Breaking News
light_mode

Makanan Khas Sumenep yang Wajib Dicoba, Nomor 5 Bikin Tergoda

  • account_circle JARAK.co
  • calendar_month Kam, 13 Mar 2025
  • visibility 389
  • comment 0 komentar

SUMENEP (JARAK.co) – Sebuah kabupaten di ujung timur Madura, memiliki beragam makanan khas yang menggugah selera.

Dengan cita rasa yang khas dan harga yang minimalis, patut kiranya bagi pecinta kuliner untuk mencobanya.

Berikut beberapa makanan khas Sumenep yang patut dicoba:

Kaldu Kokot

Kaldu Kokot adalah sup berbahan dasar kacang hijau dan kikil sapi yang dimasak dengan bumbu khas Madura. Hidangan ini memiliki cita rasa gurih dengan tekstur kental, sering disajikan dengan lontong atau nasi.

Sate Lalat

Meskipun namanya unik, sate ini bukan terbuat dari lalat! Sate Lalat adalah sate daging sapi atau ayam yang dipotong kecil-kecil, lebih kecil dari sate biasa, lalu dibakar dan disajikan dengan bumbu kacang khas Madura.

Tajin Sobih

Tajin Sobih adalah bubur khas Sumenep yang memiliki cita rasa manis dan gurih. Terbuat dari ketan, santan, dan gula merah, makanan ini biasanya dijual pagi hari sebagai menu sarapan.

Lontong Campor

Mirip dengan lontong sayur, Lontong Campor berisi potongan lontong yang disiram kuah santan gurih dengan tambahan daging sapi, tauge, dan bumbu khas Madura.

Rujak Selingkuh

Rujak khas Sumenep ini disebut “selingkuh” karena merupakan perpaduan antara rujak cingur dan soto. Kuahnya kaya rempah dengan isian lontong, sayuran, dan daging sapi.

Topak Lodeh

Hidangan khas Lebaran di Sumenep ini berbentuk semacam gulai dengan kuah merah kental yang berisi daging sapi dan lontong. Cita rasanya kaya rempah dengan sentuhan pedas yang menggoda.

Makanan khas Sumenep ini tidak hanya lezat, tetapi juga mencerminkan kekayaan budaya Madura yang unik. Mana yang ingin kamu coba duluan?. ***

  • Penulis: JARAK.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Potret Polsek Dungkek, Polres Sumenep cek pekarangan warga sebagai bentuk dukungan ketahanan pangan nasional.

    Polsek Dungkek Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 419
    • 0Komentar

    SUMENEP (JARAK.co) – Polsek Dungkek, Polres Sumenep, mendukung program ketahanan pangan nasional dengan melakukan pengecekan rutin terhadap pekarangan warga. Kegiatan ini dipimpin oleh Kapolsek Dungkek, AKP Siswantoro, sebagai tindak lanjut arahan Ketua Satgas Ketahanan Pangan, Kombes Pol Ari Wibowo. Pengecekan dilakukan di rumah Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) “Srikandi”, Ibu Kitmaniyah, di Dusun Pabengkon, Desa […]

  • Kapolres Sumenep AKBP Rivanda bersama jajaran sowan ke Ponpes Al Amien, Prenduan, Sumenep. (Istimewa)

    Bangun Sinergi dengan Ulama, Kapolres Sumenep Sowan ke Ponpes Al-Amien Prenduan

    • calendar_month Rab, 30 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 424
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, Kecamatan Pragaan, Selasa siang 29 April 2025, kemarin. Kunjungan ini merupakan bentuk penghormatan kepada para ulama sekaligus upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan kalangan pesantren. Dalam kunjungan yang berlangsung dalam suasana hangat dan santai tersebut, Kapolres didampingi oleh sejumlah Pejabat […]

  • Ilustrasi 'Raja Buah' Durian yang menggugah Selera. (Istimewa)

    Filosofi Durian: Pelajaran Hidup dari Raja Buah

    • calendar_month Sel, 25 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 718
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Durian, yang dikenal sebagai “Raja Buah,” tidak hanya populer karena aromanya yang khas dan rasanya yang lezat, tetapi juga menyimpan filosofi kehidupan yang mendalam. Di balik kulit berdurinya, durian mengajarkan banyak nilai berharga yang dapat menjadi cerminan bagi kehidupan manusia. Kulit durian yang tajam melambangkan pentingnya memiliki batasan diri dan perlindungan dari […]

  • FOTO: Tim World Cleanup Day (WCD) Sumenep bersama berbagai pihak melakukan aksi bersih sampah di Pantai Desa Dapenda, Kecamatan Kota Sumenep, Sabtu (20/9/2025).

    WCD Sumenep Ajak Masyarakat Sadar Sampah Lewat Aksi Bersih Pantai

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Agira Jie
    • visibility 373
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan dalam peringatan World Cleanup Day (WCD) 2025. Tim WCD Sumenep bersama berbagai pihak melakukan aksi bersih sampah di Pantai Desa Dapenda, Kecamatan Kota Sumenep, Sabtu (20/9/2025). Kegiatan ini merupakan rangkaian dari peringatan WCD yang telah dimulai sejak 17 September melalui sosialisasi tentang Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R). […]

  • Kepala Dinas PMD Kabupaten Sumenep Anwar Syahroni Yusuf saat menjadi pembicara dalam dialog publik yang digelar Forum Lintas Tokoh Giliraja. Minggu (20 April 2025).

    Terang di Ujung Timur: Giliraja Siap Nikmati Listrik 12 Jam Mulai Mei

    • calendar_month Ming, 20 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 440
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Forum Lintas Tokoh (FLT) Giliraja menggelar diskusi publik bertajuk “Listrik Giliraja: Antara Terang dan Gelap”, Minggu 20 April 2025. Agenda ini menjadi ruang dialog terbuka antara warga, pemerintah daerah, dan PLN untuk mempercepat realisasi layanan listrik 12 jam di Pulau Giliraja. Diskusi selama dua jam ini menghadirkan empat narasumber yakni Wakil Bupati […]

  • Flayer Imbauan Kapolres Sumenep Waspada Campak. (Istimewa)

    Kapolres Sumenep Imbau Warga Waspada Campak, Tekankan Pentingnya Vaksinasi

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 397
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Kapolres Sumenep AKBP Rivanda mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit campak. Penyakit menular ini dianggap berbahaya karena cepat menyebar dan berpotensi memicu wabah bila tidak segera dicegah. Menurut Kapolres, masyarakat perlu mengenali gejala campak sejak dini agar bisa segera ditangani. Gejala umum yang sering muncul antara lain demam tinggi, batuk, pilek, […]

expand_less