Breaking News
light_mode

SKK Migas–HCML Angkat Budaya Pesisir, Giligenting Bersiap Jadi Pusat Perhatian

  • account_circle Agira Jie
  • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
  • visibility 135
  • comment 0 komentar

SUMENEP, (JARAK.co) – Festival Pesisir kembali hadir tahun ini dengan sentuhan berbeda. Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) resmi mengumumkan pelaksanaan Festival Pesisir #4 yang akan digelar pada 6 Desember 2025 di Pulau Giligenting, Kabupaten Sumenep. Mengusung tema “Lengghi; Ekspresi Budaya Giligenting”, event ini menempatkan masyarakat lokal sebagai motor utama gelaran budaya.

Direktur Tabun Edu Culture, Kiai Turmidzi Djaka, selaku penanggung jawab festival, mengungkapkan bahwa lebih dari 70 warga Giligenting akan terlibat langsung sebagai pengisi acara. Keterlibatan besar masyarakat, menurutnya, menjadi ciri istimewa penyelenggaraan tahun ini.

Ia menjelaskan bahwa tema Lengghi diambil dari bagian depan perahu tradisional masyarakat pesisir. Simbol tersebut mencerminkan sikap keterbukaan masyarakat Giligenting terhadap para pendatang. “Lengghi bukan hanya bagian dari perahu, tetapi filosofi tentang keramahan dan budaya masyarakat di sini,” kata Turmidzi.

Dari sisi perusahaan, Manager Regional Office and Relation HCML, Hamim Tohari, menegaskan bahwa Festival Pesisir merupakan wujud kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, pelaku ekonomi, dan masyarakat. Ia menyebut gelaran tahunan ini selalu dievaluasi agar membawa dampak yang lebih luas bagi wilayah terdampak operasi migas.

“Setiap tahun, pelibatan masyarakat diperkuat sebagai bentuk komitmen kami dalam mendorong potensi lokal. Dukungan Pemkab Sumenep dan masyarakat sangat menentukan keberlanjutan festival ini,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Sumenep menyambut festival ini sebagai kesempatan strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pesisir. Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyatakan bahwa Festival Pesisir mampu menjadi panggung promosi bagi kekayaan alam, budaya, dan kuliner Giligenting.

Menurutnya, pulau tersebut memiliki daya tarik besar dan perlu diperkenalkan secara lebih luas. “Festival Pesisir adalah momentum tepat untuk memperkuat identitas daerah dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” ujar Bupati Fauzi.

Ia menambahkan, keberadaan pelaku UMKM harus menjadi bagian penting dari gelaran, mengingat potensi lonjakan kunjungan wisatawan selama festival berlangsung dapat meningkatkan perputaran ekonomi lokal.

Apresiasi juga datang dari Kepala SKK Migas Jabanusa, Anggono Mahendrawan, yang menilai inisiatif HCML sebagai bentuk kepedulian industri hulu migas terhadap keberlanjutan budaya setempat. Ia menekankan pentingnya pelestarian tradisi sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.

“SKK Migas sangat mengapresiasi dukungan HCML dalam menjaga budaya lokal. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan industri bisa berjalan seiring dengan pelestarian nilai-nilai masyarakat,” ujarnya.

Festival Pesisir #4 diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang pemberdayaan warga, promosi pariwisata, serta penguatan identitas budaya pesisir di Kabupaten Sumenep. Dengan keterlibatan besar masyarakat Giligenting, gelaran tahun ini diproyeksikan menjadi salah satu festival budaya paling representatif bagi daerah kepulauan tersebut. ***

  • Penulis: Agira Jie
  • Editor: En Anam

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • H. Mukmin (tengah songkok putih) bersama tim Perusahaan Rokok (PR) Bahagia saat melakukan sortir kualitas tembakau musim panen 2025. (Dok. JARAK.co)

    PR Bahagia Targetkan Serap 700 Ton Tembakau Musim 2025, Petani Sumenep Antusias

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle En Anam
    • visibility 164
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Musim panen tembakau 2025 menjadi momen penting bagi petani di Kabupaten Sumenep. Perusahaan Rokok (PR) Bahagia milik H. Mukmin yang berlokasi di Kecamatan Ganding resmi membuka pembelian sejak awal Agustus dan akan berlangsung hingga akhir September mendatang. Tahun ini, perusahaan menargetkan bisa menyerap antara 600 hingga 700 ton tembakau dari petani lokal. […]

  • Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumenep saat menyalurkan bantuan makanan siap saji.

    Respons Sigap Banjir Sumenep, MUI Jatim dan Baznas Kirim Ratusan Paket Makanan

    • calendar_month Rab, 14 Mei 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 136
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Ratusan warga di dua kecamatan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menerima bantuan makanan siap saji dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumenep. Bantuan ini diberikan sebagai respons cepat atas banjir yang merendam pemukiman warga sejak Selasa malam (13/5/2025), akibat hujan deras disertai jebolnya tanggul […]

  • Sholawat Akbar PT Arinna Makmur Sentosa bersama Majelis Az-Zahir Pekalongan di Lapangan Duwak Labuh, Dusun Daleman, Kecamatan Ganding.

    Ribuan Masyarakat Sumenep Hadiri Sholawat Akbar PT Arinna di Ganding

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 139
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Ribuan masyarakat dari berbagai daerah di Sumenep tumpah ruah menghadiri Sholawat Akbar bersama Majelis Az-Zahir Pekalongan di Lapangan Duwak Labuh, Dusun Daleman, Kecamatan Ganding, Selasa malam (16/9/2025). Acara yang digelar oleh PT Arinna Makmur Sentosa ini berlangsung khidmat sekaligus meriah, dipenuhi lantunan sholawat yang dipimpin langsung oleh Habib Ali Zainal Abidin bin […]

  • Rapat Kerja (Raker) Dewan Pengurus Cabang (DPC) Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI).

    PWRI Sumenep Mantapkan Transformasi Organisasi, Fokus Kawal Isu Kemanusiaan dan Olahraga 2026

    • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
    • account_circle En A
    • visibility 116
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Kerja (Raker) di Grand Whiz Hotel pada 21-23 November 2025. Agenda tahunan ini mengusung tema “Transformasi Organisasi untuk Profesionalisme dan Kemandirian PWRI Sumenep.” Tema tersebut menegaskan tekad PWRI untuk memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kapasitas wartawan, sekaligus memperluas jejaring […]

  • Barang bukti yang diamankan Satresnarkoba Polres Sumenep. (Istimewa)

    Satresnarkoba Sumenep Tangkap Warga Gadu Timur Diduga Edarkan Sabu

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • account_circle En A
    • visibility 174
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sumenep kembali mencatat keberhasilan dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Pada Sabtu (4/10/2025) sekitar pukul 13.15 WIB kemarin, petugas mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu di area tanah tegalan Desa Gadu Barat, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep. Kapolres Sumenep AKBP Rivanda melalui Kasi Humas Polres Sumenep, AKP […]

  • Ketupat, lambang saling memaafkan setelah hari kemenangan (satu bulan puasa).

    Makna Filosofis Ketupat dalam Budaya Jawa, Lebih dari Sekadar Hidangan Lebaran

    • calendar_month Sab, 5 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 152
    • 0Komentar

    SUMENEP (JARAK.co) – Ketupat, makanan khas yang identik dengan perayaan Idul Fitri, ternyata memiliki makna filosofis yang dalam dalam budaya Jawa. Istilah “ketupat” dalam bahasa Jawa disebut sebagai “kupat”, yang merupakan kependekan dari “ngaku lepat”. Dalam bahasa Indonesia, frasa ini berarti “mengaku salah” atau “mengaku dosa”. Tradisi ini mencerminkan momen saling memaafkan di hari kemenangan […]

expand_less