Breaking News
light_mode

Ketupat, Budaya dan Kearifan Lokal

  • account_circle JARAK.co
  • calendar_month Ming, 6 Apr 2025
  • visibility 473
  • comment 0 komentar

SUMENEP, (JARAK co) – Ketupat bukan sekadar hidangan lezat yang identik dengan perayaan Idulfitri. Lebih dari itu, ketupat adalah simbol budaya dan kearifan lokal masyarakat Indonesia yang sarat makna filosofis dan historis.

Ketupat, yang terbuat dari beras dan dibungkus dengan anyaman daun kelapa muda (janur), memiliki sejarah panjang dalam tradisi Nusantara. Dalam budaya Jawa, ketupat diperkenalkan oleh Sunan Kalijaga sebagai simbol pembersihan diri dan pengakuan kesalahan.

Kata “ketupat” sendiri diyakini berasal dari istilah “ngaku lepat” yang berarti mengakui kesalahan, dan “laku papat” yang bermakna empat tindakan dalam kehidupan spiritual.

Masyarakat Indonesia dari berbagai suku memiliki tradisi tersendiri dalam menyajikan dan memaknai ketupat. Di Jawa, ketupat sering dihidangkan dalam tradisi Lebaran Ketupat atau Bakda Kupat, yaitu seminggu setelah Idulfitri, sebagai bentuk silaturahmi lanjutan.

Di Minangkabau, ketupat hadir dalam tradisi Makan Bajamba, sementara di Bali dikenal dengan sebutan tipat dan menjadi bagian dari upacara keagamaan Hindu.

Tak hanya kaya makna, ketupat juga mencerminkan nilai-nilai kearifan lokal, seperti gotong royong, kebersamaan, dan rasa syukur. Proses pembuatannya yang melibatkan keluarga atau tetangga secara bersama-sama menjadi simbol solidaritas sosial yang kuat.

Dalam era modern yang serba cepat, pelestarian tradisi ketupat menjadi penting agar generasi muda tetap mengenal dan menghargai warisan budaya leluhur. Ketupat bukan hanya makanan, tapi juga cerita tentang jati diri, nilai, dan kebersamaan.

“Ketupat mengajarkan kita untuk membungkus kesalahan dalam simpul keikhlasan dan membukanya dengan ketulusan hati,” ujar Budayawan Jawa, Ki Sarwo Utomo.

Sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia, ketupat patut dilestarikan, tidak hanya sebagai hidangan khas Lebaran, tetapi juga sebagai simbol kearifan lokal yang tak lekang oleh zaman.***

  • Penulis: JARAK.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FGD “NgomBe” PWRI Sumenep di Tanean Cafe. (Dok. Jarak.co)

    FGD “NgomBe” PWRI Sumenep Rumuskan Rekomendasi bagi Keberlanjutan Program MBG

    • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
    • account_circle En A
    • visibility 69
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Sumenep menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “NgomBe (Ngobrol MBG): Program Berdampak, Lanjut atau Tidak?” di Tanean Cafe, Kamis (9/7/2026). Forum yang menghadirkan unsur pemerintah, legislatif, tenaga kesehatan, akademisi, dan insan pers ini menjadi wadah untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) […]

  • Simbolis : Wakil Ketua PWRI Sumenep, Subaidi Iksan membagikan mukena kepada guru ngaji.

    PWRI Sumenep Rayakan Hari Guru Nasional dengan Berbagi Mukena untuk Guru Ngaji

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle En A
    • visibility 302
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Kabupaten Sumenep menggelar kegiatan sosial berupa pembagian mukena kepada para guru ngaji dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional, Selasa (25/11/2025). Pembagian dilakukan serentak di berbagai lembaga pendidikan Al-Qur’an di Kabupaten Sumenep. Secara simbolis, penyerahan dilaksanakan di TPQ El-Fath yang berlokasi di Jl. Semangka, […]

  • Pemandangan Pulau Mandangin, Kabupaten Sampang dari atas udara. (Sumber Foto: @maduraholic)

    Mengenal Pulau Mandangin, Permata Tersembunyi di Madura

    • calendar_month Rab, 26 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 376
    • 0Komentar

    SAMPANG, (JARAK.co) – Pulau Mandangin merupakan salah satu pulau kecil yang terletak di wilayah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Pulau ini dikenal sebagai pulau berpenduduk dengan keunikan budaya dan kehidupan masyarakatnya yang khas. Pulau Mandangin berada sekitar 3 mil laut dari pesisir Sampang. Untuk mencapai pulau ini, pengunjung harus menyeberang menggunakan perahu motor dari Pelabuhan […]

  • Wajah Baru; Potret Pelantikan Pengurus JMSI Jatim 2025-2030. (Dok.ist)

    Pelantikan JMSI Jatim 2025-2030, Dewan Pers Dorong Profesionalisme Media Siber

    • calendar_month Rab, 10 Jun 2026
    • account_circle En A
    • visibility 112
    • 0Komentar

    SURABAYA, (JARAK.co) – Pelantikan Pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Jawa Timur periode 2025–2030 berlangsung khidmat di Grand Mercure Hotel Surabaya, Rabu (10/6/2026). Momentum tersebut menjadi semakin istimewa karena disaksikan langsung oleh Wakil Ketua Dewan Pers Bidang Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Pers, Yogi Hadi Ismanto. Pelantikan dipimpin Ketua Umum JMSI Pusat, Dr. Teguh Santosa, didampingi […]

  • Seminar literasi keuangan JMSI dan BPRS Bhakti Sumenkar Perseroda di Yayasan Pondok Pesantren Al-Ittihad, Desa Lembung Timur, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Sabtu (13/9/2025).

    Generasi Cerdas Finansial: JMSI dan BPRS Bhakti Sumekar Gelar Literasi Keuangan di Lenteng

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle En A
    • visibility 340
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumenep berkolaborasi dengan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar Perseroda dalam menggelar seminar literasi keuangan di Yayasan Pondok Pesantren Al-Ittihad, Desa Lembung Timur, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Sabtu (13/9/2025). Mengusung tema “Menumbuhkan Generasi Melek Finansial Sejak Dini”, kegiatan ini diikuti puluhan siswa SMP dan SMA sederajat […]

  • Bupati Achmad Fauzi Wongaojudo saat menyerahkan bantuan buku secara simbolis kepada DPC PWRI Sumenep sebagai dukungan penguatan literasi masyarakat.

    Bupati Fauzi Tegaskan Literasi Tanggung Jawab Bersama, Pers Diminta Aktif Menjangkau Desa

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle En A
    • visibility 236
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa penguatan literasi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, keterlibatan seluruh elemen, termasuk insan pers dan pelaku media, sangat dibutuhkan agar gerakan literasi menjangkau masyarakat hingga ke pelosok desa. “Literasi di Kabupaten Sumenep ini seharusnya menjadi tugas bersama, terlebih insan pers dan […]

expand_less