Breaking News
light_mode

Kapolres Sumenep Imbau Warga Waspada Campak, Tekankan Pentingnya Vaksinasi

  • account_circle JARAK.co
  • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
  • visibility 399
  • comment 0 komentar

SUMENEP, (JARAK.co) – Kapolres Sumenep AKBP Rivanda mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit campak. Penyakit menular ini dianggap berbahaya karena cepat menyebar dan berpotensi memicu wabah bila tidak segera dicegah.

Menurut Kapolres, masyarakat perlu mengenali gejala campak sejak dini agar bisa segera ditangani. Gejala umum yang sering muncul antara lain demam tinggi, batuk, pilek, diare, mata merah, serta ruam pada kulit.

“Kesadaran mengenali gejala awal sangat penting, supaya penderita campak bisa segera mendapatkan penanganan medis yang tepat,” ujar AKBP Rivanda.

Ia menambahkan, campak dapat menular bahkan sebelum ruam kulit muncul. Penularan terjadi melalui udara, percikan batuk atau bersin, hingga kontak langsung dengan penderita maupun benda yang sudah terkontaminasi.

“Karena penyebarannya sangat cepat, kita harus waspada agar campak tidak berkembang menjadi wabah,” tegasnya.

Sebagai langkah pencegahan, Kapolres menekankan pentingnya vaksinasi MR/MMR yang terbukti efektif memberikan perlindungan.

“Kami mengajak masyarakat Sumenep untuk menjaga kesehatan dengan melakukan vaksinasi, mengenali gejala sejak dini, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” tambahnya.

Melalui imbauan ini, Polres Sumenep berharap warga semakin peduli dan berperan aktif dalam mencegah penyebaran campak.

“Bersama kita bisa mencegah campak, melindungi generasi, dan mewujudkan masyarakat Sumenep yang sehat serta tangguh,” pungkas Kapolres.

Sekedar informasi, data terbaru dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep per Rabu (27/8/2025) mencatat 2.321 kasus campak telah ditemukan di wilayah tersebut.

Sementara itu, 16.242 anak telah mendapatkan vaksin campak sebagai bagian dari upaya penanggulangan.

Hingga Kamis (28/8/2025), sebanyak 20 anak dilaporkan meninggal dunia akibat campak.***

  • Penulis: JARAK.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarat Madura saat Toron (pulang kampung) melewati jembatan Suramadu. (Istimewa)

    Tradisi Toron: Momen Mudik Unik Masyarakat Madura

    • calendar_month Ming, 23 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 393
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Masyarakat Madura memiliki tradisi unik bernama Toron, yaitu kebiasaan pulang kampung secara massal menjelang bulan Ramadan atau setelah panen tembakau. Tradisi ini sudah berlangsung turun-temurun dan menjadi momen penting untuk bersilaturahmi serta menghormati leluhur. Toron berasal dari kata dalam bahasa Madura yang berarti “turun.” Tradisi ini mencerminkan eratnya hubungan perantau Madura dengan […]

  • Barang bukti yang diamankan Satresnarkoba Polres Sumenep.

    Satresnarkoba Polres Sumenep Tangkap Pengedar Sabu, Amankan 1,82 Gram Barang Bukti

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 478
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sumenep kembali menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Kali ini, seorang pria berinisial FB (41), warga Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, berhasil diamankan dengan barang bukti sabu seberat 1,82 gram. Penangkapan dilakukan pada Jumat (14/3/2025) sekitar pukul 01.30 WIB di depan rumah tersangka. Operasi yang dipimpin langsung […]

  • Potret Polsek Dungkek, Polres Sumenep cek pekarangan warga sebagai bentuk dukungan ketahanan pangan nasional.

    Polsek Dungkek Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 421
    • 0Komentar

    SUMENEP (JARAK.co) – Polsek Dungkek, Polres Sumenep, mendukung program ketahanan pangan nasional dengan melakukan pengecekan rutin terhadap pekarangan warga. Kegiatan ini dipimpin oleh Kapolsek Dungkek, AKP Siswantoro, sebagai tindak lanjut arahan Ketua Satgas Ketahanan Pangan, Kombes Pol Ari Wibowo. Pengecekan dilakukan di rumah Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) “Srikandi”, Ibu Kitmaniyah, di Dusun Pabengkon, Desa […]

  • Calon Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur, Maksudi

    Begini Gagasan Transformasi PMII Jatim ala Maksudi

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 473
    • 0Komentar

      SUMENEP, (JARAK.co) – Calon Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur, Maksudi, menawarkan gagasan baru untuk arah gerakan PMII: Equilibrium Sosial-Inklusif. Gagasan ini lahir dari keprihatinannya terhadap menguatnya polarisasi sosial, rendahnya literasi digital, serta lemahnya integrasi antara keislaman, keindonesiaan, dan keilmuan di tubuh PMII. Konsep tersebut menggabungkan teori ekonomi […]

  • Aksi Penanaman 1.500 bibit mangrove di kawasan pesisir Pantai Matahari, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto Oleh JMSI Sumenep.

    Dari Lobuk, JMSI Sumenep Tanam Mangrove untuk Masa Depan Pesisir

    • calendar_month Jum, 28 Agu 2026
    • account_circle En
    • visibility 90
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Sumenep menunjukkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan melalui aksi penanaman 1.500 bibit mangrove di kawasan pesisir Pantai Matahari, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Jumat (28/8/2026). Kegiatan bertajuk “JMSI Peduli Lingkungan: Pers Menjaga Pesisir untuk Masa Depan Sumenep” tersebut menjadi bagian dari upaya JMSI Sumenep mendorong kepedulian terhadap kawasan […]

  • Direktur Rumah Institute, Irwan Hidayat.

    Rumah Institute: Pengusutan Dugaan Korupsi di Lingkungan Jampidsus Jadi Ujian Supremasi Hukum

    • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
    • account_circle En A
    • visibility 154
    • 0Komentar

    JAKARTA, (JARAK.co) – Direktur Rumah Institute, Irwan Hidayat, menegaskan bahwa mencuatnya dugaan tindak pidana korupsi yang menyeret lingkungan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) harus menjadi momentum untuk membuktikan bahwa penegakan hukum di Indonesia berjalan secara adil dan tanpa pandang bulu. Menurutnya, setiap dugaan tindak pidana yang telah ditindaklanjuti aparat penegak hukum wajib diproses […]

expand_less