Breaking News
light_mode

Sosialisasi Empat Pilar di Sumenep, Said Abdullah: Pemuda Harus Jaga Kebhinekaan dan Persatuan Bangsa

  • account_circle Agira Jie
  • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
  • visibility 221
  • comment 0 komentar

SUMENEP, (JARAK.co) – Pemuda dan mahasiswa di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mendapat dorongan untuk menjadi agen perubahan bangsa melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan.

Acara tersebut digelar Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Timur XI, MH. Said Abdullah, pada Sabtu (6/9/2025), di ruang pertemuan Arya Wiraraja, Hotel de Baghraf Sumenep.

Kegiatan dibuka oleh Moh Fauzi, M.Pd., tenaga ahli anggota DPR RI MH. Said Abdullah. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pemahaman nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika di kalangan generasi muda.

Dua narasumber turut hadir, yakni M. Salman Farid dan Moh. Nurul Hidayatullah. Dalam pemaparannya, Salman Farid menegaskan bahwa pemuda memiliki peran penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia.

“Kemajuan suatu bangsa dimulai dari generasi mudanya. Mari kita junjung tinggi semangat kebangsaan,” ujarnya.

Salman juga mengingatkan agar pemuda Indonesia terus meneguhkan semangat kebhinekaan dan menjaga keutuhan bangsa demi kemajuan berkelanjutan.

“Empat Pilar Kebangsaan ini penting kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Jiwa nasionalisme dan partisipasi aktif dalam pembangunan bangsa harus terus dijaga oleh kalangan pemuda,” tambahnya.

Sementara itu, Moh. Nurul Hidayatullah menyampaikan bahwa Empat Pilar Kebangsaan adalah fondasi utama yang harus terus dijaga dan diwariskan. Ia mengaitkan nilai-nilai tersebut dengan tradisi gotong royong yang sudah melekat dalam budaya masyarakat Indonesia.

“Para pendiri bangsa mengambil makna dari adat, istiadat, dan kebudayaan kita, lalu merumuskan nilai-nilai tersebut menjadi Pancasila. Nilai ketuhanan sebagai sila pertama mencerminkan kepercayaan masyarakat Indonesia akan Tuhan, terlepas dari perbedaan agama,” jelasnya.

Nurul menambahkan, meski sudah lebih dari delapan dekade kemerdekaan, isi Pancasila tetap relevan dan tidak lekang oleh waktu.

“Ini menjadi pengingat bagi generasi saat ini untuk terus menjaga dan meneruskan warisan para pendiri bangsa,” tegasnya.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang hangat. Antusiasme peserta menunjukkan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan berhasil menarik perhatian generasi muda sebagai penerus bangsa. ***

  • Penulis: Agira Jie
  • Editor: En Anam

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH Imam Hasyim saat tinjau progres pembangunan Puskesmas di Banbaru, Giliraja, Kec. Giligenting, Sumenep.

    Pemkab Sumenep Bangun Puskesmas Baru di Pulau Giliraja, Tingkatkan Layanan Kesehatan Kepulauan

    • calendar_month Ming, 20 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 208
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024 membangun fasilitas Puskesmas baru di Desa Banbaru, Pulau Giliraja, Kecamatan Giligenting. Proyek ini menyerap anggaran sebesar Rp1.203.008.000 dan ditargetkan menjadi pusat layanan kesehatan utama di pulau tersebut. Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan pada […]

  • Doa bersama Polres Sumenep bersama Solidaritas Masyarakat Sumenep untuk almarhum Affan Kurniawan, driver ojek online asal Jakarta yang wafat beberapa waktu lalu. (Istimewa/Humas Polres Sumenep)

    Polres Sumenep Amankan Doa Bersama untuk Driver Ojol Affan Kurniawan

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle En Anam
    • visibility 213
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Jajaran Polres Sumenep mengawal jalannya doa bersama untuk almarhum Affan Kurniawan, driver ojek online asal Jakarta yang wafat beberapa waktu lalu. Kegiatan penuh khidmat ini digelar di depan Mapolres Sumenep pada Jumat (29/8/2025). Massa aksi yang tergabung dalam Solidaritas Masyarakat Sumenep hadir dalam acara tersebut. Doa dan tahlil dipimpin langsung oleh koordinator […]

  • Flayer Madura Ethnic Carnival (MEC 2025).

    Madura Ethnic Carnival 2025 Resmi Diluncurkan, Usung Tema “Topeng” Sebagai Simbol Budaya

    • calendar_month Kam, 1 Mei 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 222
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) resmi meluncurkan Madura Ethnic Carnival (MEC) 2025 dengan mengusung tema “Topeng”, Kamis (1/5/2025). Peluncuran ini menjadi penanda dimulainya rangkaian kegiatan tahunan yang menampilkan kekayaan seni dan tradisi lokal Madura melalui karnaval kostum. MEC 2025 dijadwalkan akan digelar pada 20 September 2025, berlokasi di depan Labang Mesem, Keraton Sumenep. […]

  • Pemdes Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, saat menggelar musyawarah desa khusus (Musdesus) pendirian Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, di pendopo balai desa setempat.

    Desa Lobuk Jadi Pelopor Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Kecamatan Bluto

    • calendar_month Sen, 5 Mei 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 178
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Pemerintah Desa (Pemdes) Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) terkait pendirian Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, Senin 5 Mei 2025. Kegiatan ini berlangsung di pendopo balai desa setempat dan menjadi tonggak awal pelaksanaan Instruksi Presiden RI Nomor 9 Tahun 2025 di Kecamatan Bluto. Musdesus yang dipimpin oleh Badan […]

  • Ketupat, lambang saling memaafkan setelah hari kemenangan (satu bulan puasa).

    Ketupat, Budaya dan Kearifan Lokal

    • calendar_month Ming, 6 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 281
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK co) – Ketupat bukan sekadar hidangan lezat yang identik dengan perayaan Idulfitri. Lebih dari itu, ketupat adalah simbol budaya dan kearifan lokal masyarakat Indonesia yang sarat makna filosofis dan historis. Ketupat, yang terbuat dari beras dan dibungkus dengan anyaman daun kelapa muda (janur), memiliki sejarah panjang dalam tradisi Nusantara. Dalam budaya Jawa, ketupat […]

  • Flayer gelaran Haflatul Imtihan Ke-71 Sabilul Huda, Gadu Barat, Ganding, Sumenep.

    Haflatul Imtihan Ke-71 Sabilul Huda Siap Digelar Meriah, Hadirkan Lomba, Karnaval Budaya hingga Malam Puncak

    • calendar_month 16 jam yang lalu
    • account_circle En A
    • visibility 27
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Pondok Pesantren Hidayatul Ulum Yayasan Sabilul Huda, Gadu Barat, Ganding, Sumenep, akan menggelar rangkaian kegiatan Haflatul Imtihan Ke-71 Sabilul Huda pada Juni hingga Juli 2026. Agenda tahunan ini dipastikan berlangsung semarak dengan berbagai acara religi, pendidikan, seni, dan budaya yang terbuka untuk masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi keluarga besar pesantren […]

expand_less