Pembangunan Daerah

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle En A
    • visibility 208
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Peringatan Dies Natalis ke-79 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan. Momentum ini menjadi ruang refleksi atas peran historis sekaligus tanggung jawab moral HMI sebagai organisasi kader tertua di Indonesia dalam menjawab tantangan kebangsaan dan pembangunan daerah. Koordinator Majelis Daerah Korps Alumni HMI (MD KAHMI) Kabupaten Sumenep, Akis Jasuli […]

  • Koordinator Wilayah MBG Sumenep, Moh. Kholilurrahman (berdiri) saat menjadi narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “NgomBe (Ngobrol MBG).

    MBG di Sumenep Terus Dievaluasi, Layanan ke Wilayah Kepulauan Jadi Perhatian

    • calendar_month Jum, 10 Jul 2026
    • account_circle En A
    • visibility 31
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sumenep akan terus dievaluasi guna memastikan manfaatnya dirasakan secara optimal oleh seluruh penerima. Evaluasi berkelanjutan dinilai penting untuk menyempurnakan pelaksanaan program sekaligus menjawab berbagai dinamika di lapangan. Hal tersebut disampaikan Koordinator Wilayah MBG Sumenep, Moh. Kholilurrahman, saat menjadi narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) […]

  • Potret Polsek Dungkek, Polres Sumenep cek pekarangan warga sebagai bentuk dukungan ketahanan pangan nasional.

    Polsek Dungkek Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 303
    • 0Komentar

    SUMENEP (JARAK.co) – Polsek Dungkek, Polres Sumenep, mendukung program ketahanan pangan nasional dengan melakukan pengecekan rutin terhadap pekarangan warga. Kegiatan ini dipimpin oleh Kapolsek Dungkek, AKP Siswantoro, sebagai tindak lanjut arahan Ketua Satgas Ketahanan Pangan, Kombes Pol Ari Wibowo. Pengecekan dilakukan di rumah Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) “Srikandi”, Ibu Kitmaniyah, di Dusun Pabengkon, Desa […]

  • Ilustrasi 'Raja Buah' Durian yang menggugah Selera. (Istimewa)

    Filosofi Durian: Pelajaran Hidup dari Raja Buah

    • calendar_month Sel, 25 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 526
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Durian, yang dikenal sebagai “Raja Buah,” tidak hanya populer karena aromanya yang khas dan rasanya yang lezat, tetapi juga menyimpan filosofi kehidupan yang mendalam. Di balik kulit berdurinya, durian mengajarkan banyak nilai berharga yang dapat menjadi cerminan bagi kehidupan manusia. Kulit durian yang tajam melambangkan pentingnya memiliki batasan diri dan perlindungan dari […]

  • Calon Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur, Maksudi

    Begini Gagasan Transformasi PMII Jatim ala Maksudi

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 364
    • 0Komentar

      SUMENEP, (JARAK.co) – Calon Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur, Maksudi, menawarkan gagasan baru untuk arah gerakan PMII: Equilibrium Sosial-Inklusif. Gagasan ini lahir dari keprihatinannya terhadap menguatnya polarisasi sosial, rendahnya literasi digital, serta lemahnya integrasi antara keislaman, keindonesiaan, dan keilmuan di tubuh PMII. Konsep tersebut menggabungkan teori ekonomi […]

  • Barang bukti yang diamankan Polres Sumenep. (Istimewa)

    Polres Sumenep Ungkap Kasus Penyimpanan Bahan Peledak Tanpa Izin

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle En A
    • visibility 294
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumenep kembali menorehkan prestasi dengan mengungkap kasus kepemilikan bahan peledak tanpa izin di wilayah hukumnya. Kasus ini terungkap berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/A/33/X/2025/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JATIM, tertanggal 23 Oktober 2025. Penggerebekan dilakukan pada Kamis (23/10/2025) sekitar pukul 01.30 WIB di rumah milik tersangka berinisial M (48), warga Dusun […]

expand_less