Bupati Fauzi Tegaskan Literasi Tanggung Jawab Bersama, Pers Diminta Aktif Menjangkau Desa
- account_circle En A
- calendar_month 15 jam yang lalu
- visibility 10
- comment 0 komentar

Bupati Achmad Fauzi Wongaojudo saat menyerahkan bantuan buku secara simbolis kepada DPC PWRI Sumenep sebagai dukungan penguatan literasi masyarakat.
SUMENEP, (JARAK.co) – Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa penguatan literasi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, merupakan tanggung jawab bersama.
Menurutnya, keterlibatan seluruh elemen, termasuk insan pers dan pelaku media, sangat dibutuhkan agar gerakan literasi menjangkau masyarakat hingga ke pelosok desa.
“Literasi di Kabupaten Sumenep ini seharusnya menjadi tugas bersama, terlebih insan pers dan pelaku media ikut ambil bagian,” ujar Bupati Fauzi saat ditemui di rumah dinasnya, Jumat (13/2) siang.
Ia menilai, sosialisasi literasi harus dilakukan secara berkelanjutan karena berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan dan wawasan masyarakat. “Harapan kami, sosialisasi literasi disampaikan sampai ke pelosok desa. Ini sangat penting agar budaya literasi tetap terjaga,” katanya.
Bupati Fauzi juga menyampaikan apresiasi kepada Dewan Pengurus Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Sumenep atas kepeduliannya dalam menjaga dan menguatkan budaya literasi, khususnya di kalangan pelajar.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada DPC PWRI Sumenep yang terus peduli menjaga literasi di kalangan pelajar,” tuturnya.
Ia berharap organisasi pers dapat terus menjadi motor penggerak literasi lintas usia. “Literasi itu penting bagi siapa pun, mulai anak-anak, remaja, dewasa, hingga orang tua,” imbuhnya.
Sementara itu, Tenaga Ahli Bupati Bidang Kebudayaan dan Iptek, Ibnu Hajar, menambahkan bahwa literasi merupakan bentuk edukasi yang seharusnya dimulai dari diri sendiri sebelum ditularkan kepada orang lain.
Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan insan pers menjadi kunci dalam memperkuat budaya membaca serta nalar kritis masyarakat.
Senada, Ketua DPC PWRI Sumenep, Rusydiyono, menegaskan komitmen organisasinya untuk terus menghadirkan program literasi yang berkelanjutan. “Gerakan ini akan terus kami suburkan hingga ke pelosok desa,” pungkasnya.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Bupati Fauzi juga menyerahkan bantuan buku secara simbolis kepada DPC PWRI Sumenep. Penyerahan tersebut menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peran insan pers memperluas budaya baca dan penguatan nalar kritis di tengah masyarakat.***
- Penulis: En A
- Editor: Agira Jie


Saat ini belum ada komentar