Breaking News
light_mode

TBC Merebak di Sumenep, Virzannida Busyro; Jangan Ada Stigma!

  • account_circle JARAK.co
  • calendar_month Ming, 13 Apr 2025
  • visibility 350
  • comment 0 komentar

SUMENEP, (JARAK.co) – Anggota Komisi IV DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur Virzannida Busyro, menyoroti lonjakan kasus tuberkulosis (TBC) di daerahnya. Ia menegaskan bahwa TBC bukan aib, melainkan penyakit yang bisa disembuhkan jika cepat ditangani.

“Batuk berdahak lebih dari dua minggu, berat badan turun, nafsu makan menurun, dan keringat malam adalah gejala umum. Segera periksa ke puskesmas,” jelas dia. Minggu (13/04/ 2025).

Dokter Virzan, sapaan akrabnya, menekankan bahwa stigma sosial terhadap TBC justru menghambat penyembuhan dan memperparah penyebaran. Ia juga mendorong masyarakat mendukung imunisasi BCG sebagai langkah pencegahan sejak dini.

Menurut dia, meningkatnya jumlah kasus menunjukkan keberhasilan program skrining aktif yang dijalankan kader anti TBC.

“Ini bukti kader kita bekerja. Mereka deteksi langsung ke masyarakat,” terangnya.

Diketahui, data Dinas Kesehatan P2KB Sumenep mencatat sebanyak 551 kasus TBC hingga April 2025, termasuk tujuh anak. Seluruh pasien sedang menjalani pengobatan aktif, yang akan dievaluasi pada bulan keenam yaitu bulan Juni-Juli 2025.

Disisi lain, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Achmad Syamsuri, menekankan pentingnya dukungan keluarga serta lingkungan bagi pasien.

“Ini bukan aib. Jangan diskriminatif. Obat tersedia gratis dan harus diminum rutin selama enam bulan,” jelasnya.

Dinas Kesehatan setempat terus mengintensifkan edukasi serta pelatihan petugas puskesmas untuk menangani TBC secara optimal.***

  • Penulis: JARAK.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarat Madura saat Toron (pulang kampung) melewati jembatan Suramadu. (Istimewa)

    Tradisi Toron: Momen Mudik Unik Masyarakat Madura

    • calendar_month Ming, 23 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 328
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Masyarakat Madura memiliki tradisi unik bernama Toron, yaitu kebiasaan pulang kampung secara massal menjelang bulan Ramadan atau setelah panen tembakau. Tradisi ini sudah berlangsung turun-temurun dan menjadi momen penting untuk bersilaturahmi serta menghormati leluhur. Toron berasal dari kata dalam bahasa Madura yang berarti “turun.” Tradisi ini mencerminkan eratnya hubungan perantau Madura dengan […]

  • Potret Polsek Dungkek, Polres Sumenep cek pekarangan warga sebagai bentuk dukungan ketahanan pangan nasional.

    Polsek Dungkek Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 342
    • 0Komentar

    SUMENEP (JARAK.co) – Polsek Dungkek, Polres Sumenep, mendukung program ketahanan pangan nasional dengan melakukan pengecekan rutin terhadap pekarangan warga. Kegiatan ini dipimpin oleh Kapolsek Dungkek, AKP Siswantoro, sebagai tindak lanjut arahan Ketua Satgas Ketahanan Pangan, Kombes Pol Ari Wibowo. Pengecekan dilakukan di rumah Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) “Srikandi”, Ibu Kitmaniyah, di Dusun Pabengkon, Desa […]

  • Seorang anak di jepang saat pergi sekolah sendiri tanpa ditemani orang tua. (Screenshoot video suasana anak di jepang pergi sekolah/ist)

    Belajar Kemandirian dari Sekolah Dasar di Jepang

    • calendar_month Kam, 17 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 382
    • 0Komentar

    NASIONAL, (JARAK.co) – Pernah lihat anak-anak di Jepang pulang sekolah jalan kaki sendiri? Buat sebagian orang Indonesia, itu mungkin tampak berbahaya atau tidak biasa. Tapi di Jepang, itu hal yang sangat umum, bahkan sudah jadi budaya. Anak-anak SD di Jepang terbiasa berangkat dan pulang sekolah sendiri, tanpa diantar atau dijemput. Mereka tahu rute jalan, tahu […]

  • FOTO: Petugas Puskesmas Kangayan saat memberikan edukasi kepada warga tentang gejala penyakit difteri dan cara mencegahnya.

    Puskesmas Kangayan Imbau Warga Waspadai Penyakit Difteri

    • calendar_month Jum, 21 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 333
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Saat ini, di Kabupaten Sumenep sedang marak penyakit difteri, sekitar 6 kasus di awal tahun sudah ditemukan. Diketahui, penyakit difteri adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri difteri yang dapat menyerang semua usia dan mengakibatkan sesak nafas bahkan kematian. Cara penularannya melalui percikan ludah saat batuk, bersin dan berbicara, serta penggunaan alat makan […]

  • Atlet atletik muda asal Kabupaten Sumenep, Madura, resmi masuk dalam skuad Timnas Indonesia untuk ajang SEA Games 2025.

    Maulana Ismail, Atlet Muda Sumenep Siap Harumkan Merah Putih di SEA Games 2025

    • calendar_month Sel, 13 Mei 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 361
    • 0Komentar

    NASIONAL, (JARAK.co) – Prestasi membanggakan kembali datang dari dunia olahraga nasional. Maulana Ismail, atlet atletik muda asal Kabupaten Sumenep, Madura, resmi masuk dalam skuad Timnas Indonesia untuk ajang SEA Games 2025 yang akan digelar di Thailand, 9-20 Desember mendatang. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sumenep, Abdul Moedjib. Menurutnya, Maulana […]

  • Panggung Mewah Malam Spektakuler Haflah ke-71 Sabilul Huda

    Malam Spektakuler Haflah ke-71 Sabilul Huda, Lapangan Utama Dipadati Pengunjung

    • calendar_month Rab, 24 Jun 2026
    • account_circle En A
    • visibility 232
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Ribuan masyarakat memadati lapangan utama Pondok Pesantren Hidayatul Ulum Yayasan Sabilul Huda, Gadu Barat, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, pada Rabu (24/6/2026) malam. Kehadiran mereka untuk menyaksikan Opening Ceremony Haflatul Imtihan ke-71 yang berlangsung meriah dan penuh semangat. Kegiatan pembukaan tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian Haflatul Imtihan yang setiap tahun digelar oleh lembaga […]

expand_less