Breaking News
light_mode

Said Abdullah Tegaskan PDI Perjuangan Tak Akan Intervensi Kasus Hukum Bupati Ponorogo

  • account_circle Agira Jie
  • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
  • visibility 197
  • comment 0 komentar

SURABAYA, (JARAK.co) – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, menegaskan bahwa partainya menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, yang dikabarkan terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT).

Said menyatakan, PDI Perjuangan tidak akan melakukan intervensi terhadap langkah hukum yang ditempuh KPK dan mengajak semua pihak untuk menjunjung asas praduga tidak bersalah.

“Kami menerima informasi bahwa Bapak Sugiri Sancoko, selaku Bupati Ponorogo yang juga kader PDI Perjuangan, diamankan oleh KPK dalam kegiatan OTT. Kami menghormati proses hukum yang berlaku dan menyerahkan sepenuhnya kepada KPK,” ujar Said Abdullah dalam keterangan resmi yang diterima media, Sabtu (08/11/2025).

Menurut Said, partainya berkomitmen untuk selalu mendukung upaya pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu. Ia menegaskan, PDI Perjuangan menjunjung tinggi integritas serta tidak akan menghalangi kinerja lembaga penegak hukum dalam menegakkan keadilan.

“Kami menghormati kewenangan KPK dan mengedepankan asas praduga tidak bersalah sampai ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap,” tegasnya.

Said juga mengutip arahan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang menegaskan pentingnya menjaga integritas dan tidak mencampuri urusan lembaga penegak hukum.

“Seperti yang selalu diingatkan Ibu Megawati, kami tidak boleh mempengaruhi atau mengintervensi proses hukum dalam bentuk apa pun,” ujarnya.

Lebih lanjut, Said menilai tindakan korupsi merupakan bentuk pengkhianatan terhadap amanah rakyat. Karena itu, PDI Perjuangan menyatakan dukungan penuh terhadap setiap langkah penegakan hukum yang dilakukan KPK dalam rangka membersihkan praktik korupsi di pemerintahan.

“Korupsi adalah pengkhianatan terhadap kepercayaan rakyat. Kami mendukung penuh setiap upaya pemberantasan korupsi, apalagi oleh KPK,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Said juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Ponorogo atas peristiwa yang menimpa kader partainya tersebut. Ia menyesalkan jika ada perilaku pejabat daerah dari PDI Perjuangan yang tidak mampu menjaga amanah publik.

“Kami memohon maaf kepada seluruh warga Kabupaten Ponorogo. Kami menyesalkan jika yang bersangkutan belum sepenuhnya amanah dan telah mencederai kepercayaan rakyat,” kata Said.

Ia menambahkan, kasus yang menimpa Bupati Ponorogo akan menjadi bahan evaluasi internal bagi PDI Perjuangan Jawa Timur. Pembinaan kader, mekanisme rekrutmen, serta pengawasan terhadap kepala daerah dari partai akan diperkuat agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Peristiwa ini menjadi cermin bagi kami untuk terus berbenah. Kami akan memperkuat pembinaan kader dan memperhatikan kembali biaya politik agar tidak menimbulkan praktik-praktik yang menyimpang di kemudian hari,” pungkasnya. ***

  • Penulis: Agira Jie
  • Editor: En Anam

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar saat menyerahkan bantuan sosial kepada korban musibah ledakan tabung gas balon mainan di Kalianget. (Istimewa)

    Tak Hanya Bank Syariah, BPRS Bhakti Sumekar Hadir sebagai Mitra Sosial Masyarakat

    • calendar_month Jum, 9 Mei 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 273
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Insiden ledakan tabung gas balon ini meninggalkan duka mendalam bagi warga sekitar. Tragedi yang merenggut nyawa remaja dan meluluhlantakkan satu keluarga ini menggugah banyak pihak untuk turut peduli. Melalui aksi nyata seperti ini, BPRS Bhakti Sumekar menegaskan jati dirinya sebagai institusi yang tak hanya mengedepankan layanan keuangan syariah, tetapi juga menjunjung tinggi […]

  • Masyarat Madura saat Toron (pulang kampung) melewati jembatan Suramadu. (Istimewa)

    Tradisi Toron: Momen Mudik Unik Masyarakat Madura

    • calendar_month Ming, 23 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 226
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Masyarakat Madura memiliki tradisi unik bernama Toron, yaitu kebiasaan pulang kampung secara massal menjelang bulan Ramadan atau setelah panen tembakau. Tradisi ini sudah berlangsung turun-temurun dan menjadi momen penting untuk bersilaturahmi serta menghormati leluhur. Toron berasal dari kata dalam bahasa Madura yang berarti “turun.” Tradisi ini mencerminkan eratnya hubungan perantau Madura dengan […]

  • Ketua JMSI Jawa Timur Syaiful Anam hadir bersama jajaran pengurus mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas), Seminar Hak Asasi Manusia (HAM), serta Malam Anugerah JMSI. (Istimewa)

    JMSI Jatim Hadiri HPN 2026 di Banten, Soroti Tantangan Disrupsi Media

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle En A
    • visibility 139
    • 0Komentar

    BANTEN (JARAK.co) – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Jawa Timur menghadiri dan turut menyukseskan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 JMSI yang dirangkaikan dengan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Serang, Banten, pada 7-9 Februari 2026. Rangkaian kegiatan nasional tersebut meliputi Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas), Seminar Hak Asasi Manusia (HAM), serta Malam Anugerah JMSI. […]

  • Kapolres Sumenep AKBP Rivanda pimpin Apel Siaga Bencana di halaman Mapolres Sumenep. (Istimewa)

    Kapolres Sumenep Pimpin Apel Siaga Bencana, Tegaskan Sinergi dan Kesiapan Personel Hadapi Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle En A
    • visibility 245
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Mengantisipasi ancaman cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi, Polres Sumenep menggelar Apel Siaga Penanggulangan Bencana di Lapangan Tribrata, Rabu (5/11/2025). Apel yang dipimpin langsung oleh Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, itu melibatkan beragam unsur siaga bencana, mulai dari TNI, Polri, BPBD, Basarnas, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, PMI, Pramuka, hingga para […]

  • Bupati Achmad Fauzi Wongaojudo saat menyerahkan bantuan buku secara simbolis kepada DPC PWRI Sumenep sebagai dukungan penguatan literasi masyarakat.

    Bupati Fauzi Tegaskan Literasi Tanggung Jawab Bersama, Pers Diminta Aktif Menjangkau Desa

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle En A
    • visibility 150
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa penguatan literasi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, keterlibatan seluruh elemen, termasuk insan pers dan pelaku media, sangat dibutuhkan agar gerakan literasi menjangkau masyarakat hingga ke pelosok desa. “Literasi di Kabupaten Sumenep ini seharusnya menjadi tugas bersama, terlebih insan pers dan […]

  • Ilustrasi pemadaman listrik

    Warga Dungkek Geram, Listrik Sering Padam Tanpa Pemberitahuan

    • calendar_month Rab, 19 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 266
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Warga Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, kembali dibuat resah akibat pemadaman listrik yang terjadi tanpa pemberitahuan resmi dari PLN. Dalam dua hari terakhir, listrik sering mati mendadak, membuat masyarakat, terutama para pelaku usaha, mengalami kerugian. Sekretaris PAC Ansor Dungkek, Matzeri Irawan, menilai PLN kurang siap dalam menangani permasalahan ini. Ia menegaskan bahwa pemadaman […]

expand_less