Breaking News
light_mode

Khofifah Kerahkan Modifikasi Cuaca, 25 Daerah di Jatim Hadapi Krisis Air

  • account_circle En
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • visibility 12
  • comment 0 komentar

SUMENEP, (JARAK.co) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat penanganan kekeringan yang melanda sejumlah wilayah. Sejak 6 September 2026, operasi modifikasi cuaca dijalankan untuk memicu turunnya hujan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pelaksanaan operasi tersebut menyesuaikan kondisi atmosfer dan potensi pertumbuhan awan berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Upaya ini mulai memberikan hasil dengan turunnya hujan berintensitas ringan hingga sedang di sejumlah lokasi.

“Kalau ada BMKG bilang ini ada titik-titik awan, nah sudah kita akan mengikuti dengan operasi modifikasi cuaca. Sudah turun sebetulnya hujan ringan sampai dengan sedang,” kata Khofifah saat kunjungan kerja di kawasan Pantai Slopeng, Kabupaten Sumenep, Rabu (14/10/2026).

Meski hujan mulai turun, persoalan ketersediaan air bersih belum sepenuhnya teratasi. Khofifah menyebut, sebanyak 25 kabupaten/kota di Jawa Timur telah menetapkan status tanggap darurat terkait krisis air.

Pemprov Jatim pun menyiapkan sejumlah langkah untuk membantu warga di daerah terdampak. Selain operasi modifikasi cuaca, pemerintah melakukan penelusuran sumber air alternatif yang berpotensi dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Menurut Khofifah, pencarian sumber air dilakukan dengan mempertimbangkan jarak dan kemungkinan penyalurannya ke wilayah yang membutuhkan. Sejumlah lokasi yang ditelusuri memiliki jarak sekitar 11 hingga 17 kilometer dari daerah sasaran.

Ia mencontohkan penelusuran sumber air dari kawasan Arjuna menuju Singosari. Pemerintah juga memetakan titik-titik yang memungkinkan untuk pembangunan sumur bor sebagai alternatif penyediaan air bersih.

“Nah, titik strategis mana yang airnya bisa ditarik. Untuk sumur, mana yang memungkinkan untuk dilakukan sumur bor. Jadi sinergi kita semuanya, kemudian kita dropping air bersih,” ujarnya.

Sambil mengupayakan solusi jangka panjang, distribusi air bersih tetap menjadi langkah penting untuk membantu masyarakat menghadapi keterbatasan pasokan. Koordinasi lintas pihak juga diperlukan agar bantuan dan penanganan dapat menjangkau wilayah yang paling membutuhkan.

Di samping upaya teknis, Khofifah mengajak masyarakat untuk melaksanakan salat istiska sebagai ikhtiar spiritual memohon turunnya hujan. Ia berharap berbagai langkah yang dilakukan pemerintah disertai doa agar hujan segera turun dan membawa manfaat bagi masyarakat.

“Kita juga meminta salat istiska ya, kawan-kawan,” tuturnya.

Khofifah menegaskan, penanganan kekeringan tidak cukup hanya mengandalkan satu pendekatan. Operasi modifikasi cuaca, pencarian sumber air, pembangunan sumur bor, serta penyaluran air bersih perlu dilakukan secara terpadu sesuai kondisi masing-masing daerah.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap kombinasi berbagai upaya tersebut dapat membantu mengurangi dampak krisis air, terutama bagi masyarakat yang masih kesulitan memperoleh pasokan air bersih.

“Tentu kita mohon kepada Allah dari salat istiska dan operasi modifikasi cuaca, harapan kita Allah menurunkan segera hujan yang memberi rahmat dan manfaat,” pungkasnya.***

  • Penulis: En
  • Editor: Nel

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atlet muda asal Kabupaten Sumenep, Fethum Muxin Al-Katiri peraih medali perak pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2025. (Istimewa)

    Fethum Muxin Harumkan Nama Sumenep Lewat Medali Perak Popnas 2025

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle En A
    • visibility 399
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Semangat juang atlet muda asal Kabupaten Sumenep, Fethum Muxin Al-Katiri, kembali menorehkan kisah membanggakan. Pesilat muda dari Perguruan Silat Nasional Perisai Putih ini berhasil meraih medali perak pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2025, setelah bertarung sengit hingga babak final. Meski harus mengakui keunggulan lawan dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), […]

  • Bupati Achmad Fauzi Wongaojudo saat menyerahkan bantuan buku secara simbolis kepada DPC PWRI Sumenep sebagai dukungan penguatan literasi masyarakat.

    Bupati Fauzi Tegaskan Literasi Tanggung Jawab Bersama, Pers Diminta Aktif Menjangkau Desa

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle En A
    • visibility 291
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa penguatan literasi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, keterlibatan seluruh elemen, termasuk insan pers dan pelaku media, sangat dibutuhkan agar gerakan literasi menjangkau masyarakat hingga ke pelosok desa. “Literasi di Kabupaten Sumenep ini seharusnya menjadi tugas bersama, terlebih insan pers dan […]

  • Flayer Madura Ethnic Carnival (MEC 2025).

    Madura Ethnic Carnival 2025 Resmi Diluncurkan, Usung Tema “Topeng” Sebagai Simbol Budaya

    • calendar_month Kam, 1 Mei 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 482
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) resmi meluncurkan Madura Ethnic Carnival (MEC) 2025 dengan mengusung tema “Topeng”, Kamis (1/5/2025). Peluncuran ini menjadi penanda dimulainya rangkaian kegiatan tahunan yang menampilkan kekayaan seni dan tradisi lokal Madura melalui karnaval kostum. MEC 2025 dijadwalkan akan digelar pada 20 September 2025, berlokasi di depan Labang Mesem, Keraton Sumenep. […]

  • Direktur Rumah Institute, Irwan Hidayat.

    Rumah Institute: Pengusutan Dugaan Korupsi di Lingkungan Jampidsus Jadi Ujian Supremasi Hukum

    • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
    • account_circle En A
    • visibility 153
    • 0Komentar

    JAKARTA, (JARAK.co) – Direktur Rumah Institute, Irwan Hidayat, menegaskan bahwa mencuatnya dugaan tindak pidana korupsi yang menyeret lingkungan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) harus menjadi momentum untuk membuktikan bahwa penegakan hukum di Indonesia berjalan secara adil dan tanpa pandang bulu. Menurutnya, setiap dugaan tindak pidana yang telah ditindaklanjuti aparat penegak hukum wajib diproses […]

  • FGD “NgomBe” PWRI Sumenep di Tanean Cafe. (Dok. Jarak.co)

    FGD “NgomBe” PWRI Sumenep Rumuskan Rekomendasi bagi Keberlanjutan Program MBG

    • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
    • account_circle En A
    • visibility 124
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Sumenep menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “NgomBe (Ngobrol MBG): Program Berdampak, Lanjut atau Tidak?” di Tanean Cafe, Kamis (9/7/2026). Forum yang menghadirkan unsur pemerintah, legislatif, tenaga kesehatan, akademisi, dan insan pers ini menjadi wadah untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) […]

  • FOTO: Ketua DPP PDI Perjuangan, MH. Said Abdullah. (Ist/JARAK.co)

    Said Abdullah Tegaskan PDI Perjuangan Tak Akan Intervensi Kasus Hukum Bupati Ponorogo

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle Agira Jie
    • visibility 333
    • 0Komentar

    SURABAYA, (JARAK.co) – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, menegaskan bahwa partainya menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, yang dikabarkan terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT). Said menyatakan, PDI Perjuangan tidak akan melakukan intervensi terhadap langkah hukum yang ditempuh KPK dan mengajak semua […]

expand_less