Breaking News
light_mode

Pemkab Sumenep Gelar Operasi Pasar Murah

  • account_circle JARAK.co
  • calendar_month Kam, 13 Mar 2025
  • visibility 186
  • comment 0 komentar

SUMENEP, (JARAK.co) – Kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang dan selama bulan Ramadan menjadi permasalahan yang hampir selalu terjadi setiap tahun.

Fenomena ini disebabkan oleh meningkatnya permintaan masyarakat, distribusi barang yang terkadang terhambat, serta permainan harga oleh spekulan.

Untuk mengantisipasi dampak negatif dari lonjakan harga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali menggelar operasi pasar murah sebagai langkah strategis menjaga daya beli masyarakat.

Fenomena Kenaikan Harga dan Dampaknya pada Masyarakat

Setiap memasuki bulan puasa, harga sejumlah komoditas utama seperti beras, minyak goreng, gula, dan telur cenderung meningkat.

Kondisi ini semakin dirasakan oleh masyarakat berpenghasilan rendah yang harus mengalokasikan anggaran lebih besar untuk kebutuhan pokok mereka.

Windi, salah seorang warga yang berbelanja di operasi pasar murah yang digelar di sebelah timur Taman Potre Koning, menyampaikan bahwa program ini sangat membantu, meskipun selisih harga yang diberikan tidak terlalu besar.

“Harga-harga di pasar sedang naik, jadi operasi pasar ini sangat meringankan beban kami, meskipun hanya selisih dua atau tiga ribu rupiah dari harga biasanya,” ujarnya pada Kamis, 13 Maret 2025.

Bagi sebagian masyarakat, perbedaan harga tersebut cukup signifikan dalam mengatur pengeluaran, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil pasca pandemi.

Strategi Pemkab Sumenep dalam Menekan Lonjakan Harga

Kepala Badan Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sumenep, Dadang Dedi Iskandar, menegaskan bahwa operasi pasar murah merupakan langkah nyata untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias karena mereka membutuhkan harga yang lebih murah, terutama di bulan Ramadhan di mana kebutuhan dapur meningkat dibanding hari-hari biasa,” jelasnya.

Menurut Dadang, tanpa adanya intervensi pemerintah, lonjakan harga yang terus dibiarkan dapat menurunkan daya beli masyarakat. Dalam jangka panjang, hal ini berpotensi melemahkan perekonomian daerah dan memicu ketimpangan sosial yang lebih besar.

“Operasi pasar adalah salah satu cara efektif untuk menjaga keseimbangan antara permintaan dan ketersediaan barang, sekaligus mengurangi potensi spekulasi harga di pasar,” imbuhnya.

Komitmen Pemerintah dalam Menjaga Kesejahteraan Masyarakat

Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa operasi pasar ini bukan hanya sebatas agenda tahunan, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam memastikan kesejahteraan masyarakat, terutama di masa-masa krusial seperti bulan Ramadan.

“Kami berupaya semaksimal mungkin untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap terjangkau, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang tanpa terbebani kenaikan harga yang tidak terkendali,” tegasnya.

Lebih lanjut, Pemkab Sumenep mengimbau masyarakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying. Jika masyarakat berbelanja secara wajar, stok barang akan tetap terjaga, dan harga tidak akan mengalami kenaikan yang berlebihan.

Meskipun operasi pasar murah menjadi solusi jangka pendek dalam menekan harga, pemerintah perlu merancang kebijakan jangka panjang untuk mengatasi fluktuasi harga yang terus berulang setiap tahunnya. ***

  • Penulis: JARAK.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Raker JMSI Sumenep bertema “Meneguhkan Peran JMSI: Solidaritas Organisasi dan Kemandirian Media Siber di Mojokerto.

    JMSI Sumenep Teguhkan Komitmen Profesionalisme dan Kemandirian Media Lewat Raker di Mojokerto

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 162
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, (JARAK.co) – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Kerja (Raker) di Mojokerto, 12–14 Oktober 2025. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat arah organisasi serta meneguhkan komitmen terhadap profesionalisme dan kemandirian media siber. Raker bertema “Meneguhkan Peran JMSI: Solidaritas Organisasi dan Kemandirian Media Siber” itu diikuti oleh jajaran pengurus JMSI Sumenep […]

  • Flayer gelaran Haflatul Imtihan Ke-71 Sabilul Huda, Gadu Barat, Ganding, Sumenep.

    Haflatul Imtihan Ke-71 Sabilul Huda Siap Digelar Meriah, Hadirkan Lomba, Karnaval Budaya hingga Malam Puncak

    • calendar_month 17 jam yang lalu
    • account_circle En A
    • visibility 27
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Pondok Pesantren Hidayatul Ulum Yayasan Sabilul Huda, Gadu Barat, Ganding, Sumenep, akan menggelar rangkaian kegiatan Haflatul Imtihan Ke-71 Sabilul Huda pada Juni hingga Juli 2026. Agenda tahunan ini dipastikan berlangsung semarak dengan berbagai acara religi, pendidikan, seni, dan budaya yang terbuka untuk masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi keluarga besar pesantren […]

  • Momentum Pemkab Sumenep dan BAZNAS Gelar peringatan Isra’ Mi’raj dan Festival Kreasi 767 Anak Yatim di Pendopo Keraton. (Istimewa)

    Buka 110 Kalender Event 2026, Pemkab Sumenep dan BAZNAS Gelar Festival Kreasi 767 Anak Yatim di Pendopo Keraton

    • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
    • account_circle En A
    • visibility 136
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersama Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Sumenep menggelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan Festival Kreasi Anak Yatim di Pendopo Keraton Sumenep, Ahad (15/02/2026). Kegiatan tersebut menjadi pembuka resmi Kalender Event Pemerintah Kabupaten Sumenep Tahun 2026 yang menargetkan 110 agenda sepanjang tahun. Rangkaian event itu […]

  • Topeng Dalang Putera Sumekar bakal tampil di MEC 2025. (Istimewa)

    Madura Ethnic Carnival 2025 Angkat Tema Topeng, Ratusan Seniman Lokal Siap Meriahkan Sumenep

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • account_circle En A
    • visibility 201
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Madura Ethnic Carnival (MEC) 2025 akan kembali digelar pada Sabtu malam, 20 September, dengan menghadirkan kemeriahan budaya di depan Keraton Sumenep hingga Taman Bunga. Event tahunan yang selalu dinanti masyarakat ini menjadi ruang ekspresi sekaligus ajang kolaborasi seniman lokal. Sejumlah komunitas seni dan budaya Sumenep turut ambil bagian, di antaranya Madurock, Ethnic […]

  • Pesona alam yang luar biasa, Pantai Sembilan di Gili Genting (Foto: instaram@vechaatmadya)

    Menjelajah Sumenep: Surga Wisata di Ujung Timur Madura

    • calendar_month Kam, 13 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 180
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Sumenep, sebuah kabupaten yang terletak di ujung timur Pulau Madura, Jawa Timur, menawarkan berbagai destinasi wisata yang memukau. Dari keindahan alam hingga warisan budaya dan sejarah, Sumenep memiliki daya tarik yang patut untuk dieksplorasi. Berikut adalah beberapa tempat wisata utama di Sumenep yang layak untuk dikunjungi: Pulau Gili Labak Gili Labak adalah […]

  • Owner PT Empat Sekawan Mulia (ESM) H. Suhaydi, saat mendampingi tim Bea Cukai Madura usai proses pengecekan ekspor brand King Djava click blueberry, ke Malaysia. (Agira Jie/JARAK.co)

    Rokok King Djava Asal Pamekasan Tembus Pasar Malaysia

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle Agira Jie
    • visibility 319
    • 0Komentar

    PAMEKASAN, (JARAK.co) – PT Empat Sekawan Mulia (ESM) terus menunjukkan eksistensinya sebagai produsen rokok lokal asal Pamekasan, Madura, yang mampu bersaing di pasar internasional. Awal September 2025, perusahaan ini berhasil mengekspor produk andalannya, King Djava click blueberry, ke Malaysia. Pengiriman dilakukan dalam jumlah signifikan, yakni sebanyak 500 karton atau setara dengan 5 juta batang rokok. […]

expand_less