Breaking News
light_mode

Menkes RI Gerak Cepat Tangani Campak di Sumenep, Fokus Imunisasi Massal Anak

  • account_circle JARAK.co
  • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
  • visibility 337
  • comment 0 komentar

SUMENEP, (JARAK.co) – Wabah campak di Kabupaten Sumenep kian meluas. Lebih dari 2.000 kasus telah dilaporkan dan puluhan anak meninggal dunia. Situasi darurat ini mendorong Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, turun langsung meninjau Sumenep pada Kamis (28/8/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Menkes menekankan percepatan imunisasi massal sebagai strategi utama untuk memutus rantai penularan. Targetnya, 70 ribu anak di Sumenep harus sudah divaksin dalam kurun waktu dua minggu.

“Kalau dalam dua minggu selesai, mudah-mudahan indikasi campak di Sumenep akan turun drastis,” ujar Budi Gunadi Sadikin di sela-sela peninjauan bersama Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Pihaknya mengingatkan, campak memiliki daya tular jauh lebih tinggi dibanding COVID-19. Jika COVID-19 rata-rata menularkan ke dua hingga tiga orang, maka satu penderita campak bisa menulari hingga 18 orang.

“Campak ini berbahaya karena sangat menular. Tapi sebenarnya bisa dicegah, karena vaksin tersedia dan terbukti efektif,” ujar dia menegaskan.

Menurut Budi, saat terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) campak, langkah pertama yang wajib dilakukan adalah imunisasi massal. Bila ditemukan satu kasus positif, vaksinasi harus segera digelar serentak di desa atau kecamatan sekitar pasien.

“Kalau ada satu kasus saja, minimal satu kecamatan langsung harus diimunisasi,” imbuhnya.

Selain Sumenep, Kemenkes juga menyiapkan langkah antisipasi di tiga kabupaten lain di Madura. Penguatan deteksi dini menjadi prioritas, dengan melibatkan masyarakat, keluarga, hingga Babinsa agar segera mengenali gejala demam dan ruam pada anak.

Untuk mempercepat diagnosis, Kemenkes merencanakan pembangunan laboratorium pemeriksaan campak di Madura. Dengan begitu, sampel tidak perlu lagi dikirim ke Surabaya.

“Kalau ada indikasi campak, cukup kirim ke Madura supaya hasil lebih cepat keluar,” jelas Budi.

Disisi lain, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyambut baik langkah pemerintah pusat. Ia menekankan pentingnya kerja bersama, terutama tenaga kesehatan di daratan maupun kepulauan.

“Seluruh tenaga kesehatan harus bergerak bersama memastikan anak-anak kita mendapatkan imunisasi. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab kita semua,” katanya.

Sebagai dukungan nyata, Kemenkes telah mengirim 11 ribu vial vaksin campak ke Madura. Dengan kapasitas satu vial untuk delapan anak, stok itu cukup untuk mencakup 80 ribu anak lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan di Sumenep.***

  • Penulis: JARAK.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Flayer gelaran Haflatul Imtihan Ke-71 Sabilul Huda, Gadu Barat, Ganding, Sumenep.

    Haflatul Imtihan Ke-71 Sabilul Huda Siap Digelar Meriah, Hadirkan Lomba, Karnaval Budaya hingga Malam Puncak

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle En A
    • visibility 268
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Pondok Pesantren Hidayatul Ulum Yayasan Sabilul Huda, Gadu Barat, Ganding, Sumenep, akan menggelar rangkaian kegiatan Haflatul Imtihan Ke-71 Sabilul Huda pada Juni hingga Juli 2026. Agenda tahunan ini dipastikan berlangsung semarak dengan berbagai acara religi, pendidikan, seni, dan budaya yang terbuka untuk masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi keluarga besar pesantren […]

  • Flyer Parade Karnaval Yayasan Sabilul Huda, Gadu Barat Ganding, Sumenep. (Ist/JARAK.co)

    Yuk Pantau Terus, Parade Karnaval Yayasan Sabilul Huda Digelar Hari Ini

    • calendar_month Rab, 1 Jul 2026
    • account_circle En A
    • visibility 114
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Kemeriahan Haflatul Imtihan ke-71 Yayasan Sabilul Huda kembali berlanjut. Hari ini, Rabu (1/7/2026), masyarakat diajak menyaksikan Parade Karnaval Yayasan Sabilul Huda yang akan dimulai pukul 12.00 WIB hingga selesai. Informasi jadwal tersebut juga tercantum dalam poster resmi kegiatan. Parade karnaval dipastikan menyuguhkan berbagai penampilan menarik dari para siswa dan santri. Beragam atraksi […]

  • Petugas saat mendatangi salah satu lokasi tambang galian C di Kabupaten Sumenep. (Istimewa)

    Galian C Ilegal Diduga Libatkan Aktor Kuat, GPMS Tagih Ketegasan Aparat

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle En A
    • visibility 228
    • 0Komentar

    SUMENEP (JARAK.co) – Aktivitas tambang galian C tanpa izin di Kabupaten Sumenep kembali menjadi perhatian publik. Desakan penghentian total praktik tersebut menguat setelah aparat dari Polda Jawa Timur melakukan operasi penertiban di sejumlah lokasi. Dalam operasi tersebut, beberapa alat berat diamankan. Sejumlah pihak juga dipanggil untuk dimintai keterangan terkait dugaan aktivitas pertambangan tanpa izin yang […]

  • FOTO: SKK Migas Medco Energi bersama Pemdes Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, menggelar sosialisasi keselamatan kerja di laut bagi masyarakat nelayan setempat, Jumat (3/10/2025).

    SKK Migas Medco Energi Gandeng Pemdes Lobuk Gelar Sosialisasi Keselamatan Nelayan

    • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
    • account_circle Agira Jie
    • visibility 330
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Keselamatan nelayan saat melaut kembali menjadi perhatian serius. SKK Migas Medco Energi bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, menggelar sosialisasi keselamatan kerja di laut bagi masyarakat nelayan setempat, Jumat (3/10/2025). Kegiatan yang berlangsung di balai desa tersebut diikuti puluhan nelayan Lobuk dengan antusias. Mereka mendapatkan pembekalan langsung dari Kantor […]

  • Ilustrasi penangkapan kurir sabu di Sumenep. (Ist)

    Penangkapan Diduga Kurir Sabu Viral di Sumenep, Polisi Berdalih Tak Terima Informasi

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • account_circle En A
    • visibility 145
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Kabar dugaan penangkapan seorang pria asal Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, terkait kasus narkotika menjadi perbincangan luas di tengah masyarakat. Informasi yang menyebar dari mulut ke mulut itu memunculkan tanda tanya setelah pihak kepolisian menyatakan belum menerima data maupun laporan resmi terkait penangkapan tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, […]

  • Masyarat Madura saat Toron (pulang kampung) melewati jembatan Suramadu. (Istimewa)

    Tradisi Toron: Momen Mudik Unik Masyarakat Madura

    • calendar_month Ming, 23 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 328
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Masyarakat Madura memiliki tradisi unik bernama Toron, yaitu kebiasaan pulang kampung secara massal menjelang bulan Ramadan atau setelah panen tembakau. Tradisi ini sudah berlangsung turun-temurun dan menjadi momen penting untuk bersilaturahmi serta menghormati leluhur. Toron berasal dari kata dalam bahasa Madura yang berarti “turun.” Tradisi ini mencerminkan eratnya hubungan perantau Madura dengan […]

expand_less