Buka 110 Kalender Event 2026, Pemkab Sumenep dan BAZNAS Gelar Festival Kreasi 767 Anak Yatim di Pendopo Keraton
- account_circle En A
- calendar_month Ming, 15 Feb 2026
- visibility 122
- comment 0 komentar

Momentum Pemkab Sumenep dan BAZNAS Gelar peringatan Isra’ Mi’raj dan Festival Kreasi 767 Anak Yatim di Pendopo Keraton. (Istimewa)
SUMENEP, (JARAK.co) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersama Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Sumenep menggelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan Festival Kreasi Anak Yatim di Pendopo Keraton Sumenep, Ahad (15/02/2026).
Kegiatan tersebut menjadi pembuka resmi Kalender Event Pemerintah Kabupaten Sumenep Tahun 2026 yang menargetkan 110 agenda sepanjang tahun. Rangkaian event itu diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisata sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah, terutama sektor UMKM.
Festival Kreasi Anak Yatim menjadi agenda perdana dalam kalender event tahun ini. Dalam kegiatan tersebut, anak-anak yatim menampilkan beragam bakat dan potensi, mulai dari tahfidz Al-Qur’an, drama keislaman, hingga tampil percaya diri sebagai pembawa acara (MC). Penampilan mereka menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi.
Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, R. Syahwan Efendi, yang mewakili Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, Festival Kreasi Anak Yatim tidak hanya menjadi ajang ekspresi bakat, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial.
“Kegiatan ini sangat positif. Anak-anak yatim adalah tanggung jawab kita bersama. Pemerintah daerah tentu mendukung penuh kegiatan yang memperkuat nilai keagamaan sekaligus kepedulian sosial,” ujarnya saat membacakan sambutan Bupati.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Sumenep, Ahmad Rahman, menegaskan komitmen lembaganya untuk terus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan. Pada momentum Isra’ Mi’raj kali ini, BAZNAS menyalurkan santunan kepada 767 anak yatim sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan optimalisasi pengelolaan zakat.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Sumenep dan BAZNAS berharap semangat kepedulian sosial semakin tumbuh di tengah masyarakat. Selain memperkuat nilai spiritual, event keagamaan juga diharapkan menjadi instrumen strategis dalam menggerakkan ekonomi daerah sepanjang 2026.***
- Penulis: En A
- Editor: Agira Jie


Saat ini belum ada komentar