Breaking News
light_mode

Kades dan Kasek Curhat ke JMSI Jatim, Kerap Kedatangan Wartawan Bodrek

  • account_circle Agira Jie
  • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
  • visibility 311
  • comment 0 komentar

LAMONGAN, (JARAK.co) – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Jatim bersama Forum kader Bela Negara (FKBN) dan Komunitas Jurnalis Lamongan (KJL) menggelar seminar “Komunikasi dan Edukasi Jurnalistik” yang diikuti ratusan kepala sekolah (Kasek), guru, staf sekolah, kepala desa (Kades) dan perangkat desa se Kabupaten Lamongan.

Kegiatan bertempat di LA Restaurant LSC Lamongan, Minggu (5/10/2025) berlangsung seru saat sesi dialog. Sejumlah pertanyaan kritis terlontar dari para peserta seminar.

Diantaranya : bagaimana menghadapi wartawan bodrek (sebutan oknum wartawan yang cuma mencari uang dengan pemaksaan ataupemerasan), apa ciri-ciri media resmi, lapor ke siapa kalau menghadapi ancaman wartawan dan media dan lainnya.

Fery Fadli, anggota JMSI Jatim di Lamongan selaku ketua panitia seminar mengemukakan kegiatan ini untuk mengenalkan jurnalistik dan wartawan yang benar. “Banyak Kasek maupun Kades mempertanyakan kedatangan wartawan media yang disebut abal-abal,” ujarnya.

Seminar dan dialog dipandu oleh narasumber : Syaiful Anam dan Jay Wijayanto (Ketua dan Wakil Ketua JMSI Provinsi Jatim). “Media pers, mengacu pada UU No. 40 Tahun 1999 Tentang Pers,” ujar Syaiful Anam.

Sedangkan kinerja dan produk wartawan menurut Syaiful Anam dilihat dari kesesuaian dengan Kode Etik Jurnalistik (KEJ). “UU Pers dan KEJ menjadi kitab suci media dan wartawan, yang kemudian pelaksanaan dan pengawasannya dilakukan Dewan Pers,” tambahnya seraya menguraikan pasal-pasal “kitab suci” media dan wartawan itu.

Sementara itu Jay Wijayanto menyampaikan materi : Mendeteksi dan menghadapi media abal-abal serta wartawan bodrek. Media abal-abal kata Jay adalah media palsu dan tidak penting. Sedangkan wartawan bodrek sebutan bagi oknum wartawan yang hanya mencari uang dan disertai pemaksaan. Setidaknya ada 20 ciri-ciri dan cara menangkalnya.

Kata Jay Wijayanto, yang terpenting diantaranya, bahwa media pers harus berbentuk badan hukum (PT), mencantumkan alamat lengkap termasuk telepon serta penanggungjawab (Pimred).

“Silakan cek boks redaksinya. Kalau lengkap, aman. Jika tidak lengkap, bisa dipastikan abal-abal. Lebih gampang lagi jika media tersebut telah terverifikasi Dewan Pers, itu sudah aman,” ujarnya.

Sedangkan isi beritanya juga bisa dideteksi. “Dari bikin judul berita dan lead sudah kelihatan baik buruknya. Isinya juga tidak hoaks, berdasarkan fakta dan berimbang (ada penjelasan berbagai pihak),” ujarnya.

Menurut Wijayanto, jika kedatangan dari media dan wartawan abal-abal yang memaksa minta uang, jangan panik. “Tidak usah diberi, bisa diarahkan terlebih dahulu ke Humas atau Kominfo daerah,” ujarnya.

Jika kemudian muncul pemberitaan yang tidak sesuai menurut Wijayanto, gunakan hak jawab. “Media wajib memuat hak jawab,” ujarnya. Bila tidak mau, maka laporkan ke Dewan Pers melalui link website Dewan Pers atau bisa langsung berkirim surat.

Pada akhir sesi, Ketua JMSI Jatim Syaiful Anam meminta kalangan media dan wartawan untuk menjalankan tugas sesuai UU Pokok Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

“Insya Allah membawa manfaat dan tidak ada keberatan dari pihak manapun,” ujarnya.

Sedangkan bagi pejabat publik termasuk Kasek dan Kades diminta untuk menjalankan tugas sesuai peraturan yang berlaku.

“Kalau pejabat melaksanakan tugas sesuai aturan, tidak korupsi, berlaku adil, maka tidak perlu takut didatangi siapa pun termasuk wartawan bodrek. Jelaskan secara terbuka kinerjanya yang sudah baik,” pungkas Syaiful Anam. (*)

  • Penulis: Agira Jie
  • Editor: En A

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Barang bukti dugaan kekerasan seksual dan pencabulan terhadap anak. (Istimewa)

    Polisi Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Rubaru Sumenep

    • calendar_month Sab, 29 Agu 2026
    • account_circle En
    • visibility 18
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Sumenep mengungkap dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak di Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial A.S. (41), warga Kecamatan Rubaru. Ia diduga terlibat dalam perkara kekerasan seksual terhadap korban yang masih berusia 17 tahun. Perkara itu ditangani berdasarkan […]

  • FGD “NgomBe” PWRI Sumenep di Tanean Cafe. (Dok. Jarak.co)

    FGD “NgomBe” PWRI Sumenep Rumuskan Rekomendasi bagi Keberlanjutan Program MBG

    • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
    • account_circle En A
    • visibility 69
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Sumenep menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “NgomBe (Ngobrol MBG): Program Berdampak, Lanjut atau Tidak?” di Tanean Cafe, Kamis (9/7/2026). Forum yang menghadirkan unsur pemerintah, legislatif, tenaga kesehatan, akademisi, dan insan pers ini menjadi wadah untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) […]

  • Malem Salekoran bertajuk “Titik Koma Kesenian Sumenep” yang digelar di lantai II Kantor PCNU Sumenep. (Dok.istimewa)

    Lesbumi PCNU Sumenep Bangun Arah Baru Kesenian, Dari Panggung Ekspresi Menuju Ruang Peradaban

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
    • account_circle En A
    • visibility 111
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Lesbumi PCNU Sumenep kembali menghidupkan ruang diskusi kebudayaan melalui kegiatan Malem Salekoran bertajuk “Titik Koma Kesenian Sumenep” yang digelar di lantai II Kantor PCNU Sumenep, Minggu (7/6/2026). Agenda rutin yang dilaksanakan setiap tanggal 21 Hijriah tersebut menjadi wadah refleksi sekaligus forum dialog untuk membaca arah perkembangan kesenian dan kebudayaan di Kabupaten Sumenep. […]

  • Kepala Desa Lobuk, Moh Saleh saat sambutan di acara seremonial kegiatan tanam Mangrove di Spot Pancing Pantai Matahari, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep.

    Jaga Ekosistem Pesisir, Kades Lobuk Dorong Perawatan Mangrove Berkelanjutan

    • calendar_month Jum, 28 Agu 2026
    • account_circle En
    • visibility 18
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Penanaman mangrove di kawasan Spot Pancing Pantai Matahari, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Pemerintah Desa Lobuk mendorong agar bibit yang telah ditanam dirawat dan diawasi secara berkelanjutan untuk memastikan manfaatnya bagi ekosistem pesisir. Hal itu disampaikan Kepala Desa Lobuk, Moh Saleh saat sambutan dalam kegiatan […]

  • FOTO: Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, MH. Said Abdullah. (Ist/JARAK.co)

    Said Abdullah: DPR Harus Beri Teladan, Fasilitas Berlebihan Perlu Dihentikan

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Jaja Ahmad Sandinata
    • visibility 336
    • 0Komentar

    JAKARTA, (JARAK.co) – Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPR RI mengusulkan penghentian tunjangan perumahan bagi anggota DPR. Usulan ini disampaikan sebagai bentuk komitmen menjaga kepatutan dan kepekaan terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Anggota Fraksi PDIP, MH. Said Abdullah, menegaskan bahwa politik tidak hanya soal rasionalitas dan kesepakatan semata, tetapi juga harus dilandasi nilai etik, empati, dan simpati. […]

  • MENYALA: Kobaran api melalap kios laundry di area Pasar Jenggara, Jalan Raya Gapura, Desa Paberasan, Kecamatan Kota. (Istimewa)

    Karyawati Laundry Tewas Terjebak dalam Kebakaran di Pasar Jenggara Sumenep

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle En A
    • visibility 345
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Kebakaran melanda kios laundry di area Pasar Jenggara, Jalan Raya Gapura, Desa Paberasan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Rabu (15/10/2025) sekitar pukul 14.15 WIB. Seorang karyawati bernama Qori’ Imani (39), warga Desa Baban, Kecamatan Gapura, tewas terjebak di dalam ruangan saat api membesar. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kebakaran diduga dipicu […]

expand_less