Breaking News
light_mode

Sumur Bor di Sumenep Semburkan Air 20 Meter, Warga Dikejutkan Aroma Gas

  • account_circle JARAK.co
  • calendar_month Rab, 12 Mar 2025
  • visibility 343
  • comment 0 komentar

SUMENEP, (JARAK.co) – Warga Dusun Paojajar, Desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, dikejutkan oleh semburan air dari sumur bor yang mencapai ketinggian 15–20 meter.

Fenomena yang terjadi pada Selasa, 11 Maret 2025, sekitar pukul 06.00 WIB ini juga disertai aroma gas, meskipun tidak ada tanda-tanda nyala api. Semburan tersebut berasal dari sumur bor di lahan milik keluarga almarhum Sabura.

Pengeboran sumur telah dilakukan sejak Juni 2024 menggunakan alat bor milik Apel Suji. Sumur dengan kedalaman 56 meter ini bertujuan untuk pengairan sawah dan dibuat menggunakan 15 casing paralon berdiameter 4 inci.

Namun, pada Selasa pagi, warga terkejut saat sumur tersebut tiba-tiba menyemburkan air bertekanan tinggi dengan bau gas yang menyebar di sekitar lokasi.

Menanggapi kejadian ini, Kapolsek Pasongsongan IPTU Harianto bersama tiga personel Polsek dan anggota Koramil Pasongsongan mendatangi lokasi sekitar pukul 14.00 WIB untuk melakukan pemantauan dan memberikan imbauan kepada warga.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi sumur bor guna menghindari kemungkinan bahaya akibat adanya aroma gas yang tercium di sekitar area pengeboran,” ujar Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, dalam rilis resminya.

Hingga saat ini, pihak berwenang terus memantau situasi guna mengantisipasi potensi risiko dari semburan tersebut. Masyarakat diminta tetap waspada dan segera melaporkan jika ada perkembangan mencurigakan di lokasi kejadian. ***

  • Penulis: JARAK.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin bersama bupati Achmad Fauzi Wongsojudo tinjau langsung vaksin campak di Sumenep.

    Menkes RI Gerak Cepat Tangani Campak di Sumenep, Fokus Imunisasi Massal Anak

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 305
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Wabah campak di Kabupaten Sumenep kian meluas. Lebih dari 2.000 kasus telah dilaporkan dan puluhan anak meninggal dunia. Situasi darurat ini mendorong Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, turun langsung meninjau Sumenep pada Kamis (28/8/2025). Dalam kunjungan tersebut, Menkes menekankan percepatan imunisasi massal sebagai strategi utama untuk memutus rantai penularan. Targetnya, 70 […]

  • Ketua PWI Sumenep, Faisal Warid, saat menyerahkan piagam penghargaan kepada perwakilan SKK Migas–Kangean Energy Indonesia Ltd. (KEI), dalam kategori kepedulian terhadap lingkungan serta menjunjung keterbukaan informasi publik.

    Operasi Migas dan Kelestarian Lingkungan, KEI Raih Apresiasi di HUT ke-80 PWI

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle En A
    • visibility 182
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Isu keberlanjutan lingkungan dalam industri migas kembali menjadi sorotan pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang digelar di Universitas Bahauddin Mudhary (UNIBA) Madura, Senin (09/02/2026). Dalam momentum tersebut, SKK Migas–Kangean Energy Indonesia Ltd. (KEI) menerima penghargaan dari PWI Sumenep pada kategori Kontraktor Kontrak […]

  • Screenshot pengumuman Seleksi Komisi Informasi Kab. Sumenep 2025-2029.

    Rekrutmen Anggota Komisi Informasi Sumenep Resmi Dibuka, Gratis dan Transparan

    • calendar_month Jum, 18 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 371
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Tim Seleksi resmi membuka rekrutmen terbuka calon anggota Komisi Informasi periode 2025–2029. Proses ini merupakan bagian dari pelaksanaan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Ketua Tim Seleksi, Ferdiansyah Tetrajaya mengatakan bahwa rekrutmen ini bertujuan menjaring individu yang memiliki integritas, kapasitas, dan komitmen terhadap keterbukaan informasi. […]

  • Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) dan Wakil Bupati Sumenep Kiai Imam Hasyim mengajak puluhan anak yatim berbelanja pakaian lebaran bersama di toko DNR Collection, Jumat, 21 Maret 2025.

    Belanja Baju Lebaran, Cara KJS dan Wabup Sumenep Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim

    • calendar_month Sab, 22 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 356
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Sebagai upaya menebar kebahagiaan di Bulan Ramadan, Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) dan Wakil Bupati Sumenep Kiai Imam Hasyim mengajak puluhan anak yatim berbelanja pakaian lebaran bersama di toko DNR Collection, Jumat, 21 Maret 2025. Terlihat para anak yatim terlihat bahagia memilih pakaian yang mereka suka sambil lalu ditemani Wakil Bupati Sumenep serta […]

  • Foto: Flyer penutupan pendaftaran Madura Ethnic Carnival (MEC) 2025 yang diselenggarakan oleh Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS), 10 September 2025 pukul 00.00 WIB.

    96 Peserta dari Berbagai Daerah Siap Ramaikan MEC 2025 Sumenep

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Agira Jie
    • visibility 303
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Pendaftaran kompetisi kreasi kostum dan fashion show bertajuk Madura Ethnic Carnival (MEC) 2025 yang diselenggarakan oleh Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) secara resmi ditutup oleh panitia pada 10 September pukul 00.00 WIB. Data final yang disampaikan oleh ketua panitia pelaksana, Syamsuri, S.Pd, peserta yang mendaftar event MEC mencapai 96 orang dari berbagai kabupaten/kota […]

  • FOTO: Petugas Puskesmas Kangayan saat memberikan edukasi kepada warga tentang gejala penyakit difteri dan cara mencegahnya.

    Puskesmas Kangayan Imbau Warga Waspadai Penyakit Difteri

    • calendar_month Jum, 21 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 300
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Saat ini, di Kabupaten Sumenep sedang marak penyakit difteri, sekitar 6 kasus di awal tahun sudah ditemukan. Diketahui, penyakit difteri adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri difteri yang dapat menyerang semua usia dan mengakibatkan sesak nafas bahkan kematian. Cara penularannya melalui percikan ludah saat batuk, bersin dan berbicara, serta penggunaan alat makan […]

expand_less