Breaking News
light_mode

Menkes RI Gerak Cepat Tangani Campak di Sumenep, Fokus Imunisasi Massal Anak

  • account_circle JARAK.co
  • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
  • visibility 304
  • comment 0 komentar

SUMENEP, (JARAK.co) – Wabah campak di Kabupaten Sumenep kian meluas. Lebih dari 2.000 kasus telah dilaporkan dan puluhan anak meninggal dunia. Situasi darurat ini mendorong Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, turun langsung meninjau Sumenep pada Kamis (28/8/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Menkes menekankan percepatan imunisasi massal sebagai strategi utama untuk memutus rantai penularan. Targetnya, 70 ribu anak di Sumenep harus sudah divaksin dalam kurun waktu dua minggu.

“Kalau dalam dua minggu selesai, mudah-mudahan indikasi campak di Sumenep akan turun drastis,” ujar Budi Gunadi Sadikin di sela-sela peninjauan bersama Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Pihaknya mengingatkan, campak memiliki daya tular jauh lebih tinggi dibanding COVID-19. Jika COVID-19 rata-rata menularkan ke dua hingga tiga orang, maka satu penderita campak bisa menulari hingga 18 orang.

“Campak ini berbahaya karena sangat menular. Tapi sebenarnya bisa dicegah, karena vaksin tersedia dan terbukti efektif,” ujar dia menegaskan.

Menurut Budi, saat terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) campak, langkah pertama yang wajib dilakukan adalah imunisasi massal. Bila ditemukan satu kasus positif, vaksinasi harus segera digelar serentak di desa atau kecamatan sekitar pasien.

“Kalau ada satu kasus saja, minimal satu kecamatan langsung harus diimunisasi,” imbuhnya.

Selain Sumenep, Kemenkes juga menyiapkan langkah antisipasi di tiga kabupaten lain di Madura. Penguatan deteksi dini menjadi prioritas, dengan melibatkan masyarakat, keluarga, hingga Babinsa agar segera mengenali gejala demam dan ruam pada anak.

Untuk mempercepat diagnosis, Kemenkes merencanakan pembangunan laboratorium pemeriksaan campak di Madura. Dengan begitu, sampel tidak perlu lagi dikirim ke Surabaya.

“Kalau ada indikasi campak, cukup kirim ke Madura supaya hasil lebih cepat keluar,” jelas Budi.

Disisi lain, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyambut baik langkah pemerintah pusat. Ia menekankan pentingnya kerja bersama, terutama tenaga kesehatan di daratan maupun kepulauan.

“Seluruh tenaga kesehatan harus bergerak bersama memastikan anak-anak kita mendapatkan imunisasi. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab kita semua,” katanya.

Sebagai dukungan nyata, Kemenkes telah mengirim 11 ribu vial vaksin campak ke Madura. Dengan kapasitas satu vial untuk delapan anak, stok itu cukup untuk mencakup 80 ribu anak lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan di Sumenep.***

  • Penulis: JARAK.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan mahasiswa PMII Komisariat UNIJA menyampaikan orasi di atas mobil komando saat menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor BRI Cabang Sumenep, dikawal ketat aparat kepolisian. (Ist)

    Mahasiswa Turun Jalan, Tekan BRI Sumenep Tuntaskan Dugaan Penipuan dan Penggelapan

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle En A
    • visibility 149
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Puluhan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Sumenep, Kamis (23/4/2026). Aksi tersebut berlangsung memanas dan sempat diwarnai pembakaran ban di hadapan aparat kepolisian. Aksi dipimpin koordinator lapangan Ibnu Aljazari dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Wiraraja (UNIJA). Massa menuntut pihak bank bertanggung jawab atas […]

  • Potret salah satu pantai di Sumenep bayak dikunjungi wisatawan saat liburan hari raya ketupat. (Istimewa/Instagram @maduravacation)

    Libur Lebaran Ketupat, Wisata Sumenep Penuh Cerita dan Keceriaan

    • calendar_month Sab, 5 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 319
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Lebaran Ketupat memang selalu punya cerita sendiri di Madura, khususnya di Kabupaten Sumenep. Seminggu setelah Idulfitri, suasana kembali ramai, tapi bukan karena silaturahmi lagi—kali ini warga tumpah ruah di tempat-tempat wisata untuk merayakan momen spesial bersama keluarga. Pantai Lombang dan Pantai Slopeng jadi destinasi wajib. Dari pagi hari, deretan mobil dan motor […]

  • Situasi Kebakaran Sederet Toko di Utara Puskesmas Ganding. (Istimewa)

    Kebakaran Pagi Hari Gegerkan Warga Ganding, Sederet Toko Ludes Dilalap Api

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle En A
    • visibility 316
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Kebakaran hebat melanda deretan toko di kawasan utara Puskesmas Ganding, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, pada Kamis (23/10/2025) pagi. Api diketahui mulai berkobar sekitar pukul 06.30 WIB dan dengan cepat menjalar ke bangunan lain di lokasi padat aktivitas warga tersebut. Berdasarkan informasi di lapangan, sejumlah toko yang terbakar meliputi toko sembako, jamu, onderdil […]

  • FOTO: Tim World Cleanup Day (WCD) Sumenep bersama berbagai pihak melakukan aksi bersih sampah di Pantai Desa Dapenda, Kecamatan Kota Sumenep, Sabtu (20/9/2025).

    WCD Sumenep Ajak Masyarakat Sadar Sampah Lewat Aksi Bersih Pantai

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Agira Jie
    • visibility 281
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan dalam peringatan World Cleanup Day (WCD) 2025. Tim WCD Sumenep bersama berbagai pihak melakukan aksi bersih sampah di Pantai Desa Dapenda, Kecamatan Kota Sumenep, Sabtu (20/9/2025). Kegiatan ini merupakan rangkaian dari peringatan WCD yang telah dimulai sejak 17 September melalui sosialisasi tentang Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R). […]

  • FOTO: Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Edy Rasiyadi. (Foto: Istimewa)

    Pengangkatan PPPK Tahap 1 di Sumenep Tertunda, Pemkab Tunggu Kebijakan Pusat

    • calendar_month Rab, 12 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 291
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Proses pengangkatan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN), khususnya Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 1 di Kabupaten Sumenep, sebenarnya telah rampung sebelum Maret 2025. Saat ini, pemerintah daerah hanya menunggu penyerahan Surat Keputusan (SK) setelah mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Sekretaris […]

  • Masyarat Madura saat Toron (pulang kampung) melewati jembatan Suramadu. (Istimewa)

    Tradisi Toron: Momen Mudik Unik Masyarakat Madura

    • calendar_month Ming, 23 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 281
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Masyarakat Madura memiliki tradisi unik bernama Toron, yaitu kebiasaan pulang kampung secara massal menjelang bulan Ramadan atau setelah panen tembakau. Tradisi ini sudah berlangsung turun-temurun dan menjadi momen penting untuk bersilaturahmi serta menghormati leluhur. Toron berasal dari kata dalam bahasa Madura yang berarti “turun.” Tradisi ini mencerminkan eratnya hubungan perantau Madura dengan […]

expand_less