Breaking News
light_mode

HPN 2026, JMSI Sumenep Kritik Jurnalisme Instan dan Kejar Viral

  • account_circle Agira Jie
  • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
  • visibility 129
  • comment 0 komentar

SUMENEP, (JARAK.co) – Tantangan utama pers saat ini tidak lagi semata soal kecepatan menyajikan berita, melainkan menjaga integritas, etika, dan tanggung jawab sosial kepada publik. Hal itu disampaikan Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Sumenep, Supanji, Senin (9/2/2026).

Menurut Supanji, peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 harus dijadikan momentum refleksi bagi insan pers untuk kembali meneguhkan peran strategisnya di tengah derasnya arus informasi digital.

Ia menilai, perubahan lanskap media akibat perkembangan teknologi dan media sosial telah menggeser pola konsumsi informasi masyarakat. Meski demikian, kondisi tersebut tidak boleh mengaburkan fungsi utama pers sebagai penyaji informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan publik.

“HPN 2026 harus menjadi pengingat bahwa pers bukan hanya soal siapa yang paling cepat tayang, tetapi siapa yang paling bertanggung jawab terhadap kebenaran dan dampak sosial dari sebuah pemberitaan,” ujarnya.

Pria yang kerap disapa Panji itu juga mengkritisi praktik jurnalisme instan yang kerap mengorbankan proses verifikasi demi mengejar trafik dan popularitas. Menurutnya, kecenderungan tersebut berpotensi menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap media.

“Ketika pers ikut larut dalam logika viral semata tanpa verifikasi dan konteks yang memadai, maka yang dirugikan bukan hanya pembaca, tetapi juga marwah pers itu sendiri,” tegasnya.

Pihaknya menekankan bahwa pers memiliki tanggung jawab sosial yang melekat, terutama dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat demokrasi lokal, serta menjadi penyeimbang informasi di tengah maraknya hoaks dan disinformasi.

Pemuda kelahiran Pulau Giliraja itu juga mengingatkan agar media siber tetap konsisten mematuhi Kode Etik Jurnalistik, khususnya dalam pemberitaan yang menyangkut kepentingan publik, politik, dan isu-isu sensitif.

“Kebebasan pers harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab sosial. Pers yang merdeka adalah pers yang berani, tetapi juga beretika dan berpihak pada kepentingan publik,” katanya.

Sementara itu, Dewan Pembina JMSI Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, yang juga Bupati Sumenep, mengajak seluruh insan pers, khususnya di daerah, untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya wartawan dan memperkuat profesionalisme redaksi. Menurutnya, media harus menjadi ruang edukasi publik, bukan sekadar etalase informasi.

“Pers daerah memiliki peran strategis dalam membangun peradaban informasi di akar rumput. Jangan sampai kita kehilangan kepercayaan masyarakat hanya karena abai terhadap prinsip-prinsip dasar jurnalistik,” pungkasnya.***

  • Penulis: Agira Jie
  • Sumber: En A

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Topeng Dalang Putera Sumekar bakal tampil di MEC 2025. (Istimewa)

    Madura Ethnic Carnival 2025 Angkat Tema Topeng, Ratusan Seniman Lokal Siap Meriahkan Sumenep

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • account_circle En A
    • visibility 236
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Madura Ethnic Carnival (MEC) 2025 akan kembali digelar pada Sabtu malam, 20 September, dengan menghadirkan kemeriahan budaya di depan Keraton Sumenep hingga Taman Bunga. Event tahunan yang selalu dinanti masyarakat ini menjadi ruang ekspresi sekaligus ajang kolaborasi seniman lokal. Sejumlah komunitas seni dan budaya Sumenep turut ambil bagian, di antaranya Madurock, Ethnic […]

  • FOTO: Petugas Puskesmas Kangayan saat memberikan edukasi kepada warga tentang gejala penyakit difteri dan cara mencegahnya.

    Puskesmas Kangayan Imbau Warga Waspadai Penyakit Difteri

    • calendar_month Jum, 21 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 231
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Saat ini, di Kabupaten Sumenep sedang marak penyakit difteri, sekitar 6 kasus di awal tahun sudah ditemukan. Diketahui, penyakit difteri adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri difteri yang dapat menyerang semua usia dan mengakibatkan sesak nafas bahkan kematian. Cara penularannya melalui percikan ludah saat batuk, bersin dan berbicara, serta penggunaan alat makan […]

  • KH Imam Hasyim saat tinjau progres pembangunan Puskesmas di Banbaru, Giliraja, Kec. Giligenting, Sumenep.

    Pemkab Sumenep Bangun Puskesmas Baru di Pulau Giliraja, Tingkatkan Layanan Kesehatan Kepulauan

    • calendar_month Ming, 20 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 254
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024 membangun fasilitas Puskesmas baru di Desa Banbaru, Pulau Giliraja, Kecamatan Giligenting. Proyek ini menyerap anggaran sebesar Rp1.203.008.000 dan ditargetkan menjadi pusat layanan kesehatan utama di pulau tersebut. Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan pada […]

  • Ilustrasi filosofi hidup permainan ular tangga. (Istimewa)

    Filosofi di Balik Papan Permainan: Hidup, Ular, dan Tangga

    • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 210
    • 0Komentar

    NASIONAL, (JARAK.co) – Dalam kesederhanaan permainan anak-anak, sering tersembunyi kebijaksanaan mendalam tentang kehidupan. Salah satu contohnya adalah permainan klasik ular tangga, yang ternyata menyimpan filosofi kuat tentang bagaimana manusia seharusnya menyikapi perjalanan hidup dengan semangat, ketabahan, dan keyakinan. Ular tangga bukan sekadar permainan keberuntungan. Ia adalah cerminan kehidupan nyata. Setiap pemain memulai dari kotak pertama, […]

  • Barang Bukti yang diamankan. (Istimewa)

    Satresnarkoba Polres Sumenep Tangkap Dua Penyalahguna Sabu di Arjasa

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • account_circle En A
    • visibility 216
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sumenep kembali mencatat keberhasilan dalam upaya pemberantasan narkotika. Kali ini, dua orang terduga pelaku penyalahgunaan sabu diamankan dalam operasi yang berlangsung di Kecamatan Arjasa, Selasa pada 30 September 2025 dini hari sekitar pukul 03.15 WIB. Penangkapan dilakukan di sebuah gubuk di Dusun Rabe, Desa Angkatan. Dua pelaku […]

  • Plt Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti. (Istimewa/Humas Polres Sumenep)

    Heboh Penemuan Jasad Bayi di Kos Kangean, Polisi Pastikan Bukan Mutilasi

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle En A
    • visibility 257
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Warga Dusun Wakaf, Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa, digegerkan oleh penemuan jasad bayi perempuan di sebuah rumah kos pada Senin (1/9/2025) malam. Peristiwa memilukan itu terungkap sekitar pukul 19.00 WIB dan langsung ditangani oleh Polsek Kangean, jajaran Polres Sumenep. Bayi malang tersebut diketahui berinisial ALA, berusia 11 bulan. Ia ditemukan sudah tidak bernyawa […]

expand_less