Breaking News
light_mode

Penyidikan SHM Laut di Sumenep, Polda Jatim Minta Keterangan Warga

  • account_circle JARAK.co
  • calendar_month Sab, 12 Apr 2025
  • visibility 310
  • comment 0 komentar

SURABAYA, (JARAK.co) – Tim Penyidik Kasubdit II/Tipid Harda Bangtah, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim kini dalam tahap mengumpulkan bukti-bukti dan mencari tersangka melalui serangkaian penyidikan kasus penerbitan Sertipikat Hak Milik (SHM) di kawasan Pantai Dusun Tapakerbau, Desa Gersik Putih, Gapura, Sumenep.

Polda Jatim sebelumnya memeriksa mantan kepala desa, kepala desa, mantan aparat desa Pemerintah Desa Gersik Putih serta Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang diduga bertanggung jawab atas terbitnya SHM di atas laut.

Kali ini, Jum’at (11/4/2025), giliran penyidik meminta keterangan tiga warga Tapakerbau terkait laut yang ber-SHM. Ketiganya adalah Maimunah, Jakfar Shadik, dan H. Amin alias Sabbat. Mereka datang ke Polda Jatim didampingi penasihat hukum Gerakan Masyarakat Tolak Reklamasi (Gema Aksi), Marlaf Sucipto.

Selama ini, warga getol menolak rencana reklamasi di kawasan laut Gersik Putih untuk dibangun tambak oleh investor bersama pemilik SHM yang difasilitasi pemerintah desa setempat.

”Hari ini, kami hadir memenuhi panggilan Polda untuk dimintai keterangan soal adanya SHM di atas pantai/laut di dekat Dusun Tapakerbau, Desa Gersik Putih. Ini adalah kali kedua dari unsur warga pasca Ahmad Shiddiq selaku Pelapor yang sebelumnya telah dimintai keterangan oleh penyidik,” ungkap Marlaf.

Dalam pemeriksaan tersebut, warga dimintai keterangan soal adanya SHM di atas pantai dekat Kampung Tapakerbau. Kemudian, secara spesifik penyidik bertanya sejauh mana pengetahuan warga yang berperan sebagai saksi ini atas objek laut yang ada SHM-nya ini.

”penyidik lebih spesifik bertanya, apakah SHM di atas laut itu saksi mengetahui secara langsung atau tidak. Selama ini warga tidak mengetahui, baru sekarang mereka tahu, bahwa di atas pantai di dekat kampungnya itu benar-benar telah ada SHM-nya setelah penyidik menunjukkan kepada warga sekira 19 SHM yang objeknya jelas-jelas pantai dari dulu sampai sekarang”, lanjut Marlaf, dalam keterangan persnya.

Selain itu, penyidik juga bertanya sejauh mana pengetahuan warga terkait pantai atau laut yang ber-SHM. Menurutnya, ketiganya kompak menyatakan sejak lahir, mereka telah melihat objek adalah laut, tidak pernah sebagai lahan garam dari dulu sampai sekarang.

”Saat ini, sebagian masih laut. Walaupun sebagian sudah dalam bentuk tambak,” ucapnya.

Di akhir keterangannya, saksi sebagai representasi warga ini berharap, sisa laut yang di-SHM di dekat kampungnya itu tetap dipertahankan sebagai laut. Sebab, kawasan tersebut adalah sumber kehidupan warga, khususnya yang menggantungkan perekonomiannya pada laut.

”Kami akan terus berupaya agar sisa laut itu tetap sebagai laut,” tegasnya.

Untuk diingat, sebelumnya warga menolak rencana reklamasi laut oleh investor bersama pemilik SHM yang difasilitasi Pemerintah Desa Gersik Putih untuk pembangunan tambak garam pada tahun 2023.

Bahkan, warga sempat dilaporkan ke Polres Sumenep atas dugaan penyanderaan ekskavator-ponton dan pencurian perahu yang dijadikan sarana pengangkut material rencana pembangunan tambak. Sebagian warga ada yang menjadi terlapor ketika menghadang rencana pemagaran laut untuk dibangun tambak.

Warga juga mengimbangi dengan membuat laporan ke Polres Sumenep atas dugaan pengrusakan kawasan lindung yang berupa laut. Perkembangannya, rencana pembangunan tambak dengan mereklamasi laut itu dihentikan pasca kedua belah pihak dipertemukan oleh Polres.

Awal 2025, rencana pembangunan tambak garam di kawasan pantai Tapakerbau kembali dilanjutkan. Warga tetap getol menolak dan sampai saat ini belum tergarap, bersamaan dengan penanganan kasus penerbitan SHM di kawasan laut tersebut oleh Polda Jatim. ***

  • Penulis: JARAK.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koordinator MD KAHMI Sumenep, Akis Jasuli saat Berbagi Berkah Dengan Anak Yatim Dan Dhuafa. (Istimewa)

    Dies Natalis ke-79 HMI, MD KAHMI Sumenep Ajak Kader Turun Tangan Jawab Tantangan Pembangunan Daerah

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle En A
    • visibility 242
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Peringatan Dies Natalis ke-79 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan. Momentum ini menjadi ruang refleksi atas peran historis sekaligus tanggung jawab moral HMI sebagai organisasi kader tertua di Indonesia dalam menjawab tantangan kebangsaan dan pembangunan daerah. Koordinator Majelis Daerah Korps Alumni HMI (MD KAHMI) Kabupaten Sumenep, Akis Jasuli […]

  • Panggung Mewah Malam Spektakuler Haflah ke-71 Sabilul Huda

    Malam Spektakuler Haflah ke-71 Sabilul Huda, Lapangan Utama Dipadati Pengunjung

    • calendar_month Rab, 24 Jun 2026
    • account_circle En A
    • visibility 232
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Ribuan masyarakat memadati lapangan utama Pondok Pesantren Hidayatul Ulum Yayasan Sabilul Huda, Gadu Barat, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, pada Rabu (24/6/2026) malam. Kehadiran mereka untuk menyaksikan Opening Ceremony Haflatul Imtihan ke-71 yang berlangsung meriah dan penuh semangat. Kegiatan pembukaan tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian Haflatul Imtihan yang setiap tahun digelar oleh lembaga […]

  • Flayer Imbauan Kapolres Sumenep Waspada Campak. (Istimewa)

    Kapolres Sumenep Imbau Warga Waspada Campak, Tekankan Pentingnya Vaksinasi

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 336
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Kapolres Sumenep AKBP Rivanda mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit campak. Penyakit menular ini dianggap berbahaya karena cepat menyebar dan berpotensi memicu wabah bila tidak segera dicegah. Menurut Kapolres, masyarakat perlu mengenali gejala campak sejak dini agar bisa segera ditangani. Gejala umum yang sering muncul antara lain demam tinggi, batuk, pilek, […]

  • Kapolres Sumenep tinjau Ketersediaan Pupuk Bersubsidi di Kecamatan Bluto

    Kapolres Sumenep Tinjau Ketersediaan Pupuk Bersubsidi di Kecamatan Bluto

    • calendar_month Sab, 12 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 351
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso bersama jajaran pejabat terkait melakukan pengecekan langsung terhadap ketersediaan dan pendistribusian pupuk bersubsidi di Kios Makmur milik H. Fauzi, Dusun Polay, Desa Gilang, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Jumat (12/4) kemarin. Kegiatan ini melibatkan Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Pertanian, serta Kabag Perekonomian Setda Sumenep. Langkah ini […]

  • FOTO: Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, MH Said Abdullah. (Ist/JARAK.co)

    Ketua Banggar DPR RI Sebut Tunjangan Perumahan Lebih Efisien daripada Rehab RJA Ratusan Miliar

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Jaja Ahmad Sandinata
    • visibility 320
    • 0Komentar

    JAKARTA, (JARAK.co) – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, MH Said Abdullah, menilai pemberian tunjangan perumahan sebesar Rp50 juta per bulan bagi anggota DPR jauh lebih efisien ketimbang mempertahankan rumah jabatan anggota (RJA). Menurut Said, biaya rehabilitasi dan perawatan RJA justru menguras anggaran hingga ratusan miliar rupiah setiap tahun. “Lebih baik tunjangan perumahan daripada harus […]

  • Tersangka kasus penipuan dan/atau penggelapan berinisial AMK (51) diamankan Polres Sumenep. (Humas Polres Sumenep/istimewa)

    Polres Sumenep Ungkap Penipuan Dana Bantuan Pendidikan Rp948 Juta, Satu Tersangka Ditahan

    • calendar_month Jum, 2 Mei 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 328
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur, berhasil mengungkap kasus penipuan dan/atau penggelapan dengan kerugian mencapai Rp948 juta. Dalam kasus ini, seorang tersangka berinisial AMK (51), warga Jalan Permata Selong, Desa Gunung Sekar, Kecamatan Kota Sampang, Kabupaten Sampang, telah diamankan dan kini menjalani proses hukum. Tersangka diduga melakukan penipuan dengan […]

expand_less