Breaking News
light_mode

Pemkab Sumenep Gelar Operasi Pasar Murah

  • account_circle JARAK.co
  • calendar_month Kam, 13 Mar 2025
  • visibility 245
  • comment 0 komentar

SUMENEP, (JARAK.co) – Kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang dan selama bulan Ramadan menjadi permasalahan yang hampir selalu terjadi setiap tahun.

Fenomena ini disebabkan oleh meningkatnya permintaan masyarakat, distribusi barang yang terkadang terhambat, serta permainan harga oleh spekulan.

Untuk mengantisipasi dampak negatif dari lonjakan harga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali menggelar operasi pasar murah sebagai langkah strategis menjaga daya beli masyarakat.

Fenomena Kenaikan Harga dan Dampaknya pada Masyarakat

Setiap memasuki bulan puasa, harga sejumlah komoditas utama seperti beras, minyak goreng, gula, dan telur cenderung meningkat.

Kondisi ini semakin dirasakan oleh masyarakat berpenghasilan rendah yang harus mengalokasikan anggaran lebih besar untuk kebutuhan pokok mereka.

Windi, salah seorang warga yang berbelanja di operasi pasar murah yang digelar di sebelah timur Taman Potre Koning, menyampaikan bahwa program ini sangat membantu, meskipun selisih harga yang diberikan tidak terlalu besar.

“Harga-harga di pasar sedang naik, jadi operasi pasar ini sangat meringankan beban kami, meskipun hanya selisih dua atau tiga ribu rupiah dari harga biasanya,” ujarnya pada Kamis, 13 Maret 2025.

Bagi sebagian masyarakat, perbedaan harga tersebut cukup signifikan dalam mengatur pengeluaran, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil pasca pandemi.

Strategi Pemkab Sumenep dalam Menekan Lonjakan Harga

Kepala Badan Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sumenep, Dadang Dedi Iskandar, menegaskan bahwa operasi pasar murah merupakan langkah nyata untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias karena mereka membutuhkan harga yang lebih murah, terutama di bulan Ramadhan di mana kebutuhan dapur meningkat dibanding hari-hari biasa,” jelasnya.

Menurut Dadang, tanpa adanya intervensi pemerintah, lonjakan harga yang terus dibiarkan dapat menurunkan daya beli masyarakat. Dalam jangka panjang, hal ini berpotensi melemahkan perekonomian daerah dan memicu ketimpangan sosial yang lebih besar.

“Operasi pasar adalah salah satu cara efektif untuk menjaga keseimbangan antara permintaan dan ketersediaan barang, sekaligus mengurangi potensi spekulasi harga di pasar,” imbuhnya.

Komitmen Pemerintah dalam Menjaga Kesejahteraan Masyarakat

Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa operasi pasar ini bukan hanya sebatas agenda tahunan, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam memastikan kesejahteraan masyarakat, terutama di masa-masa krusial seperti bulan Ramadan.

“Kami berupaya semaksimal mungkin untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap terjangkau, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang tanpa terbebani kenaikan harga yang tidak terkendali,” tegasnya.

Lebih lanjut, Pemkab Sumenep mengimbau masyarakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying. Jika masyarakat berbelanja secara wajar, stok barang akan tetap terjaga, dan harga tidak akan mengalami kenaikan yang berlebihan.

Meskipun operasi pasar murah menjadi solusi jangka pendek dalam menekan harga, pemerintah perlu merancang kebijakan jangka panjang untuk mengatasi fluktuasi harga yang terus berulang setiap tahunnya. ***

  • Penulis: JARAK.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Screenshoot video Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi saat menyampaikan siaran pers di akun YouTube PAN TV. (Istimewa)

    PAN Nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya dari DPR, Demi Jaga Marwah Partai

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle En A
    • visibility 293
    • 1Komentar

    JAKARTA, (JARAK.co) – Partai Amanat Nasional (PAN) resmi menonaktifkan dua kadernya yang duduk di kursi DPR RI, yakni Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio dan Surya Utama alias Uya Kuya. Penonaktifan ini berlaku mulai Senin, 1 September 2025. Keputusan tersebut diumumkan secara resmi melalui siaran pers yang ditandatangani Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan bersama Wakil […]

  • Tersangka kasus penipuan dan/atau penggelapan berinisial AMK (51) diamankan Polres Sumenep. (Humas Polres Sumenep/istimewa)

    Polres Sumenep Ungkap Penipuan Dana Bantuan Pendidikan Rp948 Juta, Satu Tersangka Ditahan

    • calendar_month Jum, 2 Mei 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 235
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur, berhasil mengungkap kasus penipuan dan/atau penggelapan dengan kerugian mencapai Rp948 juta. Dalam kasus ini, seorang tersangka berinisial AMK (51), warga Jalan Permata Selong, Desa Gunung Sekar, Kecamatan Kota Sampang, Kabupaten Sampang, telah diamankan dan kini menjalani proses hukum. Tersangka diduga melakukan penipuan dengan […]

  • FOTO: Tim World Cleanup Day (WCD) Sumenep bersama berbagai pihak melakukan aksi bersih sampah di Pantai Desa Dapenda, Kecamatan Kota Sumenep, Sabtu (20/9/2025).

    WCD Sumenep Ajak Masyarakat Sadar Sampah Lewat Aksi Bersih Pantai

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Agira Jie
    • visibility 232
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan dalam peringatan World Cleanup Day (WCD) 2025. Tim WCD Sumenep bersama berbagai pihak melakukan aksi bersih sampah di Pantai Desa Dapenda, Kecamatan Kota Sumenep, Sabtu (20/9/2025). Kegiatan ini merupakan rangkaian dari peringatan WCD yang telah dimulai sejak 17 September melalui sosialisasi tentang Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R). […]

  • FOTO: Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, MH Said Abdullah. (Ist/JARAK.co)

    Ketua Banggar DPR RI Sebut Tunjangan Perumahan Lebih Efisien daripada Rehab RJA Ratusan Miliar

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Jaja Ahmad Sandinata
    • visibility 238
    • 0Komentar

    JAKARTA, (JARAK.co) – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, MH Said Abdullah, menilai pemberian tunjangan perumahan sebesar Rp50 juta per bulan bagi anggota DPR jauh lebih efisien ketimbang mempertahankan rumah jabatan anggota (RJA). Menurut Said, biaya rehabilitasi dan perawatan RJA justru menguras anggaran hingga ratusan miliar rupiah setiap tahun. “Lebih baik tunjangan perumahan daripada harus […]

  • Pengurus JMSI Jatim Periode 2025-2030 saat kunjungi kepala dinas pendidikan Jawa Timur. Foto: Istimewa

    Kadisdik Jatim Dorong JMSI Jadi Mitra Strategis Pendidikan dan Kepentingan Publik

    • calendar_month Jum, 29 Mei 2026
    • account_circle En A
    • visibility 14
    • 0Komentar

    SURABAYA, (JARAK.co) – Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, memberikan apresiasi terhadap langkah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Jawa Timur yang akan menggelar pelantikan pengurus periode 2025–2030 sekaligus forum diskusi kelompok terarah (FGD) bertema “Media Pers Profesional Melindungi Kepentingan Publik”. Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung di Grand Mercure Surabaya pada 10 Juni 2026 mendatang. […]

  • Ketupat, lambang saling memaafkan setelah hari kemenangan (satu bulan puasa).

    Ketupat, Budaya dan Kearifan Lokal

    • calendar_month Ming, 6 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 349
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK co) – Ketupat bukan sekadar hidangan lezat yang identik dengan perayaan Idulfitri. Lebih dari itu, ketupat adalah simbol budaya dan kearifan lokal masyarakat Indonesia yang sarat makna filosofis dan historis. Ketupat, yang terbuat dari beras dan dibungkus dengan anyaman daun kelapa muda (janur), memiliki sejarah panjang dalam tradisi Nusantara. Dalam budaya Jawa, ketupat […]

expand_less