Breaking News
light_mode

Pemkab Sumenep Gelar Operasi Pasar Murah

  • account_circle JARAK.co
  • calendar_month Kam, 13 Mar 2025
  • visibility 187
  • comment 0 komentar

SUMENEP, (JARAK.co) – Kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang dan selama bulan Ramadan menjadi permasalahan yang hampir selalu terjadi setiap tahun.

Fenomena ini disebabkan oleh meningkatnya permintaan masyarakat, distribusi barang yang terkadang terhambat, serta permainan harga oleh spekulan.

Untuk mengantisipasi dampak negatif dari lonjakan harga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali menggelar operasi pasar murah sebagai langkah strategis menjaga daya beli masyarakat.

Fenomena Kenaikan Harga dan Dampaknya pada Masyarakat

Setiap memasuki bulan puasa, harga sejumlah komoditas utama seperti beras, minyak goreng, gula, dan telur cenderung meningkat.

Kondisi ini semakin dirasakan oleh masyarakat berpenghasilan rendah yang harus mengalokasikan anggaran lebih besar untuk kebutuhan pokok mereka.

Windi, salah seorang warga yang berbelanja di operasi pasar murah yang digelar di sebelah timur Taman Potre Koning, menyampaikan bahwa program ini sangat membantu, meskipun selisih harga yang diberikan tidak terlalu besar.

“Harga-harga di pasar sedang naik, jadi operasi pasar ini sangat meringankan beban kami, meskipun hanya selisih dua atau tiga ribu rupiah dari harga biasanya,” ujarnya pada Kamis, 13 Maret 2025.

Bagi sebagian masyarakat, perbedaan harga tersebut cukup signifikan dalam mengatur pengeluaran, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil pasca pandemi.

Strategi Pemkab Sumenep dalam Menekan Lonjakan Harga

Kepala Badan Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sumenep, Dadang Dedi Iskandar, menegaskan bahwa operasi pasar murah merupakan langkah nyata untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias karena mereka membutuhkan harga yang lebih murah, terutama di bulan Ramadhan di mana kebutuhan dapur meningkat dibanding hari-hari biasa,” jelasnya.

Menurut Dadang, tanpa adanya intervensi pemerintah, lonjakan harga yang terus dibiarkan dapat menurunkan daya beli masyarakat. Dalam jangka panjang, hal ini berpotensi melemahkan perekonomian daerah dan memicu ketimpangan sosial yang lebih besar.

“Operasi pasar adalah salah satu cara efektif untuk menjaga keseimbangan antara permintaan dan ketersediaan barang, sekaligus mengurangi potensi spekulasi harga di pasar,” imbuhnya.

Komitmen Pemerintah dalam Menjaga Kesejahteraan Masyarakat

Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa operasi pasar ini bukan hanya sebatas agenda tahunan, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam memastikan kesejahteraan masyarakat, terutama di masa-masa krusial seperti bulan Ramadan.

“Kami berupaya semaksimal mungkin untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap terjangkau, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang tanpa terbebani kenaikan harga yang tidak terkendali,” tegasnya.

Lebih lanjut, Pemkab Sumenep mengimbau masyarakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying. Jika masyarakat berbelanja secara wajar, stok barang akan tetap terjaga, dan harga tidak akan mengalami kenaikan yang berlebihan.

Meskipun operasi pasar murah menjadi solusi jangka pendek dalam menekan harga, pemerintah perlu merancang kebijakan jangka panjang untuk mengatasi fluktuasi harga yang terus berulang setiap tahunnya. ***

  • Penulis: JARAK.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Potret Polsek Dungkek, Polres Sumenep cek pekarangan warga sebagai bentuk dukungan ketahanan pangan nasional.

    Polsek Dungkek Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 193
    • 0Komentar

    SUMENEP (JARAK.co) – Polsek Dungkek, Polres Sumenep, mendukung program ketahanan pangan nasional dengan melakukan pengecekan rutin terhadap pekarangan warga. Kegiatan ini dipimpin oleh Kapolsek Dungkek, AKP Siswantoro, sebagai tindak lanjut arahan Ketua Satgas Ketahanan Pangan, Kombes Pol Ari Wibowo. Pengecekan dilakukan di rumah Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) “Srikandi”, Ibu Kitmaniyah, di Dusun Pabengkon, Desa […]

  • Ketua Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Sumenep, Rusydiyono (kemeja putih) dalam acara penutupan Pelatihan Jurnalistik di UNIBA Madura.

    Ketua DPC PWRI Ajak Wartawan Sumenep Bersatu Jaga Independensi Pers

    • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 175
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Ketua Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Sumenep, Rusydiyono, mengajak seluruh asosiasi wartawan di Kota Keris untuk bersatu demi menjaga independensi dan kualitas pers yang sehat. Menurut Rusydiyono, atau yang akrab disapa Mas Yon, kekompakan antar asosiasi wartawan dan media sangat penting untuk mencegah praktik yang melanggar kode etik jurnalistik. “Dengan segala […]

  • Flayer Madura Ethnic Carnival (MEC 2025).

    Madura Ethnic Carnival 2025 Resmi Diluncurkan, Usung Tema “Topeng” Sebagai Simbol Budaya

    • calendar_month Kam, 1 Mei 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 222
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) resmi meluncurkan Madura Ethnic Carnival (MEC) 2025 dengan mengusung tema “Topeng”, Kamis (1/5/2025). Peluncuran ini menjadi penanda dimulainya rangkaian kegiatan tahunan yang menampilkan kekayaan seni dan tradisi lokal Madura melalui karnaval kostum. MEC 2025 dijadwalkan akan digelar pada 20 September 2025, berlokasi di depan Labang Mesem, Keraton Sumenep. […]

  • FOTO: Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, MH Said Abdullah. (Ist/JARAK.co)

    Ketua Banggar DPR RI Usulkan Kantin Sekolah Jadi Dapur MBG, Kurangi Beban Berat SPPG

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 186
    • 0Komentar

    JAKARTA, (JARAK.co) – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, MH Said Abdullah, menilai pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) perlu ditata ulang agar lebih efektif. Menurutnya, beban Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang harus menyiapkan hingga 3.000 porsi makanan setiap hari terlalu berat dan berisiko pada kualitas layanan. Sebagai solusi, Said mengusulkan agar dapur MBG […]

  • Momentum Pemkab Sumenep dan BAZNAS Gelar peringatan Isra’ Mi’raj dan Festival Kreasi 767 Anak Yatim di Pendopo Keraton. (Istimewa)

    Buka 110 Kalender Event 2026, Pemkab Sumenep dan BAZNAS Gelar Festival Kreasi 767 Anak Yatim di Pendopo Keraton

    • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
    • account_circle En A
    • visibility 136
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersama Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Sumenep menggelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan Festival Kreasi Anak Yatim di Pendopo Keraton Sumenep, Ahad (15/02/2026). Kegiatan tersebut menjadi pembuka resmi Kalender Event Pemerintah Kabupaten Sumenep Tahun 2026 yang menargetkan 110 agenda sepanjang tahun. Rangkaian event itu […]

  • DPD KNPI Sumenep bersama Kapolres Sumenep AKBP Rivanda dalam agenda Kolaborasi untuk Stabilitas dan Peran Strategis Pemuda.

    Sinergi Pemuda dan Polisi: KNPI Sumenep Sambangi Markas Polres

    • calendar_month Sel, 3 Jun 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 267
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Sumenep melakukan kunjungan silaturahmi ke Markas Polres Sumenep pada Selasa (3/6/2025). Silaturrahmi ini sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama kelembagaan dan mendorong sinergi lintas sektor. Kedatangan jajaran DPD KNPI disambut langsung oleh Kapolres Sumenep yang baru, AKBP Rivanda. Pertemuan berlangsung hangat […]

expand_less