Breaking News
light_mode

Galian C Kian Mengkhawatirkan, Warga Sentol Laok Dihantui Ancaman Longsor dan Dugaan Tambang Ilegal

  • account_circle En A
  • calendar_month Sen, 4 Mei 2026
  • visibility 283
  • comment 0 komentar

SUMENEP, (JARAK.co) – Penolakan warga terhadap aktivitas galian C di Dusun Tenggina, Desa Sentol Laok, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, terus menguat.

Meski telah berlangsung sejak 2018, pengerukan tanah di lokasi tersebut justru semakin masif dan kini disebut telah menggunakan alat berat berupa excavator.

Kedekatan lokasi tambang dengan permukiman menjadi persoalan paling krusial. Dengan jarak hanya sekitar 20 hingga 25 meter dari rumah warga, aktivitas pengerukan dinilai berisiko tinggi terhadap keselamatan lingkungan sekitar.

“Sudah beberapa kali kami memohon agar penggalian dihentikan, termasuk kepada kepala desa. Tapi sampai sekarang tetap berjalan. Sekarang malah sudah pakai excavator,” ungkap seorang warga kepada media, Senin 04 Mei 2026.

Bagi warga, persoalan ini bukan lagi sekadar ketidaknyamanan akibat debu dan kebisingan. Mereka kini dihantui ancaman kerusakan struktur tanah yang berpotensi berdampak langsung pada bangunan rumah.

“Setiap hari kami dihantui rasa takut. Jarak rumah dengan galian sangat dekat. Kalau tanahnya terus dikeruk, bukan tidak mungkin pondasi rumah retak atau ambles. Kalau sampai longsor, kami yang pertama kena,” tutur warga lainnya.

Indikasi dampak lingkungan juga mulai terlihat. Salah satu ruas jalan desa dilaporkan sempat ambrol dan hingga kini belum diperbaiki. Warga menduga kerusakan tersebut tidak lepas dari aktivitas galian yang terus berlangsung di sekitar area tersebut.

Trauma warga semakin bertambah setelah insiden tambang di wilayah Pragaan belum lama ini. Pada Jumat, 13 Februari 2026, sebuah mobil pikap dilaporkan terperosok ke jurang bekas galian di Dusun Kembang, Desa Rombasan. Peristiwa itu mempertegas lemahnya pengawasan terhadap aktivitas tambang di kawasan tersebut.

Di sisi lain, muncul dugaan bahwa aktivitas galian C di Sentol Laok belum mengantongi izin resmi. Meski demikian, kegiatan pengerukan tetap berjalan tanpa ada tanda-tanda penertiban.

“Mungkin karena kami orang kecil, tidak punya kuasa dan pengaruh, jadi permohonan kami seperti tidak pernah dianggap,” ujar warga lainnya.

Warga berharap pemerintah tidak menutup mata terhadap kondisi ini. Mereka mendesak aparat desa hingga pemerintah kabupaten serta instansi terkait untuk segera turun tangan dan mengambil tindakan tegas, sebelum risiko yang lebih besar benar-benar terjadi.

Sementara itu, Kepala Desa Sentol Laok, Abriyono, belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi yang dilakukan melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp pada Senin (4/5/2026) masih belum direspons.***

  • Penulis: En A
  • Editor: Agira Jie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH Imam Hasyim saat tinjau progres pembangunan Puskesmas di Banbaru, Giliraja, Kec. Giligenting, Sumenep.

    Pemkab Sumenep Bangun Puskesmas Baru di Pulau Giliraja, Tingkatkan Layanan Kesehatan Kepulauan

    • calendar_month Ming, 20 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 467
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024 membangun fasilitas Puskesmas baru di Desa Banbaru, Pulau Giliraja, Kecamatan Giligenting. Proyek ini menyerap anggaran sebesar Rp1.203.008.000 dan ditargetkan menjadi pusat layanan kesehatan utama di pulau tersebut. Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan pada […]

  • Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat foto bersama pengurus JMSI Jatim. (Ist/jarak.co)

    Khofifah dan JMSI Jatim Sepakat Perkuat Media Berkualitas hingga Daerah

    • calendar_month Sen, 22 Jun 2026
    • account_circle En A
    • visibility 174
    • 0Komentar

    SURABAYA, (JARAK.co) – Upaya membangun ekosistem media siber yang profesional dan berkualitas menjadi salah satu fokus pembahasan dalam audiensi antara Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dengan pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Jawa Timur di Kantor Gubernur Jawa Timur, Surabaya, Senin (22/6/2026). Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur […]

  • FOTO: Para alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang tergabung dalam Keluarga Alumni HMI (KAHMI) Timur Daya Sumenep, saat kegiatan donor darah di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sumenep. (Ist/JARAK.co)

    Setetes Darah, Sejuta Harapan: Alumni HMI Sumenep Maknai Hari Pahlawan dengan Aksi Nyata

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle Jeje Daniel
    • visibility 432
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Semangat kepahlawanan tak hanya diwujudkan di medan perang. Bagi para alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Sumenep, nilai perjuangan itu kini hadir dalam bentuk pengabdian sosial — mendonorkan darah untuk membantu sesama. Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Senin (10/11/2025), puluhan alumni yang tergabung dalam Keluarga Alumni HMI (KAHMI) Timur Daya Sumenep berpartisipasi […]

  • FOTO: Gelaran Festival Pesisir SKK Migas bersama Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) yang digelar di Spot Pancing Pantai Matahari Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep tahun 2024 lalu. (Ist/JARAK.co)

    SKK Migas–HCML Angkat Budaya Pesisir, Giligenting Bersiap Jadi Pusat Perhatian

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Agira Jie
    • visibility 420
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Festival Pesisir kembali hadir tahun ini dengan sentuhan berbeda. Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) resmi mengumumkan pelaksanaan Festival Pesisir #4 yang akan digelar pada 6 Desember 2025 di Pulau Giligenting, Kabupaten Sumenep. Mengusung tema “Lengghi; Ekspresi Budaya Giligenting”, event […]

  • FOTO: Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, MH Said Abdullah. (Ist/JARAK.co)

    MH Said Abdullah: APBN Rp 16,23 Triliun Disiapkan untuk Daya Beli

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Agira Jie
    • visibility 418
    • 0Komentar

    JAKARTA, (JARAK.co) – Badan Anggaran (Banggar) DPR RI bersama pemerintah menyepakati peran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai penyangga (shock absorber) guna meredam pelemahan daya beli masyarakat. Ketua Banggar DPR RI, MH Said Abdullah, menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah cepat melalui tambahan anggaran. “Sebagai respons cepat, pada 2025 pemerintah telah mengalokasikan anggaran senilai […]

  • Ketupat, lambang saling memaafkan setelah hari kemenangan (satu bulan puasa).

    Ketupat, Budaya dan Kearifan Lokal

    • calendar_month Ming, 6 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 589
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK co) – Ketupat bukan sekadar hidangan lezat yang identik dengan perayaan Idulfitri. Lebih dari itu, ketupat adalah simbol budaya dan kearifan lokal masyarakat Indonesia yang sarat makna filosofis dan historis. Ketupat, yang terbuat dari beras dan dibungkus dengan anyaman daun kelapa muda (janur), memiliki sejarah panjang dalam tradisi Nusantara. Dalam budaya Jawa, ketupat […]

expand_less