Breaking News
light_mode

Penyidikan SHM Laut di Sumenep, Polda Jatim Minta Keterangan Warga

  • account_circle JARAK.co
  • calendar_month Sab, 12 Apr 2025
  • visibility 125
  • comment 0 komentar

SURABAYA, (JARAK.co) – Tim Penyidik Kasubdit II/Tipid Harda Bangtah, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim kini dalam tahap mengumpulkan bukti-bukti dan mencari tersangka melalui serangkaian penyidikan kasus penerbitan Sertipikat Hak Milik (SHM) di kawasan Pantai Dusun Tapakerbau, Desa Gersik Putih, Gapura, Sumenep.

Polda Jatim sebelumnya memeriksa mantan kepala desa, kepala desa, mantan aparat desa Pemerintah Desa Gersik Putih serta Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang diduga bertanggung jawab atas terbitnya SHM di atas laut.

Kali ini, Jum’at (11/4/2025), giliran penyidik meminta keterangan tiga warga Tapakerbau terkait laut yang ber-SHM. Ketiganya adalah Maimunah, Jakfar Shadik, dan H. Amin alias Sabbat. Mereka datang ke Polda Jatim didampingi penasihat hukum Gerakan Masyarakat Tolak Reklamasi (Gema Aksi), Marlaf Sucipto.

Selama ini, warga getol menolak rencana reklamasi di kawasan laut Gersik Putih untuk dibangun tambak oleh investor bersama pemilik SHM yang difasilitasi pemerintah desa setempat.

”Hari ini, kami hadir memenuhi panggilan Polda untuk dimintai keterangan soal adanya SHM di atas pantai/laut di dekat Dusun Tapakerbau, Desa Gersik Putih. Ini adalah kali kedua dari unsur warga pasca Ahmad Shiddiq selaku Pelapor yang sebelumnya telah dimintai keterangan oleh penyidik,” ungkap Marlaf.

Dalam pemeriksaan tersebut, warga dimintai keterangan soal adanya SHM di atas pantai dekat Kampung Tapakerbau. Kemudian, secara spesifik penyidik bertanya sejauh mana pengetahuan warga yang berperan sebagai saksi ini atas objek laut yang ada SHM-nya ini.

”penyidik lebih spesifik bertanya, apakah SHM di atas laut itu saksi mengetahui secara langsung atau tidak. Selama ini warga tidak mengetahui, baru sekarang mereka tahu, bahwa di atas pantai di dekat kampungnya itu benar-benar telah ada SHM-nya setelah penyidik menunjukkan kepada warga sekira 19 SHM yang objeknya jelas-jelas pantai dari dulu sampai sekarang”, lanjut Marlaf, dalam keterangan persnya.

Selain itu, penyidik juga bertanya sejauh mana pengetahuan warga terkait pantai atau laut yang ber-SHM. Menurutnya, ketiganya kompak menyatakan sejak lahir, mereka telah melihat objek adalah laut, tidak pernah sebagai lahan garam dari dulu sampai sekarang.

”Saat ini, sebagian masih laut. Walaupun sebagian sudah dalam bentuk tambak,” ucapnya.

Di akhir keterangannya, saksi sebagai representasi warga ini berharap, sisa laut yang di-SHM di dekat kampungnya itu tetap dipertahankan sebagai laut. Sebab, kawasan tersebut adalah sumber kehidupan warga, khususnya yang menggantungkan perekonomiannya pada laut.

”Kami akan terus berupaya agar sisa laut itu tetap sebagai laut,” tegasnya.

Untuk diingat, sebelumnya warga menolak rencana reklamasi laut oleh investor bersama pemilik SHM yang difasilitasi Pemerintah Desa Gersik Putih untuk pembangunan tambak garam pada tahun 2023.

Bahkan, warga sempat dilaporkan ke Polres Sumenep atas dugaan penyanderaan ekskavator-ponton dan pencurian perahu yang dijadikan sarana pengangkut material rencana pembangunan tambak. Sebagian warga ada yang menjadi terlapor ketika menghadang rencana pemagaran laut untuk dibangun tambak.

Warga juga mengimbangi dengan membuat laporan ke Polres Sumenep atas dugaan pengrusakan kawasan lindung yang berupa laut. Perkembangannya, rencana pembangunan tambak dengan mereklamasi laut itu dihentikan pasca kedua belah pihak dipertemukan oleh Polres.

Awal 2025, rencana pembangunan tambak garam di kawasan pantai Tapakerbau kembali dilanjutkan. Warga tetap getol menolak dan sampai saat ini belum tergarap, bersamaan dengan penanganan kasus penerbitan SHM di kawasan laut tersebut oleh Polda Jatim. ***

  • Penulis: JARAK.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Foto: Flyer penutupan pendaftaran Madura Ethnic Carnival (MEC) 2025 yang diselenggarakan oleh Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS), 10 September 2025 pukul 00.00 WIB.

    96 Peserta dari Berbagai Daerah Siap Ramaikan MEC 2025 Sumenep

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Agira Jie
    • visibility 153
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Pendaftaran kompetisi kreasi kostum dan fashion show bertajuk Madura Ethnic Carnival (MEC) 2025 yang diselenggarakan oleh Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) secara resmi ditutup oleh panitia pada 10 September pukul 00.00 WIB. Data final yang disampaikan oleh ketua panitia pelaksana, Syamsuri, S.Pd, peserta yang mendaftar event MEC mencapai 96 orang dari berbagai kabupaten/kota […]

  • Sholawat Akbar PT Arinna Makmur Sentosa bersama Majelis Az-Zahir Pekalongan di Lapangan Duwak Labuh, Dusun Daleman, Kecamatan Ganding.

    Ribuan Masyarakat Sumenep Hadiri Sholawat Akbar PT Arinna di Ganding

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 139
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Ribuan masyarakat dari berbagai daerah di Sumenep tumpah ruah menghadiri Sholawat Akbar bersama Majelis Az-Zahir Pekalongan di Lapangan Duwak Labuh, Dusun Daleman, Kecamatan Ganding, Selasa malam (16/9/2025). Acara yang digelar oleh PT Arinna Makmur Sentosa ini berlangsung khidmat sekaligus meriah, dipenuhi lantunan sholawat yang dipimpin langsung oleh Habib Ali Zainal Abidin bin […]

  • Pemdes Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, saat menggelar musyawarah desa khusus (Musdesus) pendirian Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, di pendopo balai desa setempat.

    Desa Lobuk Jadi Pelopor Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Kecamatan Bluto

    • calendar_month Sen, 5 Mei 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 140
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Pemerintah Desa (Pemdes) Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) terkait pendirian Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, Senin 5 Mei 2025. Kegiatan ini berlangsung di pendopo balai desa setempat dan menjadi tonggak awal pelaksanaan Instruksi Presiden RI Nomor 9 Tahun 2025 di Kecamatan Bluto. Musdesus yang dipimpin oleh Badan […]

  • Menebar Berkah, Mencerahkan Generasi Ala PWRI Sumenep di Bulan Ramadan

    Menebar Berkah, Mencerahkan Generasi Ala PWRI Sumenep di Bulan Ramadan

    • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 136
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Sumenep kembali mengadakan kegiatan sosial dan edukatif bertajuk “Menebar Berkah, Mencerahkan Generasi” pada Sabtu, 15 Maret 2025. Acara ini menggabungkan dua agenda utama, yaitu pelatihan jurnalistik di Aula Jhâghâ Tembâ, Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura, serta pembagian voucher takjil di Taman Tajamara […]

  • FOTO: Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, MH Said Abdullah. (Ist/JARAK.co)

    Ketua Banggar DPR RI: Pemerintahan Prabowo Tunjukkan Sinyal Positif, Tapi SDM Jangan Diabaikan

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle Jaja Ahmad Sandinata
    • visibility 309
    • 0Komentar

    JAKARTA, (JARAK.co) – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, MH Said Abdullah, menilai pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam 10 bulan terakhir telah menunjukkan sinyal positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Meski demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan angka pertumbuhan tidak boleh membuat pemerintah abai terhadap fondasi utama pembangunan, yaitu penguatan sumber daya manusia (SDM). “Kalau melihat capaian, […]

  • Ketua DPC PWRI Sumenep, Rusydiyono saat menyerahkan donasi untuk para korban gempa di Pulau Sapudi yang diterima langsung Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi.

    Ketika Wartawan Turun Tangan: PWRI Sumenep Ulurkan Kepedulian untuk Korban Gempa Sapudi

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle En A
    • visibility 127
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Suasana hangat menyelimuti ruang Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumenep pada Kamis pagi (23/10/2025). Di tengah aktivitas kantor yang biasanya sibuk dengan urusan informasi publik, hari itu ada momen berbeda, sekelompok jurnalis datang bukan untuk meliput berita, melainkan membawa kepedulian. Mereka adalah pengurus DPC Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Sumenep. Dengan wajah […]

expand_less