Kadisdik Jatim Dorong JMSI Jadi Mitra Strategis Pendidikan dan Kepentingan Publik
- account_circle En A
- calendar_month 11 jam yang lalu
- visibility 10
- comment 0 komentar

Pengurus JMSI Jatim Periode 2025-2030 saat kunjungi kepala dinas pendidikan Jawa Timur. Foto: Istimewa
SURABAYA, (JARAK.co) – Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, memberikan apresiasi terhadap langkah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Jawa Timur yang akan menggelar pelantikan pengurus periode 2025–2030 sekaligus forum diskusi kelompok terarah (FGD) bertema “Media Pers Profesional Melindungi Kepentingan Publik”.
Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung di Grand Mercure Surabaya pada 10 Juni 2026 mendatang.
Dukungan itu disampaikan Aries saat menerima silaturahmi panitia pelantikan bersama sejumlah pengurus JMSI Jatim di kantornya, Kamis (28/5/2026) sore.
“Baguslah menyelenggarakan pelantikan di Mercure Surabaya dan digandeng FGD,” ujarnya.
Menurut Aries, JMSI Jatim diharapkan tidak hanya menjadi organisasi media semata, tetapi juga mampu mengambil peran aktif dalam berbagai sektor strategis di Jawa Timur, terutama bidang pendidikan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat luas.
“Misalnya di sektor Pendidikan, silakan adakan dialog atau sharing masalah Pendidikan di Jatim termasuk masalah MBG dan mencari solusinya,” ujarnya.
Ia menilai forum-forum semacam itu penting untuk mempertemukan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, akademisi, hingga insan pers guna merumuskan solusi bersama atas persoalan pendidikan.
“Disitu lanjut Aries bisa menghadirkan pemangku kebijakan daerah seperti Bupati atau Walikota, pakar Pendidikan dan unsur media dan pers dari JMSI. ‘Nggak masalah, kita berkolaborasi nanti dengan JMSI Jatim,’ ujar Aries.”
Ketua JMSI Jawa Timur, Syaiful Anam, menyambut positif tawaran kolaborasi tersebut. Menurutnya, sektor pendidikan menjadi salah satu fokus penting yang akan masuk dalam agenda kerja organisasi pasca pelantikan.
“Sektor Pendidikan merupakan aspek besar bahkan paling besar bersama bidang kesehatan di Jatim. Kita tindaklanjuti setelah pelantikan nanti,” ujarnya.
Syaiful menjelaskan, selama ini JMSI Jatim telah membangun sinergi lintas sektor, termasuk bersama pelaku usaha mikro melalui kegiatan sarasehan UMKM di lingkungan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur.
Kegiatan yang digelar di Gedung Klinik Koperasi UKM Diskop UKM Jatim, Surabaya, pada Februari 2025 itu menghadirkan Kepala Diskop UKM Jatim Endy Alim Abdi Nusa, Direktur Utama PT Pilarmas Diadasa Ismail Nachu, serta unsur media yang tergabung dalam JMSI Jatim.
Selain sektor UMKM, JMSI Jatim juga tercatat pernah menjalin kolaborasi dengan sejumlah institusi kesehatan dan energi, seperti RSUD Dr Soetomo Surabaya, RSJ Menur, hingga SKK Migas.
“Untuk sektor Pendidikan memang belum dan perlu segera dilakukan. Juga sektor lainnya secara bergiliran,” ujar Syaiful Anam.
Ia menambahkan, usai pelantikan nanti JMSI Jatim akan langsung menggelar rapat kerja untuk menyusun langkah teknis program-program organisasi ke depan.
“Insya Allah setelah pelantikan akan digelar Raker untuk membahas teknis program kerja termasuk Pendidikan dan lainnya,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelantikan JMSI Jatim dan FGD, H. Supardi Hardy, memastikan seluruh persiapan acara telah memasuki tahap akhir.
“Ketua JMSI Pusat dan Pimpinan Dewan Pers telah mengkonfirmasi hadir,” ujarnya didampingi Sekretaris Panitia, Fiqih Arfani.
Tak hanya itu, sejumlah akademisi dan pakar komunikasi digital dari perguruan tinggi di Surabaya juga dijadwalkan hadir sebagai pembicara dalam forum tersebut.
Panitia pun telah melayangkan undangan kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk hadir sebagai keynote speaker.
“Kami juga mengundang Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa untuk menjadi keynote speaker. Mudah-mudahan tidak ada halangan,” tambahnya.***
- Penulis: En A
- Editor: Agira Jie


Saat ini belum ada komentar