Breaking News
light_mode

Begini Gagasan Transformasi PMII Jatim ala Maksudi

  • account_circle JARAK.co
  • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
  • visibility 402
  • comment 0 komentar

 

SUMENEP, (JARAK.co) – Calon Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur, Maksudi, menawarkan gagasan baru untuk arah gerakan PMII: Equilibrium Sosial-Inklusif.

Gagasan ini lahir dari keprihatinannya terhadap menguatnya polarisasi sosial, rendahnya literasi digital, serta lemahnya integrasi antara keislaman, keindonesiaan, dan keilmuan di tubuh PMII.

Konsep tersebut menggabungkan teori ekonomi Walras dan Marshall, serta teori sosiologi Talcott Parsons, dalam sebuah kerangka kerja konseptual yang menyinergikan nilai-nilai agama, kebangsaan, pengetahuan, dan keberlanjutan.

PMII sebagai Penyeimbang

“PMII Jatim harus tampil sebagai penyeimbang. Di sinilah equilibrium berperan. Organisasi Aswaja bukan hanya kuat secara ideologis, tetapi juga tangguh dalam merespons tantangan digital, lingkungan, hingga ekonomi kader,” ujar Maksudi, Kamis (29/5).

Konsep Equilibrium Sosial-Inklusif dijabarkan ke dalam lima misi besar:

1. Kaderisasi holistik berbasis potensi zaman,

2. Perluasan partisipasi kader di sektor strategis,

3. Optimalisasi peran ulama dan umara dalam moderasi beragama,

4. Advokasi publik berbasis data dan media kreatif, serta

5. Kemandirian organisasi melalui inkubasi wirausaha sosial dan pembentukan BUMKC.

Maksudi menegaskan bahwa PMII tidak boleh hanya bersifat reaktif, melainkan harus menjadi aktor intelektual, aktivis, sekaligus inovator sosial.

Menjawab Tantangan Lokal dengan Nalar Global

Ia ingin menjadikan PMII Jatim sebagai think tank mahasiswa Islam progresif, baik hari ini maupun di masa depan. Salah satu langkah strategisnya adalah pendirian Sekolah Vokasi PMII Jatim yang mengintegrasikan keislaman dengan literasi digital, keterampilan teknis, dan kepemimpinan komunitas.

“Kalau kita ingin PMII menjadi center of gravity, kita tak bisa lagi mengandalkan aktivisme konvensional. Kita harus bisa mendialogkan tradisi dengan teknologi, dan nilai spiritual dengan data saintifik,” tuturnya.

Toleransi dan Advokasi Lingkungan

PMII Jatim juga didorong untuk menjadi motor penggerak kohesi sosial, salah satunya melalui pembentukan Forum Lintas Iman sebagai wadah dialog antaragama di tingkat akar rumput.

“PMII harus hadir sebagai perekat bangsa, bukan sekadar penggerak opini sesaat. Kita perlu menyulam kebhinekaan lewat program-program konkret yang menyentuh langsung masyarakat,” tegas Maksudi.

Di bidang lingkungan, ia menekankan pentingnya respons strategis terhadap krisis ekologi melalui advokasi berbasis data.

Kemandirian Ekonomi

Untuk menjawab tantangan pendanaan, Maksudi mencanangkan pembentukan BUMKC (Badan Usaha Milik Koordinator Cabang) yang berbasis pada prinsip keberlanjutan: keuntungan ekonomi, dampak sosial, dan kepedulian lingkungan.

Ia juga berencana membentuk Inkubator Wirausaha Sosial PMII Jatim serta pendanaan kolektif berbasis crowdfunding dari kader dan alumni.

“Inilah saatnya kita membangun ekonomi kader. Tak cukup hanya bicara kritik sosial, kita harus menciptakan solusi ekonomi yang membebaskan,” ujarnya.

Menuju Gerakan Transformatif

Sebagai kerangka paradigmatik, Maksudi ingin menempatkan PMII Jatim bukan sekadar organisasi kemahasiswaan, melainkan sebagai aktor perubahan sosial berbasis nilai-nilai Islam yang moderat, dinamis, adaptif, dan kolaboratif.

“Equilibrium bukan berarti stagnasi. Ia adalah keseimbangan dinamis yang terus menyesuaikan diri dengan tantangan zaman. Di sinilah PMII Jatim bisa menjadi laboratorium peradaban,” pungkasnya.***

  • Penulis: JARAK.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi sosial DPD NasDem Sumenep di HUT-14 partai NasDem. (Istimewa)

    HUT ke-14, DPD NasDem Sumenep Tebar Kepedulian Lewat Aksi Sosial

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle En A
    • visibility 306
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Partai NasDem, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem Kabupaten Sumenep di bawah kepemimpinan Ketua Akis Jasuli menggelar sejumlah kegiatan sosial sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat. Puncak peringatan HUT kali ini diisi dengan pembagian ratusan paket sembako kepada keluarga kurang mampu di berbagai wilayah Kabupaten […]

  • Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) PWRI Sumenep di Tanean Cafe, Sumenep. (Dok. Jarak.co)

    FGD PWRI Sumenep: Program MBG Dinilai Picu Perputaran Ekonomi Daerah

    • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
    • account_circle En A
    • visibility 96
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai tidak hanya berperan meningkatkan asupan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak roda ekonomi di daerah. Hal itu mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) “NgomBe (Ngobrol MBG): Program Berdampak, Lanjut atau Tidak?” yang digelar DPC PWRI Sumenep di Tanean Cafe, Kamis (9/7/2026). Kepala KPPG Surabaya, Kusmayanti, mengatakan […]

  • M.Hariri - Media Center Haji Daker Bandara, PPIH Arab Saudi 2026 (Dok. Istimewa)

    Min Haitsu La Yahtasib, Kisah Jurnalis Sumenep Menjadi Petugas Haji MCH 2026

    • calendar_month Sen, 22 Jun 2026
    • account_circle M.Hariri - Media Center Haji Daker Bandara, PPIH Arab Saudi 2026
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Bagian 1: Sebuah Telepon yang Mengubah Jalan Hidup Ada sebuah kalimat dalam Al-Qur’an yang sejak lama saya yakini, tetapi baru benar-benar saya rasakan maknanya pada musim haji tahun 1447 Hijriah. “Min haitsu la yahtasib.” Dari arah yang tidak pernah disangka-sangka. Kalimat itu bukan sekadar rangkaian ayat yang sering didengar dalam ceramah. Kalimat itu benar-benar menjadi […]

  • Situasi terkini deretan pertokoan hangus terbakar Api di Kecamatan Ganding. (Istimewa)

    Api Lahap Deretan Pertokoan di Ganding, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle En A
    • visibility 320
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Kebakaran hebat melanda deretan pertokoan di Dusun Larangan, Desa Ketawang Larangan, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Kamis (23/10/2025) pagi. Peristiwa tersebut menghanguskan sedikitnya lima unit toko milik warga setempat, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp1,5 miliar. Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 07.00 WIB, setelah warga melihat kepulan asap tebal dari arah toko onderdil […]

  • Flayer Imbauan Kapolres Sumenep Waspada Campak. (Istimewa)

    Kapolres Sumenep Imbau Warga Waspada Campak, Tekankan Pentingnya Vaksinasi

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 336
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Kapolres Sumenep AKBP Rivanda mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit campak. Penyakit menular ini dianggap berbahaya karena cepat menyebar dan berpotensi memicu wabah bila tidak segera dicegah. Menurut Kapolres, masyarakat perlu mengenali gejala campak sejak dini agar bisa segera ditangani. Gejala umum yang sering muncul antara lain demam tinggi, batuk, pilek, […]

  • Puluhan mahasiswa PMII Komisariat UNIJA menyampaikan orasi di atas mobil komando saat menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor BRI Cabang Sumenep, dikawal ketat aparat kepolisian. (Ist)

    Mahasiswa Turun Jalan, Tekan BRI Sumenep Tuntaskan Dugaan Penipuan dan Penggelapan

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle En A
    • visibility 182
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Puluhan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Sumenep, Kamis (23/4/2026). Aksi tersebut berlangsung memanas dan sempat diwarnai pembakaran ban di hadapan aparat kepolisian. Aksi dipimpin koordinator lapangan Ibnu Aljazari dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Wiraraja (UNIJA). Massa menuntut pihak bank bertanggung jawab atas […]

expand_less