Breaking News
light_mode

Operasi Migas dan Kelestarian Lingkungan, KEI Raih Apresiasi di HUT ke-80 PWI

  • account_circle En A
  • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
  • visibility 206
  • comment 0 komentar

SUMENEP, (JARAK.co) – Isu keberlanjutan lingkungan dalam industri migas kembali menjadi sorotan pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang digelar di Universitas Bahauddin Mudhary (UNIBA) Madura, Senin (09/02/2026).

Dalam momentum tersebut, SKK Migas–Kangean Energy Indonesia Ltd. (KEI) menerima penghargaan dari PWI Sumenep pada kategori Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang dinilai menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan serta komitmen pada keterbukaan informasi publik.

Ketua PWI Sumenep, Faisal Warid, menyampaikan bahwa apresiasi itu diberikan berdasarkan sejumlah program tanggung jawab sosial dan lingkungan yang dijalankan perusahaan di wilayah operasionalnya, khususnya kawasan kepulauan.

Menurutnya, sejak 2021 KEI melaksanakan berbagai kegiatan konservasi pesisir, di antaranya penanaman mangrove, transplantasi terumbu karang, hingga pemasangan apartemen ikan untuk mendukung keberlanjutan ekosistem laut.

“Penilaian kami melihat konsistensi program lingkungan yang dilakukan serta keterbukaan komunikasi perusahaan dengan publik dan insan pers,” ujar Warid.

Selain kegiatan konservasi, KEI juga melibatkan kelompok pemuda setempat dalam pengelolaan lingkungan. Beberapa karang taruna yang bermitra antara lain Karang Taruna Persada Desa Sadulang, Bina Muda Berkarya Desa Pagerungan Kecil, serta Karang Taruna Laskar Obor Desa Pagerungan Besar. Dua lokasi pembibitan mangrove turut dikelola bersama masyarakat di Pulau Sadulang dan Pulau Pagerungan Besar.

Pada 2025, perusahaan tersebut juga menginisiasi program Gerakan Lingkungan Bersih, Sehat, dan Asri (LESTARI) di lingkungan pendidikan Pagerungan Besar serta membangun pusat daur ulang (recycling center) sebagai bagian dari pengelolaan sampah berbasis komunitas.

Warid menegaskan, penghargaan yang diberikan dalam rangkaian HPN bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk dorongan agar sektor usaha, termasuk industri migas, tetap mengintegrasikan aspek lingkungan dan transparansi dalam operasionalnya.

“Pers memiliki peran mengawal praktik pembangunan agar tetap memperhatikan keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan kelestarian lingkungan,” katanya.

Sementara itu, Manager Public Government Affair KEI, Kampoi Naibaho, menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Ia menyebut apresiasi tersebut menjadi penyemangat untuk memperkuat sinergi dengan masyarakat dan pers.

“Kami berterima kasih atas apresiasi ini. Ke depan, komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan komunikasi yang transparan akan terus kami jaga,” ujar Kampoi.

Peringatan HPN 2026 di Sumenep sendiri menjadi ruang refleksi bersama antara pers, pemerintah, dan pelaku usaha mengenai pentingnya tata kelola pembangunan yang berkelanjutan, khususnya di wilayah kepulauan yang memiliki kerentanan ekologis tinggi. (*)

  • Penulis: En A
  • Editor: Agira Jie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rapat Paripurna DPRD Sumenep Agenda Penandatanganan Persetujuan bersama atas Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2025. (Humas DPRD Sumenep for JARAK.co)

    Banggar DPRD Sumenep Soroti SILPA Rp317 Miliar, Minta Pemkab Genjot PAD Tanpa Membebani Masyarakat

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle En A
    • visibility 71
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Sumenep menyoroti masih besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 yang mencapai Rp317,2 miliar. Meski demikian, Banggar menilai capaian tersebut tetap menunjukkan tren positif terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam pelaksanaan pembangunan. Hal itu disampaikan dalam laporan hasil pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban […]

  • Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, saat menjajal fasilitas HBOT atau terapi oksigen hiperbarik, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar. Jumat (2/5/2025).

    Wabup Sumenep Dorong RSUD Moh Anwar Miliki Alat Terapi Oxygen

    • calendar_month Jum, 2 Mei 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 343
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim menilai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar perlu memiliki fasilitas terapi hiperbarik atau Hyperbaric Oxygen Therapy (HBOT). Pernyataan tersebut disampaikan Wabup Kiai Imam usai mencoba langsung terapi hiperbarik milik Lembaga Kesehatan Kelautan TNI Angkatan Laut (Lakesla), di RSUD dr. H. Moh Anwar Sumenep. […]

  • Flayer gelaran Haflatul Imtihan Ke-71 Sabilul Huda, Gadu Barat, Ganding, Sumenep.

    Haflatul Imtihan Ke-71 Sabilul Huda Siap Digelar Meriah, Hadirkan Lomba, Karnaval Budaya hingga Malam Puncak

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle En A
    • visibility 248
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Pondok Pesantren Hidayatul Ulum Yayasan Sabilul Huda, Gadu Barat, Ganding, Sumenep, akan menggelar rangkaian kegiatan Haflatul Imtihan Ke-71 Sabilul Huda pada Juni hingga Juli 2026. Agenda tahunan ini dipastikan berlangsung semarak dengan berbagai acara religi, pendidikan, seni, dan budaya yang terbuka untuk masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi keluarga besar pesantren […]

  • Potret Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo di Festival Srikaya di depan kantor Pemkab setempat.

    Pemkab Sumenep Dukung Petani Srikaya dengan Bantuan Pupuk dan Akses Pasar

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 386
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep berkomitmen meningkatkan kesejahteraan petani srikaya melalui berbagai program bantuan pertanian dan pengembangan sentra produksi. Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan perhatian khusus terhadap petani srikaya saat meninjau lokasi Festival Srikaya, yang menjadi bagian dari Kalender Event 2025. “Ini tanaman musiman. Para petani meminta bantuan pupuk gratis, dan nanti […]

  • Ketupat, lambang saling memaafkan setelah hari kemenangan (satu bulan puasa).

    Makna Filosofis Ketupat dalam Budaya Jawa, Lebih dari Sekadar Hidangan Lebaran

    • calendar_month Sab, 5 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 348
    • 0Komentar

    SUMENEP (JARAK.co) – Ketupat, makanan khas yang identik dengan perayaan Idul Fitri, ternyata memiliki makna filosofis yang dalam dalam budaya Jawa. Istilah “ketupat” dalam bahasa Jawa disebut sebagai “kupat”, yang merupakan kependekan dari “ngaku lepat”. Dalam bahasa Indonesia, frasa ini berarti “mengaku salah” atau “mengaku dosa”. Tradisi ini mencerminkan momen saling memaafkan di hari kemenangan […]

  • Pengurus PABPDSI Kabupaten Sumenep saat menggelar kegiatan Ngobras Desa di Cafe Kanca Kona desa Babbalan. Jum'at, 14 Maret 2025.

    PABPDSI Sumenep Bekali BPD Maksimalkan Peran di Program Ketahanan Pangan

    • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 309
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Pengurus Daerah Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Sumenep menggelar kegiatan Ngobrol Santai Seputar Desa (Ngobras Desa) di Cafe Kanca Kona desa Babbalan Sumenep. Kegiatan ini diikuti oleh anggota BPD kabupaten Sumenep baik secara luring maupun daring. Jum’at, 14 Maret 2025. Ngobras Desa edisi VIII mengundang Mohammad Ilyas selaku […]

expand_less