Breaking News
light_mode

Penyidikan SHM Laut di Sumenep, Polda Jatim Minta Keterangan Warga

  • account_circle JARAK.co
  • calendar_month Sab, 12 Apr 2025
  • visibility 124
  • comment 0 komentar

SURABAYA, (JARAK.co) – Tim Penyidik Kasubdit II/Tipid Harda Bangtah, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim kini dalam tahap mengumpulkan bukti-bukti dan mencari tersangka melalui serangkaian penyidikan kasus penerbitan Sertipikat Hak Milik (SHM) di kawasan Pantai Dusun Tapakerbau, Desa Gersik Putih, Gapura, Sumenep.

Polda Jatim sebelumnya memeriksa mantan kepala desa, kepala desa, mantan aparat desa Pemerintah Desa Gersik Putih serta Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang diduga bertanggung jawab atas terbitnya SHM di atas laut.

Kali ini, Jum’at (11/4/2025), giliran penyidik meminta keterangan tiga warga Tapakerbau terkait laut yang ber-SHM. Ketiganya adalah Maimunah, Jakfar Shadik, dan H. Amin alias Sabbat. Mereka datang ke Polda Jatim didampingi penasihat hukum Gerakan Masyarakat Tolak Reklamasi (Gema Aksi), Marlaf Sucipto.

Selama ini, warga getol menolak rencana reklamasi di kawasan laut Gersik Putih untuk dibangun tambak oleh investor bersama pemilik SHM yang difasilitasi pemerintah desa setempat.

”Hari ini, kami hadir memenuhi panggilan Polda untuk dimintai keterangan soal adanya SHM di atas pantai/laut di dekat Dusun Tapakerbau, Desa Gersik Putih. Ini adalah kali kedua dari unsur warga pasca Ahmad Shiddiq selaku Pelapor yang sebelumnya telah dimintai keterangan oleh penyidik,” ungkap Marlaf.

Dalam pemeriksaan tersebut, warga dimintai keterangan soal adanya SHM di atas pantai dekat Kampung Tapakerbau. Kemudian, secara spesifik penyidik bertanya sejauh mana pengetahuan warga yang berperan sebagai saksi ini atas objek laut yang ada SHM-nya ini.

”penyidik lebih spesifik bertanya, apakah SHM di atas laut itu saksi mengetahui secara langsung atau tidak. Selama ini warga tidak mengetahui, baru sekarang mereka tahu, bahwa di atas pantai di dekat kampungnya itu benar-benar telah ada SHM-nya setelah penyidik menunjukkan kepada warga sekira 19 SHM yang objeknya jelas-jelas pantai dari dulu sampai sekarang”, lanjut Marlaf, dalam keterangan persnya.

Selain itu, penyidik juga bertanya sejauh mana pengetahuan warga terkait pantai atau laut yang ber-SHM. Menurutnya, ketiganya kompak menyatakan sejak lahir, mereka telah melihat objek adalah laut, tidak pernah sebagai lahan garam dari dulu sampai sekarang.

”Saat ini, sebagian masih laut. Walaupun sebagian sudah dalam bentuk tambak,” ucapnya.

Di akhir keterangannya, saksi sebagai representasi warga ini berharap, sisa laut yang di-SHM di dekat kampungnya itu tetap dipertahankan sebagai laut. Sebab, kawasan tersebut adalah sumber kehidupan warga, khususnya yang menggantungkan perekonomiannya pada laut.

”Kami akan terus berupaya agar sisa laut itu tetap sebagai laut,” tegasnya.

Untuk diingat, sebelumnya warga menolak rencana reklamasi laut oleh investor bersama pemilik SHM yang difasilitasi Pemerintah Desa Gersik Putih untuk pembangunan tambak garam pada tahun 2023.

Bahkan, warga sempat dilaporkan ke Polres Sumenep atas dugaan penyanderaan ekskavator-ponton dan pencurian perahu yang dijadikan sarana pengangkut material rencana pembangunan tambak. Sebagian warga ada yang menjadi terlapor ketika menghadang rencana pemagaran laut untuk dibangun tambak.

Warga juga mengimbangi dengan membuat laporan ke Polres Sumenep atas dugaan pengrusakan kawasan lindung yang berupa laut. Perkembangannya, rencana pembangunan tambak dengan mereklamasi laut itu dihentikan pasca kedua belah pihak dipertemukan oleh Polres.

Awal 2025, rencana pembangunan tambak garam di kawasan pantai Tapakerbau kembali dilanjutkan. Warga tetap getol menolak dan sampai saat ini belum tergarap, bersamaan dengan penanganan kasus penerbitan SHM di kawasan laut tersebut oleh Polda Jatim. ***

  • Penulis: JARAK.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPD Partai NasDem Sumenep periode 2025–2029, Akis Jasuli.

    Usai Dilantik, Ini Misi Besar Akis Jasuli untuk Sumenep

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle En A
    • visibility 116
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Baru hitungan jam setelah resmi memegang amanah sebagai Ketua DPD Partai NasDem Sumenep periode 2025–2029, Akis Jasuli langsung menggebrak dengan pernyataan keras tentang kondisi lingkungan di kabupaten ujung timur Madura itu. Dalam momentum pelantikan yang berlangsung di Ballroom MYZE Hotel Sumenep, Minggu 16 November 2025, Akis menyoroti ancaman abrasi pesisir yang disebutnya […]

  • Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, saat menjajal fasilitas HBOT atau terapi oksigen hiperbarik, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar. Jumat (2/5/2025).

    Wabup Sumenep Dorong RSUD Moh Anwar Miliki Alat Terapi Oxygen

    • calendar_month Jum, 2 Mei 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 145
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim menilai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar perlu memiliki fasilitas terapi hiperbarik atau Hyperbaric Oxygen Therapy (HBOT). Pernyataan tersebut disampaikan Wabup Kiai Imam usai mencoba langsung terapi hiperbarik milik Lembaga Kesehatan Kelautan TNI Angkatan Laut (Lakesla), di RSUD dr. H. Moh Anwar Sumenep. […]

  • Aksi sosial DPD NasDem Sumenep di HUT-14 partai NasDem. (Istimewa)

    HUT ke-14, DPD NasDem Sumenep Tebar Kepedulian Lewat Aksi Sosial

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle En A
    • visibility 118
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Partai NasDem, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem Kabupaten Sumenep di bawah kepemimpinan Ketua Akis Jasuli menggelar sejumlah kegiatan sosial sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat. Puncak peringatan HUT kali ini diisi dengan pembagian ratusan paket sembako kepada keluarga kurang mampu di berbagai wilayah Kabupaten […]

  • Foto: Flyer penutupan pendaftaran Madura Ethnic Carnival (MEC) 2025 yang diselenggarakan oleh Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS), 10 September 2025 pukul 00.00 WIB.

    96 Peserta dari Berbagai Daerah Siap Ramaikan MEC 2025 Sumenep

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Agira Jie
    • visibility 153
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Pendaftaran kompetisi kreasi kostum dan fashion show bertajuk Madura Ethnic Carnival (MEC) 2025 yang diselenggarakan oleh Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) secara resmi ditutup oleh panitia pada 10 September pukul 00.00 WIB. Data final yang disampaikan oleh ketua panitia pelaksana, Syamsuri, S.Pd, peserta yang mendaftar event MEC mencapai 96 orang dari berbagai kabupaten/kota […]

  • Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar saat menyerahkan bantuan sosial kepada korban musibah ledakan tabung gas balon mainan di Kalianget. (Istimewa)

    Tak Hanya Bank Syariah, BPRS Bhakti Sumekar Hadir sebagai Mitra Sosial Masyarakat

    • calendar_month Jum, 9 Mei 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 152
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Insiden ledakan tabung gas balon ini meninggalkan duka mendalam bagi warga sekitar. Tragedi yang merenggut nyawa remaja dan meluluhlantakkan satu keluarga ini menggugah banyak pihak untuk turut peduli. Melalui aksi nyata seperti ini, BPRS Bhakti Sumekar menegaskan jati dirinya sebagai institusi yang tak hanya mengedepankan layanan keuangan syariah, tetapi juga menjunjung tinggi […]

  • Flyer Live Music Spesial Awal Tahun Arinna Cafe & Resto bersama band legendaris Vagetoz.

    Vagetoz Siap Guncang Arinna Cafe & Resto, Live Music Spesial Awal Tahun di Sumenep

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle En A
    • visibility 73
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Pecinta musik Tanah Air, khususnya penggemar band Vagetoz, akan disuguhkan hiburan istimewa di awal tahun 2026. Band pop legendaris asal Sukabumi itu dijadwalkan tampil dalam acara Live Music Happy New Year yang digelar di Arinna Cafe & Resto, Kota Sumenep, pada Sabtu, 3 Januari 2026. Vagetoz yang dikenal lewat deretan lagu bertema […]

expand_less