Breaking News
light_mode

WCD Sumenep Ajak Masyarakat Sadar Sampah Lewat Aksi Bersih Pantai

  • account_circle Agira Jie
  • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
  • visibility 232
  • comment 0 komentar

SUMENEP, (JARAK.co) – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan dalam peringatan World Cleanup Day (WCD) 2025. Tim WCD Sumenep bersama berbagai pihak melakukan aksi bersih sampah di Pantai Desa Dapenda, Kecamatan Kota Sumenep, Sabtu (20/9/2025).

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari peringatan WCD yang telah dimulai sejak 17 September melalui sosialisasi tentang Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R). Aksi bersih pertama berlangsung pada 19 September di sepanjang Jalan Lingkar Timur, berhasil mengangkut 2,2 ton sampah.

Hari kedua dilanjutkan dengan pembersihan di wilayah pesisir Desa Dapenda. Sebanyak 1,17 ton sampah berhasil dikumpulkan dari kawasan pantai. Aksi ini melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep, Pemerintah Desa Dapenda, TNI, SMP Binar, pemuda desa, serta komunitas lingkungan seperti Asa Sociopreneur dan Pokmaswas Reng Paseser.

Fendi Susanto, perwakilan pemuda Desa Dapenda, menyampaikan apresiasi atas kepedulian berbagai pihak yang turun langsung ke lapangan.

“Kami berterima kasih kepada tim WCD Sumenep dan seluruh kolaborator yang sudah hadir membantu membersihkan pantai kami. Ini sangat berarti bagi masyarakat Dapenda,” ujarnya.

Fendi menambahkan, aksi ini digelar di desanya karena dua alasan utama. “Pertama, masyarakat kami masih perlu meningkatkan kesadaran dalam mengelola sampah. Kedua, desa kami diproyeksikan sebagai Kampung Nelayan oleh pemerintah pusat. Karena itu, lingkungan harus bersih agar mendukung program tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Tim WCD Sumenep, Fadel, menegaskan bahwa aksi bersih pantai ini bukan hanya kegiatan simbolis, tetapi juga bentuk kepedulian bersama terhadap ekosistem pesisir.

“Kami ingin menumbuhkan kesadaran kolektif agar masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan, khususnya di wilayah pesisir. Ini langkah kecil, tapi penting untuk menjaga lingkungan,” tutur Fadel.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang ikut serta. “Terima kasih kepada DLH Sumenep, Pemerintah Desa Dapenda, SMP Binar, komunitas, dan para relawan. Semoga kegiatan ini membawa dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan kita,” pungkasnya. (*)

  • Penulis: Agira Jie
  • Editor: En A

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Foto Bersama FGD Bersama Paguyuban pengusaha Rokok Lokal beserta para ketua Asosiasi Media di Kabupaten Sumenep.

    Sinergi Pemkab Sumenep, Bea Cukai dan Media Dorong Legalitas Usaha Rokok Lokal Demi Ekonomi Madura Lewat FGD

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 536
    • 0Komentar

    SUMENEP, (Jarak.co) – Upaya mendorong legalitas dan kemandirian industri rokok lokal terus digalakkan di Kabupaten Sumenep. Forum Pimpinan Asosiasi Media (Forpam) menginisiasi Focus Group Discussion (FGD) bertempat di Pendopo Agung Keraton Sumenep, pada Kamis 17 Juli 2025. Dengan mengusung tema ‘Memperkuat Sinergi Pemerintah, Bea Cukai, dan Pers dalam Mendorong Legalitas Usaha Rokok Lokal di Sumenep’, […]

  • Barang Bukti yang diamankan. (Istimewa)

    Satresnarkoba Polres Sumenep Tangkap Dua Penyalahguna Sabu di Arjasa

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • account_circle En A
    • visibility 228
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sumenep kembali mencatat keberhasilan dalam upaya pemberantasan narkotika. Kali ini, dua orang terduga pelaku penyalahgunaan sabu diamankan dalam operasi yang berlangsung di Kecamatan Arjasa, Selasa pada 30 September 2025 dini hari sekitar pukul 03.15 WIB. Penangkapan dilakukan di sebuah gubuk di Dusun Rabe, Desa Angkatan. Dua pelaku […]

  • Flayer Madura Ethnic Carnival (MEC 2025).

    Madura Ethnic Carnival 2025 Resmi Diluncurkan, Usung Tema “Topeng” Sebagai Simbol Budaya

    • calendar_month Kam, 1 Mei 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 282
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) resmi meluncurkan Madura Ethnic Carnival (MEC) 2025 dengan mengusung tema “Topeng”, Kamis (1/5/2025). Peluncuran ini menjadi penanda dimulainya rangkaian kegiatan tahunan yang menampilkan kekayaan seni dan tradisi lokal Madura melalui karnaval kostum. MEC 2025 dijadwalkan akan digelar pada 20 September 2025, berlokasi di depan Labang Mesem, Keraton Sumenep. […]

  • Screenshoot video Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi saat menyampaikan siaran pers di akun YouTube PAN TV. (Istimewa)

    PAN Nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya dari DPR, Demi Jaga Marwah Partai

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle En A
    • visibility 292
    • 1Komentar

    JAKARTA, (JARAK.co) – Partai Amanat Nasional (PAN) resmi menonaktifkan dua kadernya yang duduk di kursi DPR RI, yakni Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio dan Surya Utama alias Uya Kuya. Penonaktifan ini berlaku mulai Senin, 1 September 2025. Keputusan tersebut diumumkan secara resmi melalui siaran pers yang ditandatangani Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan bersama Wakil […]

  • Aktivitas alat berat di area galian C dekat permukiman warga di Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep. (Istimewa)

    Galian C Kian Mengkhawatirkan, Warga Sentol Laok Dihantui Ancaman Longsor dan Dugaan Tambang Ilegal

    • calendar_month Sen, 4 Mei 2026
    • account_circle En A
    • visibility 66
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Penolakan warga terhadap aktivitas galian C di Dusun Tenggina, Desa Sentol Laok, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, terus menguat. Meski telah berlangsung sejak 2018, pengerukan tanah di lokasi tersebut justru semakin masif dan kini disebut telah menggunakan alat berat berupa excavator. Kedekatan lokasi tambang dengan permukiman menjadi persoalan paling krusial. Dengan jarak hanya […]

  • Ketupat, lambang saling memaafkan setelah hari kemenangan (satu bulan puasa).

    Ketupat, Budaya dan Kearifan Lokal

    • calendar_month Ming, 6 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 348
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK co) – Ketupat bukan sekadar hidangan lezat yang identik dengan perayaan Idulfitri. Lebih dari itu, ketupat adalah simbol budaya dan kearifan lokal masyarakat Indonesia yang sarat makna filosofis dan historis. Ketupat, yang terbuat dari beras dan dibungkus dengan anyaman daun kelapa muda (janur), memiliki sejarah panjang dalam tradisi Nusantara. Dalam budaya Jawa, ketupat […]

expand_less