Breaking News
light_mode

Sumenep Bersinar di Piala Wali Kota Surabaya, Tim Putri Juara dan Putra Runner-up

  • account_circle En A
  • calendar_month Ming, 7 Jun 2026
  • visibility 220
  • comment 0 komentar

SURABAYA, (JARAK.co) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet voli pantai Kabupaten Sumenep. Dalam ajang Piala Wali Kota Surabaya 2026 yang digelar di Pantai Kenjeran, Surabaya, tim voli pantai Sumenep sukses meraih hasil gemilang dengan membawa pulang satu gelar juara dan satu posisi runner-up.

Tim putri Sumenep tampil impresif sepanjang turnamen hingga berhasil melangkah ke partai final. Pada laga puncak, mereka mampu mengatasi perlawanan tim Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan memastikan diri sebagai juara.

Sementara itu, tim putra juga menunjukkan performa terbaiknya dengan menembus babak final. Meski harus mengakui keunggulan lawan dari Sidoarjo, mereka tetap berhasil mengamankan posisi runner-up.

Hasil tersebut menjadi capaian positif bagi Pengurus Kabupaten Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sumenep yang belum lama ini resmi dilantik. Keberhasilan atlet menembus dua final sekaligus dinilai sebagai bukti efektivitas program pembinaan yang terus dijalankan.

Ketua PBVSI Sumenep, Syamsul Muarif, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh atlet yang telah berjuang maksimal selama kejuaraan berlangsung.

“Alhamdulillah, berkat usaha, doa, dan latihan yang dilakukan secara konsisten, para atlet mampu mempersembahkan prestasi bagi Kabupaten Sumenep di ajang Piala Wali Kota Surabaya,” ujarnya. Minggu 07 Juni 2026.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh klub bola voli di Kabupaten Sumenep yang telah mendukung program pembinaan dengan memberikan kesempatan kepada para atlet terbaiknya memperkuat tim daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh klub bolavoli yang telah mengikhlaskan para atletnya membela Kabupaten Sumenep. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras dan kebersamaan semua pihak,” tambahnya.

Ketua Bidang Prestasi PBVSI Sumenep, Taufik Rahman, menilai pencapaian tersebut menjadi modal berharga untuk menghadapi berbagai kejuaraan berikutnya. Menurutnya, keberhasilan yang diraih tidak terlepas dari program latihan yang dilakukan secara terstruktur dan berkesinambungan.

“Prestasi ini merupakan hasil dari intensitas latihan yang menjadi program utama PBVSI dalam meningkatkan kualitas atlet. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk meraih hasil yang lebih baik pada kejuaraan berikutnya,” tegasnya.

Dengan raihan gelar juara di sektor putri dan runner-up di sektor putra, Sumenep kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu daerah penghasil atlet voli pantai potensial di Jawa Timur.***

  • Penulis: En A
  • Editor: Agira Jie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Memukau; Penampilan Peserta MEC tahun lalu di Sumenep. (Ist)

    Puluhan Kreator Siap Unjuk Busana di MEC 2026 Bertema Keraton Sumenep

    • calendar_month Jum, 11 Sep 2026
    • account_circle En
    • visibility 146
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 semakin dekat. Setelah masa pendaftaran resmi ditutup pada Kamis (10/9/2026) malam, puluhan peserta dari berbagai daerah di Indonesia kini bersiap membawa karya dan kreasi busana terbaik mereka ke Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Penutupan pendaftaran menjadi penanda dimulainya tahapan persiapan akhir menuju gelaran MEC 2026. Panitia saat […]

  • Aksi Penanaman 1.500 bibit mangrove di kawasan pesisir Pantai Matahari, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto Oleh JMSI Sumenep.

    Dari Lobuk, JMSI Sumenep Tanam Mangrove untuk Masa Depan Pesisir

    • calendar_month Jum, 28 Agu 2026
    • account_circle En
    • visibility 120
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Sumenep menunjukkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan melalui aksi penanaman 1.500 bibit mangrove di kawasan pesisir Pantai Matahari, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Jumat (28/8/2026). Kegiatan bertajuk “JMSI Peduli Lingkungan: Pers Menjaga Pesisir untuk Masa Depan Sumenep” tersebut menjadi bagian dari upaya JMSI Sumenep mendorong kepedulian terhadap kawasan […]

  • Flayer Imbauan Kapolres Sumenep Waspada Campak. (Istimewa)

    Kapolres Sumenep Imbau Warga Waspada Campak, Tekankan Pentingnya Vaksinasi

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 427
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Kapolres Sumenep AKBP Rivanda mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit campak. Penyakit menular ini dianggap berbahaya karena cepat menyebar dan berpotensi memicu wabah bila tidak segera dicegah. Menurut Kapolres, masyarakat perlu mengenali gejala campak sejak dini agar bisa segera ditangani. Gejala umum yang sering muncul antara lain demam tinggi, batuk, pilek, […]

  • RESMI DIBUKA, Pemotongan pita oleh Owner HM Cafe & Billiard, Hayat Martin. (Dok.JARAK.co)

    HM Cafe & Billiard Diresmikan, Hadirkan Destinasi Baru bagi Pecinta Bola Sodok

    • calendar_month Jum, 26 Jun 2026
    • account_circle En A
    • visibility 183
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Masyarakat Kabupaten Sumenep kini memiliki pilihan baru untuk menikmati hiburan sekaligus menyalurkan hobi olahraga biliar. HM Cafe & Billiard resmi dibuka pada Jumat (26/6/2026) di Jalan Adi Poday Utara, kawasan Terminal Sumenep. Peresmian tempat usaha yang memadukan konsep kafe dan arena biliar tersebut berlangsung sederhana namun penuh kehangatan. Acara ditandai dengan prosesi […]

  • Ketupat, lambang saling memaafkan setelah hari kemenangan (satu bulan puasa).

    Ketupat, Budaya dan Kearifan Lokal

    • calendar_month Ming, 6 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 589
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK co) – Ketupat bukan sekadar hidangan lezat yang identik dengan perayaan Idulfitri. Lebih dari itu, ketupat adalah simbol budaya dan kearifan lokal masyarakat Indonesia yang sarat makna filosofis dan historis. Ketupat, yang terbuat dari beras dan dibungkus dengan anyaman daun kelapa muda (janur), memiliki sejarah panjang dalam tradisi Nusantara. Dalam budaya Jawa, ketupat […]

  • Ilustrasi 'Raja Buah' Durian yang menggugah Selera. (Istimewa)

    Filosofi Durian: Pelajaran Hidup dari Raja Buah

    • calendar_month Sel, 25 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 783
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Durian, yang dikenal sebagai “Raja Buah,” tidak hanya populer karena aromanya yang khas dan rasanya yang lezat, tetapi juga menyimpan filosofi kehidupan yang mendalam. Di balik kulit berdurinya, durian mengajarkan banyak nilai berharga yang dapat menjadi cerminan bagi kehidupan manusia. Kulit durian yang tajam melambangkan pentingnya memiliki batasan diri dan perlindungan dari […]

expand_less