Breaking News
light_mode

Mengenal Pulau Mandangin, Permata Tersembunyi di Madura

  • account_circle JARAK.co
  • calendar_month Rab, 26 Mar 2025
  • visibility 376
  • comment 0 komentar

SAMPANG, (JARAK.co) – Pulau Mandangin merupakan salah satu pulau kecil yang terletak di wilayah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Pulau ini dikenal sebagai pulau berpenduduk dengan keunikan budaya dan kehidupan masyarakatnya yang khas.

Pulau Mandangin berada sekitar 3 mil laut dari pesisir Sampang. Untuk mencapai pulau ini, pengunjung harus menyeberang menggunakan perahu motor dari Pelabuhan Tanglok di Sampang, dengan waktu tempuh sekitar 30–45 menit, tergantung pada kondisi cuaca dan ombak.

Keunikan Pulau Mandangin

Masyarakat dan Budaya

Mayoritas penduduk Pulau Mandangin bekerja sebagai nelayan. Pulau ini memiliki budaya khas Madura yang masih kental, dengan adat istiadat dan tradisi yang masih dijaga oleh masyarakat setempat.

Keindahan Alam

Pulau Mandangin menawarkan pemandangan laut yang indah dengan pantai berpasir putih. Meski belum berkembang sebagai destinasi wisata utama, keindahan alamnya menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana pulau yang masih alami.

Spot Foto Instagramable

Bagi pecinta fotografi, Pulau Mandangin adalah surga tersembunyi! Setiap sudutnya menawarkan panorama indah yang siap diabadikan, mulai dari dermaga kayu yang ikonik hingga perkampungan nelayan yang autentik.

Legenda dan Sejarah

Pulau ini juga memiliki kisah mistis yang cukup dikenal, salah satunya adalah legenda tentang keberadaan makam misterius yang dipercaya sebagai makam Syeikh Mandangin, seorang tokoh yang dihormati oleh masyarakat setempat.

Sebagai pulau yang berpenghuni, Mandangin menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal infrastruktur dan aksesibilitas. Namun, potensi wisata bahari dan budaya yang dimiliki bisa menjadi daya tarik jika dikelola dengan baik oleh pemerintah dan masyarakat.

Pulau Mandangin bisa menjadi pilihan menarik bagi mereka yang ingin mengenal lebih jauh kehidupan masyarakat pesisir Madura sambil menikmati pesona alam yang masih asri.***

  • Penulis: JARAK.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FOTO: Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo. (dok. Istimewa)

    Fakta Baru, Bupati Sumenep Gunakan Mobil Dinas Lama Selama Menjabat

    • calendar_month Ming, 13 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 354
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menegaskan bahwa selama dua periode menjabat, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo hanya menggunakan dua unit mobil dinas, bukan empat seperti yang belakangan menjadi perbincangan. Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Sumenep, Suharjono, menyampaikan klarifikasi tersebut kepada sejumlah wartawan pada Sabtu, 12 April 2025. Ia menyatakan bahwa masyarakat perlu […]

  • Ketupat, lambang saling memaafkan setelah hari kemenangan (satu bulan puasa).

    Makna Filosofis Ketupat dalam Budaya Jawa, Lebih dari Sekadar Hidangan Lebaran

    • calendar_month Sab, 5 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 366
    • 0Komentar

    SUMENEP (JARAK.co) – Ketupat, makanan khas yang identik dengan perayaan Idul Fitri, ternyata memiliki makna filosofis yang dalam dalam budaya Jawa. Istilah “ketupat” dalam bahasa Jawa disebut sebagai “kupat”, yang merupakan kependekan dari “ngaku lepat”. Dalam bahasa Indonesia, frasa ini berarti “mengaku salah” atau “mengaku dosa”. Tradisi ini mencerminkan momen saling memaafkan di hari kemenangan […]

  • FOTO: Dekan Fakultas Bahasa Asing (FBA) UNIBA Madura Lailiy Kurnia Ilahi (kanan), bersama Wakil Rektor I UNIBA Madura, Budyi Suswa, memberikan keterangan pers jelang pemberangkatan mahasiswanya untuk magang ke luar negeri.

    UNIBA Madura Berangkatkan Mahasiswa Pilihan Magang ke Luar Negeri

    • calendar_month Sel, 11 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 316
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura berkomitmen melebarkan sayapnya ke ranah Internasional, yakni dengan memberikan pengalaman kepada mahasiswanya untuk magang luar negeri. Kampus Tera’ Tak Adhamar tersebut akan mengirim mahasiswanya ke Thailand melalui program International Internship 2025. Mahasiswa akan mengikuti program itu selama 60 hari, terhitung sejak 20 Mei sampai 11 Juli 2025. […]

  • Diskusi Publik Forum Lintas Tokoh (FLT) Giliraja, Minggu (20/4/2025).

    Langkah Nyata Pemkab Sumenep: Giliraja Terang 12 Jam

    • calendar_month Ming, 20 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 371
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Warga Pulau Giliraja, Kabupaten Sumenep, Madura, akhirnya akan menikmati layanan listrik selama 12 jam setiap hari mulai Mei 2025. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, dalam Diskusi Publik Forum Lintas Tokoh (FLT) Giliraja, Minggu 20 April 2025. “Alhamdulillah sudah ada kesepakatan dengan PLN. Bulan depan, insya Allah, […]

  • Ketua DPD Partai NasDem Sumenep periode 2025–2029, Akis Jasuli.

    Usai Dilantik, Ini Misi Besar Akis Jasuli untuk Sumenep

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle En A
    • visibility 305
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Baru hitungan jam setelah resmi memegang amanah sebagai Ketua DPD Partai NasDem Sumenep periode 2025–2029, Akis Jasuli langsung menggebrak dengan pernyataan keras tentang kondisi lingkungan di kabupaten ujung timur Madura itu. Dalam momentum pelantikan yang berlangsung di Ballroom MYZE Hotel Sumenep, Minggu 16 November 2025, Akis menyoroti ancaman abrasi pesisir yang disebutnya […]

  • Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Sumenep, Supanji saat memberikan cinderamata kepada Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo. (Istimewa)

    HPN 2026, JMSI Sumenep Kritik Jurnalisme Instan dan Kejar Viral

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Agira Jie
    • visibility 228
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Tantangan utama pers saat ini tidak lagi semata soal kecepatan menyajikan berita, melainkan menjaga integritas, etika, dan tanggung jawab sosial kepada publik. Hal itu disampaikan Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Sumenep, Supanji, Senin (9/2/2026). Menurut Supanji, peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 harus dijadikan momentum refleksi bagi insan pers untuk […]

expand_less