Breaking News
light_mode

Kwarran Dungkek Hidupkan Kembali Pramuka, Latihan Gabungan Libatkan Enam SD Negeri

  • account_circle En A
  • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
  • visibility 222
  • comment 0 komentar

SUMENEP, (JARAK.co) – Semangat baru kegiatan kepramukaan mulai tumbuh di Kecamatan Dungkek. Kwartir Ranting (Kwarran) Kecamatan Dungkek menggagas latihan gabungan (Latgab) Pramuka yang melibatkan enam sekolah dasar negeri se-Kecamatan Dungkek.

Kegiatan tersebut digelar di Gugus Depan SDN Romben Rana, Sabtu (14/2/2026).

Latgab ini diikuti oleh SDN Romben Rana, SDN Candi I, SDN Bicabi, SDN Dungkek III, SDN Romben Guna I, dan SDN Bunpenang III. Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus upaya menghidupkan kembali aktivitas Pramuka yang sempat vakum di wilayah tersebut.

Ketua Kwarran Kecamatan Dungkek, Amir, mengatakan Latgab merupakan gagasan bersama pengurus untuk memperkuat kebersamaan dan pengembangan Pramuka di tingkat kecamatan.

“Latihan gabungan ini kami rancang sebagai langkah awal membangun silaturahmi dan mengembangkan kembali kegiatan Pramuka di Kecamatan Dungkek,” ujarnya.

Ia berharap, dengan hadirnya kepengurusan baru, kegiatan kepramukaan dapat berjalan lebih aktif dan berkelanjutan.

“Kegiatan Pramuka di Kecamatan Dungkek sudah lama mati. Hari ini kami gagas bersama untuk dihidupkan kembali,” tegas Amir.

Meski digelar secara sederhana, Latgab tersebut mendapat respons positif dari para wali murid. Salah satunya, Mayiwanto, wali murid SDN Romben Rana, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dinilainya meriah dan bermanfaat bagi siswa.

“Sangat bagus dan meriah,” katanya.

Kegiatan juga dimeriahkan dengan bazar makanan tradisional serta olahan makanan sehat yang dijajakan oleh siswa kelas I hingga kelas VI SDN Romben Rana.

Latgab Pramuka tersebut turut dihadiri Kamabiran, Ketua Kwarran, para Kamabigus, serta seluruh pembina Pramuka dari sejumlah SD negeri se-Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep.***

  • Penulis: En A
  • Editor: Agira Jie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FOTO: Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Timur XI, MH. Said Abdullah, menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan. Sabtu (6/9/2025), di ruang pertemuan Arya Wiraraja, Hotel de Baghraf Sumenep. (Ist/JARAK.co)

    Sosialisasi Empat Pilar di Sumenep, Said Abdullah: Pemuda Harus Jaga Kebhinekaan dan Persatuan Bangsa

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Agira Jie
    • visibility 349
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Pemuda dan mahasiswa di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mendapat dorongan untuk menjadi agen perubahan bangsa melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan. Acara tersebut digelar Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Timur XI, MH. Said Abdullah, pada Sabtu (6/9/2025), di ruang pertemuan Arya Wiraraja, Hotel de Baghraf Sumenep. Kegiatan dibuka oleh […]

  • Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Sumenep, Supanji saat memberikan cinderamata kepada Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo. (Istimewa)

    HPN 2026, JMSI Sumenep Kritik Jurnalisme Instan dan Kejar Viral

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Agira Jie
    • visibility 211
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Tantangan utama pers saat ini tidak lagi semata soal kecepatan menyajikan berita, melainkan menjaga integritas, etika, dan tanggung jawab sosial kepada publik. Hal itu disampaikan Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Sumenep, Supanji, Senin (9/2/2026). Menurut Supanji, peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 harus dijadikan momentum refleksi bagi insan pers untuk […]

  • Pelatihan Jurnalistik PWRI Sumenep di Aula Jhâghâ Tembâ Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura.

    PWRI Sumenep Gelar Pelatihan Jurnalistik di UNIBA Madura, Cetak Jurnalis Muda Berkompeten

    • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 341
    • 0Komentar

    SUMENEP (JARAK.co) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Sumenep kembali menggelar pelatihan jurnalistik sebagai bagian dari upaya mencetak jurnalis muda yang kompeten. Acara yang berlangsung di Aula Jhâghâ Tembâ Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura pada Sabtu, 15 Maret 2025, ini menghadirkan dua pemateri berpengalaman di dunia jurnalistik, yakni Subaidi (Jurnalis […]

  • Diskusi Publik Forum Lintas Tokoh (FLT) Giliraja, Minggu (20/4/2025).

    Langkah Nyata Pemkab Sumenep: Giliraja Terang 12 Jam

    • calendar_month Ming, 20 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 353
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Warga Pulau Giliraja, Kabupaten Sumenep, Madura, akhirnya akan menikmati layanan listrik selama 12 jam setiap hari mulai Mei 2025. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, dalam Diskusi Publik Forum Lintas Tokoh (FLT) Giliraja, Minggu 20 April 2025. “Alhamdulillah sudah ada kesepakatan dengan PLN. Bulan depan, insya Allah, […]

  • Penyambutan Kapolres Sumenep Baru AKBP Rivanda, diwarnai dengan Tradisi Pedang Pora hingga tari Muang sangkal. (Ist/Humas Polres Sumenep).

    AKBP Rivanda Resmi Pimpin Polres Sumenep, Disambut Hangat dengan Tradisi Adat

    • calendar_month Sel, 15 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 334
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Polres Sumenep menyambut Kapolres baru, AKBP Rivanda, dengan prosesi penuh kehormatan usai serah terima jabatan di Polda Jawa Timur. Penyambutan berlangsung di Mapolres Sumenep, Selasa (15/4/2025), dimulai dari gerbang utama. Kapolres baru disambut hangat dengan pengalungan bunga oleh polisi cilik, disusul tradisi Pedang Pora sebagai bentuk penghormatan institusi. Suasana kian sakral dengan […]

  • Ketupat, lambang saling memaafkan setelah hari kemenangan (satu bulan puasa).

    Makna Filosofis Ketupat dalam Budaya Jawa, Lebih dari Sekadar Hidangan Lebaran

    • calendar_month Sab, 5 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 346
    • 0Komentar

    SUMENEP (JARAK.co) – Ketupat, makanan khas yang identik dengan perayaan Idul Fitri, ternyata memiliki makna filosofis yang dalam dalam budaya Jawa. Istilah “ketupat” dalam bahasa Jawa disebut sebagai “kupat”, yang merupakan kependekan dari “ngaku lepat”. Dalam bahasa Indonesia, frasa ini berarti “mengaku salah” atau “mengaku dosa”. Tradisi ini mencerminkan momen saling memaafkan di hari kemenangan […]

expand_less