Breaking News
light_mode

Dari Lobuk, JMSI Sumenep Tanam Mangrove untuk Masa Depan Pesisir

  • account_circle En
  • calendar_month Jum, 28 Agu 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar

SUMENEP, (JARAK.co) – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Sumenep menunjukkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan melalui aksi penanaman 1.500 bibit mangrove di kawasan pesisir Pantai Matahari, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan bertajuk “JMSI Peduli Lingkungan: Pers Menjaga Pesisir untuk Masa Depan Sumenep” tersebut menjadi bagian dari upaya JMSI Sumenep mendorong kepedulian terhadap kawasan pesisir, sekaligus memperkuat peran pers dalam menjaga lingkungan.

Penanaman mangrove dipusatkan di kawasan Spot Pancing Pantai Matahari. Proses penanaman dilakukan secara bertahap sejak sehari sebelumnya hingga Jumat, menyesuaikan kondisi pasang surut air laut di lokasi.

Ketua JMSI Sumenep, Supanji, menjelaskan pembagian tahapan penanaman dilakukan agar proses penanaman 1.500 bibit mangrove dapat berjalan efektif.

“Penanaman 1.500 bibit mangrove dilakukan bertahap karena waktu surut air laut cukup cepat,” ujar Supanji.

Menurut dia, kondisi pesisir Pantai Matahari membuat penanaman tidak memungkinkan dilakukan sekaligus dalam satu waktu. Dengan pembagian tahap, proses penanaman dapat disesuaikan dengan kondisi lapangan.

Supanji berharap ribuan mangrove yang ditanam dapat memberikan manfaat bagi keberlangsungan ekosistem pesisir Pantai Matahari. Keberadaan mangrove dinilai penting untuk membantu menjaga garis pantai sekaligus mengurangi risiko abrasi.

“Ini langkah kecil JMSI, tetapi kami berharap dampaknya besar bagi lingkungan, khususnya dalam menjaga pesisir dari abrasi,” katanya.

Aksi penanaman tersebut juga melanjutkan rangkaian kegiatan kepedulian lingkungan yang sebelumnya dilakukan JMSI Sumenep. Salah satunya berupa aksi bersih-bersih kawasan pantai yang melibatkan sejumlah pihak.

Dalam kegiatan tersebut, JMSI menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), pengelola Pantai Matahari, serta Pemerintah Desa Lobuk.

Supanji menegaskan, gerakan peduli lingkungan tidak ingin berhenti sebagai kegiatan seremonial. JMSI Sumenep berencana menjadikannya sebagai bagian dari agenda berkelanjutan.

“Komitmen kami, kegiatan seperti ini terus digelar setiap tahun sebagai langkah nyata JMSI peduli lingkungan,” tegasnya.

Menurut Supanji, keterlibatan pers dalam kegiatan lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab sosial media. Pers tidak hanya berperan menyampaikan informasi, tetapi juga dapat terlibat langsung dalam kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Aksi penanaman mangrove tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak, antara lain Pemerintah Kabupaten Sumenep, DPRD Sumenep, Said Abdullah Institute, Pakoe Original, BPRS Bhakti Sumekar, SKK Migas Jabanusa, HCML, Medco Energi, KEI, Pemerintah Desa Lobuk, pengelola Pantai Matahari Lobuk, DLH Sumenep, RSUD Moh. Anwar Sumenep, DRT The Big Family, Djava, PR Bahagia, dan Haswal Group.***

  • Penulis: En
  • Editor: Nel

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuasa Hukum Pemenang Lelang Sengketa Tanah di Sumenep, H. Andika Meigista Cahya Hendra Kusuma (berkacamata), saat press conference pembacaan putusan inkracht oleh PN Sumenep, Rabu 10 Juni 2026. (Ist)

    Putusan Inkracht Harus Dihormati, Kuasa Hukum Pemenang Lelang Tegaskan Eksekusi Tak Bisa Dihambat Tekanan

    • calendar_month Rab, 10 Jun 2026
    • account_circle En A
    • visibility 138
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Pelaksanaan eksekusi objek sengketa oleh Pengadilan Negeri Sumenep kembali menegaskan prinsip dasar negara hukum, yakni setiap putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde) wajib dilaksanakan dan dihormati oleh seluruh pihak. Kuasa hukum pemenang lelang, H. Andika Meigista Cahya Hendra Kusuma, menyampaikan apresiasi kepada Pengadilan Negeri Sumenep yang dinilainya tetap […]

  • Kegiatan kerja bakti di Spot Pancing Pantai Matahari, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Sumenep. Kamis (27 Agustus 2026).

    JMSI dan DLH Sumenep Kolaborasi Jaga Kebersihan Wisata Pantai Matahari

    • calendar_month Kam, 27 Agu 2026
    • account_circle En
    • visibility 15
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Kepedulian terhadap kebersihan destinasi wisata terus didorong di Kabupaten Sumenep. Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumenep bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep menggelar aksi bersih-bersih di Spot Pancing Pantai Matahari, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kamis (27/8/2026). Kegiatan tersebut melibatkan Pemerintah Desa Lobuk, pengelola wisata serta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Selain membersihkan kawasan, […]

  • Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep Virzannida Busyro. (Istimewa/ Humas dan Protokol DPRD Sumenep).

    TBC Merebak di Sumenep, Virzannida Busyro; Jangan Ada Stigma!

    • calendar_month Ming, 13 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 344
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Anggota Komisi IV DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur Virzannida Busyro, menyoroti lonjakan kasus tuberkulosis (TBC) di daerahnya. Ia menegaskan bahwa TBC bukan aib, melainkan penyakit yang bisa disembuhkan jika cepat ditangani. “Batuk berdahak lebih dari dua minggu, berat badan turun, nafsu makan menurun, dan keringat malam adalah gejala umum. Segera periksa ke […]

  • Diskusi Publik Forum Lintas Tokoh (FLT) Giliraja, Minggu (20/4/2025).

    Langkah Nyata Pemkab Sumenep: Giliraja Terang 12 Jam

    • calendar_month Ming, 20 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 364
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Warga Pulau Giliraja, Kabupaten Sumenep, Madura, akhirnya akan menikmati layanan listrik selama 12 jam setiap hari mulai Mei 2025. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, dalam Diskusi Publik Forum Lintas Tokoh (FLT) Giliraja, Minggu 20 April 2025. “Alhamdulillah sudah ada kesepakatan dengan PLN. Bulan depan, insya Allah, […]

  • Barang bukti dugaan kekerasan seksual dan pencabulan terhadap anak. (Istimewa)

    Polisi Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Rubaru Sumenep

    • calendar_month Sab, 29 Agu 2026
    • account_circle En
    • visibility 12
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Sumenep mengungkap dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak di Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial A.S. (41), warga Kecamatan Rubaru. Ia diduga terlibat dalam perkara kekerasan seksual terhadap korban yang masih berusia 17 tahun. Perkara itu ditangani berdasarkan […]

  • Aktivitas alat berat di area galian C dekat permukiman warga di Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep. (Istimewa)

    Galian C Kian Mengkhawatirkan, Warga Sentol Laok Dihantui Ancaman Longsor dan Dugaan Tambang Ilegal

    • calendar_month Sen, 4 Mei 2026
    • account_circle En A
    • visibility 176
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Penolakan warga terhadap aktivitas galian C di Dusun Tenggina, Desa Sentol Laok, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, terus menguat. Meski telah berlangsung sejak 2018, pengerukan tanah di lokasi tersebut justru semakin masif dan kini disebut telah menggunakan alat berat berupa excavator. Kedekatan lokasi tambang dengan permukiman menjadi persoalan paling krusial. Dengan jarak hanya […]

expand_less