Breaking News
light_mode

Pemkab Sumenep Gelar Operasi Pasar Murah

  • account_circle JARAK.co
  • calendar_month Kam, 13 Mar 2025
  • visibility 300
  • comment 0 komentar

SUMENEP, (JARAK.co) – Kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang dan selama bulan Ramadan menjadi permasalahan yang hampir selalu terjadi setiap tahun.

Fenomena ini disebabkan oleh meningkatnya permintaan masyarakat, distribusi barang yang terkadang terhambat, serta permainan harga oleh spekulan.

Untuk mengantisipasi dampak negatif dari lonjakan harga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali menggelar operasi pasar murah sebagai langkah strategis menjaga daya beli masyarakat.

Fenomena Kenaikan Harga dan Dampaknya pada Masyarakat

Setiap memasuki bulan puasa, harga sejumlah komoditas utama seperti beras, minyak goreng, gula, dan telur cenderung meningkat.

Kondisi ini semakin dirasakan oleh masyarakat berpenghasilan rendah yang harus mengalokasikan anggaran lebih besar untuk kebutuhan pokok mereka.

Windi, salah seorang warga yang berbelanja di operasi pasar murah yang digelar di sebelah timur Taman Potre Koning, menyampaikan bahwa program ini sangat membantu, meskipun selisih harga yang diberikan tidak terlalu besar.

“Harga-harga di pasar sedang naik, jadi operasi pasar ini sangat meringankan beban kami, meskipun hanya selisih dua atau tiga ribu rupiah dari harga biasanya,” ujarnya pada Kamis, 13 Maret 2025.

Bagi sebagian masyarakat, perbedaan harga tersebut cukup signifikan dalam mengatur pengeluaran, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil pasca pandemi.

Strategi Pemkab Sumenep dalam Menekan Lonjakan Harga

Kepala Badan Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sumenep, Dadang Dedi Iskandar, menegaskan bahwa operasi pasar murah merupakan langkah nyata untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias karena mereka membutuhkan harga yang lebih murah, terutama di bulan Ramadhan di mana kebutuhan dapur meningkat dibanding hari-hari biasa,” jelasnya.

Menurut Dadang, tanpa adanya intervensi pemerintah, lonjakan harga yang terus dibiarkan dapat menurunkan daya beli masyarakat. Dalam jangka panjang, hal ini berpotensi melemahkan perekonomian daerah dan memicu ketimpangan sosial yang lebih besar.

“Operasi pasar adalah salah satu cara efektif untuk menjaga keseimbangan antara permintaan dan ketersediaan barang, sekaligus mengurangi potensi spekulasi harga di pasar,” imbuhnya.

Komitmen Pemerintah dalam Menjaga Kesejahteraan Masyarakat

Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa operasi pasar ini bukan hanya sebatas agenda tahunan, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam memastikan kesejahteraan masyarakat, terutama di masa-masa krusial seperti bulan Ramadan.

“Kami berupaya semaksimal mungkin untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap terjangkau, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang tanpa terbebani kenaikan harga yang tidak terkendali,” tegasnya.

Lebih lanjut, Pemkab Sumenep mengimbau masyarakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying. Jika masyarakat berbelanja secara wajar, stok barang akan tetap terjaga, dan harga tidak akan mengalami kenaikan yang berlebihan.

Meskipun operasi pasar murah menjadi solusi jangka pendek dalam menekan harga, pemerintah perlu merancang kebijakan jangka panjang untuk mengatasi fluktuasi harga yang terus berulang setiap tahunnya. ***

  • Penulis: JARAK.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FOTO: Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Timur XI, MH. Said Abdullah, menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan. Sabtu (6/9/2025), di ruang pertemuan Arya Wiraraja, Hotel de Baghraf Sumenep. (Ist/JARAK.co)

    Sosialisasi Empat Pilar di Sumenep, Said Abdullah: Pemuda Harus Jaga Kebhinekaan dan Persatuan Bangsa

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Agira Jie
    • visibility 331
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Pemuda dan mahasiswa di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mendapat dorongan untuk menjadi agen perubahan bangsa melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan. Acara tersebut digelar Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Timur XI, MH. Said Abdullah, pada Sabtu (6/9/2025), di ruang pertemuan Arya Wiraraja, Hotel de Baghraf Sumenep. Kegiatan dibuka oleh […]

  • Bupati Achmad Fauzi Wongaojudo saat menyerahkan bantuan buku secara simbolis kepada DPC PWRI Sumenep sebagai dukungan penguatan literasi masyarakat.

    Bupati Fauzi Tegaskan Literasi Tanggung Jawab Bersama, Pers Diminta Aktif Menjangkau Desa

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle En A
    • visibility 201
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa penguatan literasi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, keterlibatan seluruh elemen, termasuk insan pers dan pelaku media, sangat dibutuhkan agar gerakan literasi menjangkau masyarakat hingga ke pelosok desa. “Literasi di Kabupaten Sumenep ini seharusnya menjadi tugas bersama, terlebih insan pers dan […]

  • Menebar Berkah, Mencerahkan Generasi Ala PWRI Sumenep di Bulan Ramadan

    Menebar Berkah, Mencerahkan Generasi Ala PWRI Sumenep di Bulan Ramadan

    • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 294
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Sumenep kembali mengadakan kegiatan sosial dan edukatif bertajuk “Menebar Berkah, Mencerahkan Generasi” pada Sabtu, 15 Maret 2025. Acara ini menggabungkan dua agenda utama, yaitu pelatihan jurnalistik di Aula Jhâghâ Tembâ, Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura, serta pembagian voucher takjil di Taman Tajamara […]

  • Diskusi Publik Forum Lintas Tokoh (FLT) Giliraja, Minggu (20/4/2025).

    Langkah Nyata Pemkab Sumenep: Giliraja Terang 12 Jam

    • calendar_month Ming, 20 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 327
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Warga Pulau Giliraja, Kabupaten Sumenep, Madura, akhirnya akan menikmati layanan listrik selama 12 jam setiap hari mulai Mei 2025. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, dalam Diskusi Publik Forum Lintas Tokoh (FLT) Giliraja, Minggu 20 April 2025. “Alhamdulillah sudah ada kesepakatan dengan PLN. Bulan depan, insya Allah, […]

  • Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda silaturahmi ke Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumenep. (Istimewa)

    Pererat Sinergi Ulama dan Polisi, Kapolres Sumenep Sowan ke Ketua MUI

    • calendar_month Rab, 30 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 340
    • 0Komentar

    SUMENEP (JARAK.co) – Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda melakukan silaturahmi ke Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumenep, KH. Moh. Shaleh Abdurahman, pada Selasa (29/4/2025), kemarin. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan di kediaman Ketua MUI. Dalam kunjungan tersebut, Kapolres didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Sumenep. Baca Juga: AKBP Rivanda Resmi Pimpin Polres Sumenep, […]

  • Aksi sosial DPD NasDem Sumenep di HUT-14 partai NasDem. (Istimewa)

    HUT ke-14, DPD NasDem Sumenep Tebar Kepedulian Lewat Aksi Sosial

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle En A
    • visibility 262
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Partai NasDem, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem Kabupaten Sumenep di bawah kepemimpinan Ketua Akis Jasuli menggelar sejumlah kegiatan sosial sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat. Puncak peringatan HUT kali ini diisi dengan pembagian ratusan paket sembako kepada keluarga kurang mampu di berbagai wilayah Kabupaten […]

expand_less