Breaking News
light_mode

Ketupat, Budaya dan Kearifan Lokal

  • account_circle JARAK.co
  • calendar_month Ming, 6 Apr 2025
  • visibility 349
  • comment 0 komentar

SUMENEP, (JARAK co) – Ketupat bukan sekadar hidangan lezat yang identik dengan perayaan Idulfitri. Lebih dari itu, ketupat adalah simbol budaya dan kearifan lokal masyarakat Indonesia yang sarat makna filosofis dan historis.

Ketupat, yang terbuat dari beras dan dibungkus dengan anyaman daun kelapa muda (janur), memiliki sejarah panjang dalam tradisi Nusantara. Dalam budaya Jawa, ketupat diperkenalkan oleh Sunan Kalijaga sebagai simbol pembersihan diri dan pengakuan kesalahan.

Kata “ketupat” sendiri diyakini berasal dari istilah “ngaku lepat” yang berarti mengakui kesalahan, dan “laku papat” yang bermakna empat tindakan dalam kehidupan spiritual.

Masyarakat Indonesia dari berbagai suku memiliki tradisi tersendiri dalam menyajikan dan memaknai ketupat. Di Jawa, ketupat sering dihidangkan dalam tradisi Lebaran Ketupat atau Bakda Kupat, yaitu seminggu setelah Idulfitri, sebagai bentuk silaturahmi lanjutan.

Di Minangkabau, ketupat hadir dalam tradisi Makan Bajamba, sementara di Bali dikenal dengan sebutan tipat dan menjadi bagian dari upacara keagamaan Hindu.

Tak hanya kaya makna, ketupat juga mencerminkan nilai-nilai kearifan lokal, seperti gotong royong, kebersamaan, dan rasa syukur. Proses pembuatannya yang melibatkan keluarga atau tetangga secara bersama-sama menjadi simbol solidaritas sosial yang kuat.

Dalam era modern yang serba cepat, pelestarian tradisi ketupat menjadi penting agar generasi muda tetap mengenal dan menghargai warisan budaya leluhur. Ketupat bukan hanya makanan, tapi juga cerita tentang jati diri, nilai, dan kebersamaan.

“Ketupat mengajarkan kita untuk membungkus kesalahan dalam simpul keikhlasan dan membukanya dengan ketulusan hati,” ujar Budayawan Jawa, Ki Sarwo Utomo.

Sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia, ketupat patut dilestarikan, tidak hanya sebagai hidangan khas Lebaran, tetapi juga sebagai simbol kearifan lokal yang tak lekang oleh zaman.***

  • Penulis: JARAK.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Situasi Kebakaran Sederet Toko di Utara Puskesmas Ganding. (Istimewa)

    Kebakaran Pagi Hari Gegerkan Warga Ganding, Sederet Toko Ludes Dilalap Api

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle En A
    • visibility 262
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Kebakaran hebat melanda deretan toko di kawasan utara Puskesmas Ganding, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, pada Kamis (23/10/2025) pagi. Api diketahui mulai berkobar sekitar pukul 06.30 WIB dan dengan cepat menjalar ke bangunan lain di lokasi padat aktivitas warga tersebut. Berdasarkan informasi di lapangan, sejumlah toko yang terbakar meliputi toko sembako, jamu, onderdil […]

  • Polwan Polres Sumenep gelar Kegiatan Bhakti Sosial di Hari Jadi ke-77. (Istimewa/Humas Polres Sumenep).

    Polwan Polres Sumenep Tebar Kepedulian Lewat Bhakti Sosial di Hari Jadi ke-77

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 254
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia ke-77, jajaran Polwan Polres Sumenep menggelar kegiatan Bhakti Sosial sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat. Acara ini berlangsung pada Selasa 26 Agustus 2025 di wilayah Kabupaten Sumenep. Kegiatan Bhakti Sosial tersebut diwujudkan dengan penyaluran paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Melalui kegiatan ini, […]

  • Ilustrasi penangkapan kurir sabu di Sumenep. (Ist)

    Penangkapan Diduga Kurir Sabu Viral di Sumenep, Polisi Berdalih Tak Terima Informasi

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • account_circle En A
    • visibility 36
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Kabar dugaan penangkapan seorang pria asal Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, terkait kasus narkotika menjadi perbincangan luas di tengah masyarakat. Informasi yang menyebar dari mulut ke mulut itu memunculkan tanda tanya setelah pihak kepolisian menyatakan belum menerima data maupun laporan resmi terkait penangkapan tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, […]

  • Tiga warga Tapakerbau Desa Gersik Putih, Gapura, Sumenep, saat memenuhi panggilan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim untuk memberikan keterangan terkait laut yang ber-SHM, didampingi penasihat hukum Gerakan Masyarakat Tolak Reklamasi (Gema Aksi), Marlaf Sucipto.

    Penyidikan SHM Laut di Sumenep, Polda Jatim Minta Keterangan Warga

    • calendar_month Sab, 12 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 213
    • 0Komentar

    SURABAYA, (JARAK.co) – Tim Penyidik Kasubdit II/Tipid Harda Bangtah, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim kini dalam tahap mengumpulkan bukti-bukti dan mencari tersangka melalui serangkaian penyidikan kasus penerbitan Sertipikat Hak Milik (SHM) di kawasan Pantai Dusun Tapakerbau, Desa Gersik Putih, Gapura, Sumenep. Polda Jatim sebelumnya memeriksa mantan kepala desa, kepala desa, mantan aparat desa Pemerintah […]

  • Pengurus JMSI Kabupaten Sumenep saat menggelar buka puasa dan santunan anak yatim dalam kegiatan JMSI berbagi berkah Ramadan, bertempat di Aula Bappeda Sumenep, Senin (17/03/2025).

    Cara JMSI Sumenep Berbagi Berkah di Bulan Ramadan

    • calendar_month Sen, 17 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 251
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Buka puasa bersama dan memberikan santunan kepada anak yatim, menjadi agenda Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumenep di bulan suci ramadan. Tiada lain, kegiatan tersebut berharap barokah Ramadhan dan anak yatim. Kegiatan tersebut digelar di Aula Bappeda Sumenep, Senin (17/03/2025) yang dihadiri oleh Bupati Sumenep yang diwakili oleh Kadiskominfo Sumenep Indra Wahyudi. […]

  • Flayer Madura Ethnic Carnival (MEC 2025).

    Madura Ethnic Carnival 2025 Resmi Diluncurkan, Usung Tema “Topeng” Sebagai Simbol Budaya

    • calendar_month Kam, 1 Mei 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 282
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) resmi meluncurkan Madura Ethnic Carnival (MEC) 2025 dengan mengusung tema “Topeng”, Kamis (1/5/2025). Peluncuran ini menjadi penanda dimulainya rangkaian kegiatan tahunan yang menampilkan kekayaan seni dan tradisi lokal Madura melalui karnaval kostum. MEC 2025 dijadwalkan akan digelar pada 20 September 2025, berlokasi di depan Labang Mesem, Keraton Sumenep. […]

expand_less