Breaking News
light_mode

Dies Natalis ke-79 HMI, MD KAHMI Sumenep Ajak Kader Turun Tangan Jawab Tantangan Pembangunan Daerah

  • account_circle En A
  • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
  • visibility 217
  • comment 0 komentar

SUMENEP, (JARAK.co) – Peringatan Dies Natalis ke-79 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan. Momentum ini menjadi ruang refleksi atas peran historis sekaligus tanggung jawab moral HMI sebagai organisasi kader tertua di Indonesia dalam menjawab tantangan kebangsaan dan pembangunan daerah.

Koordinator Majelis Daerah Korps Alumni HMI (MD KAHMI) Kabupaten Sumenep, Akis Jasuli menegaskan pentingnya keterlibatan aktif kader dan alumni HMI dalam proses pembangunan, khususnya di daerah.

Menurutnya, hampir delapan dekade HMI telah membuktikan konsistensinya dalam melahirkan intelektual muslim yang kritis, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial yang kuat.

“Selamat Dies Natalis Himpunan Mahasiswa Islam ke-79. Semoga HMI terus menjadi sumber harapan dan memberi manfaat nyata bagi kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Akis.

Ia menilai, tantangan yang dihadapi bangsa dan daerah ke depan semakin kompleks. Persoalan kemiskinan, ketimpangan pembangunan, hingga krisis kepemimpinan yang benar-benar berorientasi pada kepentingan publik masih menjadi pekerjaan rumah besar.

Dalam konteks tersebut, HMI dan KAHMI memiliki posisi strategis sebagai ruang kaderisasi nilai, etika, dan keberpihakan kepada rakyat.

Sebagai Koordinator MD KAHMI Kabupaten Sumenep sekaligus Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Sumenep, Akis menekankan bahwa daerah ini tidak kekurangan sumber daya manusia yang cerdas. Namun, Sumenep masih membutuhkan lebih banyak figur yang memiliki keberanian moral untuk terlibat langsung dalam menyelesaikan persoalan masyarakat.

“Sumenep tidak kekurangan orang pintar, tetapi membutuhkan kader yang mau turun tangan, mendengar keluhan rakyat, dan menghadirkan solusi nyata. Kader dan alumni HMI harus berada di garda terdepan sebagai agen perubahan,” tegasnya.

Menurut Akis, kontribusi kader dan alumni HMI tidak boleh berhenti pada ruang diskusi dan wacana. Potensi besar yang dimiliki HMI harus diwujudkan dalam bentuk gerakan sosial, pemberdayaan masyarakat, penguatan sektor pendidikan, hingga keterlibatan aktif dalam pembangunan ekonomi lokal dan tata kelola pemerintahan yang berkeadilan.

Lebih jauh, ia menilai sinergi antara HMI sebagai organisasi kader mahasiswa dan KAHMI sebagai wadah alumni perlu terus diperkuat. Kolaborasi tersebut diyakini mampu melahirkan gagasan-gagasan strategis yang relevan dengan kebutuhan daerah, terutama Kabupaten Sumenep yang memiliki karakter kepulauan dengan tantangan pembangunan yang tidak sederhana.

Akis berharap Dies Natalis ke-79 HMI menjadi titik tolak konsolidasi internal sekaligus ruang evaluasi bagi kader dan alumni untuk meneguhkan kembali komitmen keislaman dan keindonesiaan. Nilai-nilai dasar perjuangan HMI, kata dia, harus tetap menjadi landasan dalam setiap peran dan pengabdian.

“Momentum ini harus menjadi pengingat bahwa HMI lahir bukan hanya untuk mencetak intelektual, tetapi juga pemimpin yang berpihak pada kepentingan umat dan bangsa,” pungkasnya.***

  • Penulis: En A
  • Editor: Agira Jie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Achmad Fauzi Wongsojudo. (Istimewa)

    Maulana Ismail Wakili Madura di Timnas SEA Games 2025, Bupati Sumenep: Ini Sejarah!

    • calendar_month Sel, 13 Mei 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 296
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Maulana Ismail, atlet muda asal Kabupaten Sumenep, Madura, resmi masuk dalam skuad Tim Nasional Indonesia untuk SEA Games 2025 di Thailand. Ajang olahraga se-Asia Tenggara itu akan digelar pada 9–20 Desember mendatang, dan kehadiran Maulana menjadi catatan sejarah tersendiri bagi Madura. Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyambut kabar ini dengan rasa bangga. […]

  • Plt Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti. (Istimewa/Humas Polres Sumenep)

    Heboh Penemuan Jasad Bayi di Kos Kangean, Polisi Pastikan Bukan Mutilasi

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle En A
    • visibility 335
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Warga Dusun Wakaf, Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa, digegerkan oleh penemuan jasad bayi perempuan di sebuah rumah kos pada Senin (1/9/2025) malam. Peristiwa memilukan itu terungkap sekitar pukul 19.00 WIB dan langsung ditangani oleh Polsek Kangean, jajaran Polres Sumenep. Bayi malang tersebut diketahui berinisial ALA, berusia 11 bulan. Ia ditemukan sudah tidak bernyawa […]

  • Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumenep saat menyalurkan bantuan makanan siap saji.

    Respons Sigap Banjir Sumenep, MUI Jatim dan Baznas Kirim Ratusan Paket Makanan

    • calendar_month Rab, 14 Mei 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 306
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Ratusan warga di dua kecamatan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menerima bantuan makanan siap saji dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumenep. Bantuan ini diberikan sebagai respons cepat atas banjir yang merendam pemukiman warga sejak Selasa malam (13/5/2025), akibat hujan deras disertai jebolnya tanggul […]

  • Calon Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur, Maksudi

    Begini Gagasan Transformasi PMII Jatim ala Maksudi

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 379
    • 0Komentar

      SUMENEP, (JARAK.co) – Calon Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur, Maksudi, menawarkan gagasan baru untuk arah gerakan PMII: Equilibrium Sosial-Inklusif. Gagasan ini lahir dari keprihatinannya terhadap menguatnya polarisasi sosial, rendahnya literasi digital, serta lemahnya integrasi antara keislaman, keindonesiaan, dan keilmuan di tubuh PMII. Konsep tersebut menggabungkan teori ekonomi […]

  • Raker JMSI Sumenep bertema “Meneguhkan Peran JMSI: Solidaritas Organisasi dan Kemandirian Media Siber di Mojokerto.

    JMSI Sumenep Teguhkan Komitmen Profesionalisme dan Kemandirian Media Lewat Raker di Mojokerto

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 278
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, (JARAK.co) – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Kerja (Raker) di Mojokerto, 12–14 Oktober 2025. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat arah organisasi serta meneguhkan komitmen terhadap profesionalisme dan kemandirian media siber. Raker bertema “Meneguhkan Peran JMSI: Solidaritas Organisasi dan Kemandirian Media Siber” itu diikuti oleh jajaran pengurus JMSI Sumenep […]

  • FOTO: Dekan Fakultas Bahasa Asing (FBA) UNIBA Madura Lailiy Kurnia Ilahi (kanan), bersama Wakil Rektor I UNIBA Madura, Budyi Suswa, memberikan keterangan pers jelang pemberangkatan mahasiswanya untuk magang ke luar negeri.

    UNIBA Madura Berangkatkan Mahasiswa Pilihan Magang ke Luar Negeri

    • calendar_month Sel, 11 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 292
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura berkomitmen melebarkan sayapnya ke ranah Internasional, yakni dengan memberikan pengalaman kepada mahasiswanya untuk magang luar negeri. Kampus Tera’ Tak Adhamar tersebut akan mengirim mahasiswanya ke Thailand melalui program International Internship 2025. Mahasiswa akan mengikuti program itu selama 60 hari, terhitung sejak 20 Mei sampai 11 Juli 2025. […]

expand_less