Breaking News
light_mode

Skandal Kredit Fiktif Pensiunan di BRI Sumenep Terkuak, Oknum Teller Jadi Tersangka, Mahasiswa Turun ke Jalan

  • account_circle En A
  • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
  • visibility 8
  • comment 0 komentar

SUMENEP, (JARAK.co) – Dugaan penipuan dan penyalahgunaan wewenang yang menimpa seorang pensiunan di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Sumenep akhirnya mencuat ke ruang publik setelah bergulir selama beberapa tahun.

Kasus ini bermula pada 2018, ketika seorang pensiunan bernama Abdul Hamid diduga tidak pernah mengetahui adanya pengajuan pinjaman atas nama dirinya. Namun, secara tiba-tiba, muncul kredit dengan agunan Surat Keputusan (SK) pensiun yang nilainya mencapai Rp182 juta.

Kuasa hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Madani Putra, Bayu Eka Prasetyo, mengungkapkan bahwa terdapat indikasi kuat keterlibatan oknum internal bank. Seorang teller berinisial N diduga membuat surat kuasa tanpa persetujuan korban, yang kemudian digunakan sebagai dasar pencairan dana pinjaman.

“Klien kami tidak pernah merasa mengajukan pinjaman. Namun, dokumennya digunakan dan dana sudah dicairkan,” ujar Bayu.

Ia juga menyoroti sejumlah kejanggalan dalam prosedur administrasi kredit. Salah satunya terkait pengelolaan dokumen yang semestinya berada di bawah kewenangan Account Officer (AO), namun diduga tidak dijalankan sesuai standar operasional.

Perkembangan terbaru, perkara ini telah memasuki tahap lanjutan setelah berkas dinyatakan lengkap (P21). Oknum teller berinisial N kini telah ditahan oleh pihak kejaksaan dan menunggu proses persidangan.

Meski proses hukum berjalan, LBH Madani Putra menilai persoalan ini tidak cukup diselesaikan secara pidana semata. Mereka mendesak adanya pertanggungjawaban dari pihak manajemen internal bank atas dugaan kelalaian sistem.

Di sisi lain, Pimpinan BRI Cabang Sumenep, Ali Topan, menegaskan bahwa pihaknya akan mengikuti seluruh proses hukum yang berlaku.

“Kami patuh terhadap regulasi dan akan mengikuti setiap ketentuan yang ada. Kita tunggu saja hasil proses hukum di pengadilan,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Sebelumnya, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Wiraraja (UNIJA) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor BRI Cabang Sumenep.

Aksi yang dipimpin koordinator lapangan Ibnu Aljazari itu berlangsung memanas. Massa sempat membakar ban di depan kantor sebagai bentuk protes, dengan pengawalan aparat kepolisian.

Dalam orasinya, mahasiswa mendesak manajemen BRI tidak hanya menunggu putusan pengadilan, tetapi juga segera mengambil langkah tegas secara internal.

“Pimpinan cabang tidak boleh lepas tangan. Ada tanggung jawab etik dan administratif yang harus diselesaikan,” tegas Ibnu.

Selain itu, demonstran juga menilai respons pihak bank masih belum menunjukkan langkah konkret dalam menyikapi kasus yang dinilai merugikan nasabah tersebut.***

  • Penulis: En A
  • Editor: Agira Jie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemandangan Pulau Mandangin, Kabupaten Sampang dari atas udara. (Sumber Foto: @maduraholic)

    Mengenal Pulau Mandangin, Permata Tersembunyi di Madura

    • calendar_month Rab, 26 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 222
    • 0Komentar

    SAMPANG, (JARAK.co) – Pulau Mandangin merupakan salah satu pulau kecil yang terletak di wilayah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Pulau ini dikenal sebagai pulau berpenduduk dengan keunikan budaya dan kehidupan masyarakatnya yang khas. Pulau Mandangin berada sekitar 3 mil laut dari pesisir Sampang. Untuk mencapai pulau ini, pengunjung harus menyeberang menggunakan perahu motor dari Pelabuhan […]

  • Masyarat Madura saat Toron (pulang kampung) melewati jembatan Suramadu. (Istimewa)

    Tradisi Toron: Momen Mudik Unik Masyarakat Madura

    • calendar_month Ming, 23 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 178
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Masyarakat Madura memiliki tradisi unik bernama Toron, yaitu kebiasaan pulang kampung secara massal menjelang bulan Ramadan atau setelah panen tembakau. Tradisi ini sudah berlangsung turun-temurun dan menjadi momen penting untuk bersilaturahmi serta menghormati leluhur. Toron berasal dari kata dalam bahasa Madura yang berarti “turun.” Tradisi ini mencerminkan eratnya hubungan perantau Madura dengan […]

  • Seorang anak di jepang saat pergi sekolah sendiri tanpa ditemani orang tua. (Screenshoot video suasana anak di jepang pergi sekolah/ist)

    Belajar Kemandirian dari Sekolah Dasar di Jepang

    • calendar_month Kam, 17 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 235
    • 0Komentar

    NASIONAL, (JARAK.co) – Pernah lihat anak-anak di Jepang pulang sekolah jalan kaki sendiri? Buat sebagian orang Indonesia, itu mungkin tampak berbahaya atau tidak biasa. Tapi di Jepang, itu hal yang sangat umum, bahkan sudah jadi budaya. Anak-anak SD di Jepang terbiasa berangkat dan pulang sekolah sendiri, tanpa diantar atau dijemput. Mereka tahu rute jalan, tahu […]

  • Pengurus PABPDSI Kabupaten Sumenep saat menggelar kegiatan Ngobras Desa di Cafe Kanca Kona desa Babbalan. Jum'at, 14 Maret 2025.

    PABPDSI Sumenep Bekali BPD Maksimalkan Peran di Program Ketahanan Pangan

    • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 196
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Pengurus Daerah Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Sumenep menggelar kegiatan Ngobrol Santai Seputar Desa (Ngobras Desa) di Cafe Kanca Kona desa Babbalan Sumenep. Kegiatan ini diikuti oleh anggota BPD kabupaten Sumenep baik secara luring maupun daring. Jum’at, 14 Maret 2025. Ngobras Desa edisi VIII mengundang Mohammad Ilyas selaku […]

  • FOTO: Ketua DPP PDI Perjuangan, MH. Said Abdullah. (Ist/JARAK.co)

    Said Abdullah Tegaskan PDI Perjuangan Tak Akan Intervensi Kasus Hukum Bupati Ponorogo

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle Agira Jie
    • visibility 158
    • 0Komentar

    SURABAYA, (JARAK.co) – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, menegaskan bahwa partainya menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, yang dikabarkan terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT). Said menyatakan, PDI Perjuangan tidak akan melakukan intervensi terhadap langkah hukum yang ditempuh KPK dan mengajak semua […]

  • Tiga warga Tapakerbau Desa Gersik Putih, Gapura, Sumenep, saat memenuhi panggilan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim untuk memberikan keterangan terkait laut yang ber-SHM, didampingi penasihat hukum Gerakan Masyarakat Tolak Reklamasi (Gema Aksi), Marlaf Sucipto.

    Penyidikan SHM Laut di Sumenep, Polda Jatim Minta Keterangan Warga

    • calendar_month Sab, 12 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 176
    • 0Komentar

    SURABAYA, (JARAK.co) – Tim Penyidik Kasubdit II/Tipid Harda Bangtah, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim kini dalam tahap mengumpulkan bukti-bukti dan mencari tersangka melalui serangkaian penyidikan kasus penerbitan Sertipikat Hak Milik (SHM) di kawasan Pantai Dusun Tapakerbau, Desa Gersik Putih, Gapura, Sumenep. Polda Jatim sebelumnya memeriksa mantan kepala desa, kepala desa, mantan aparat desa Pemerintah […]

expand_less