Breaking News
light_mode

Penangkapan Diduga Kurir Sabu Viral di Sumenep, Polisi Berdalih Tak Terima Informasi

  • account_circle En A
  • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
  • visibility 82
  • comment 0 komentar

SUMENEP, (JARAK.co) – Kabar dugaan penangkapan seorang pria asal Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, terkait kasus narkotika menjadi perbincangan luas di tengah masyarakat.

Informasi yang menyebar dari mulut ke mulut itu memunculkan tanda tanya setelah pihak kepolisian menyatakan belum menerima data maupun laporan resmi terkait penangkapan tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, pria berinisial I disebut diamankan aparat saat berada di sekitar SPBU Pakandangan, Kecamatan Bluto, beberapa hari lalu.

Saat itu, ia dikabarkan tengah berboncengan dengan seorang rekannya berinisial H menggunakan sepeda motor menuju arah Kota Sumenep.

“Memang ramai dibicarakan warga. Katanya ada orang Pragaan Daya yang ditangkap karena dugaan kasus narkoba,” kata W (34), warga setempat, Kamis (15/5).

Menurut informasi yang berkembang di masyarakat, proses pengamanan sempat berlangsung dramatis. H disebut berhasil melarikan diri menggunakan sepeda motor, sementara I dikabarkan sempat kabur sebelum akhirnya diamankan petugas.

“Yang satu katanya lolos, sedangkan satunya lagi dibawa aparat,” ujarnya.

Isu tersebut terus menjadi bahan pembicaraan warga selama beberapa hari terakhir. Namun hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai kronologi penangkapan maupun status hukum dari pria yang disebut diamankan tersebut.

Saat dikonfirmasi, Plt Kasi Humas Polres Sumenep, Kompol Widiarti, mengaku pihaknya belum menemukan adanya data penangkapan sebagaimana informasi yang beredar di masyarakat.

“Sudah saya cek ke polsek dan Satresnarkoba, tidak ada penangkapan,” katanya.

Pernyataan itu memicu spekulasi di tengah masyarakat lantaran kabar penangkapan terlanjur menyebar luas di sejumlah wilayah di Kecamatan Pragaan dan sekitarnya.

Kompol Widiarti menduga informasi tersebut kemungkinan berkaitan dengan pengembangan kasus dari kepolisian di luar wilayah hukum Polres Sumenep.

“Mungkin pengembangan dari Polres lain,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan hingga saat ini belum ada koordinasi maupun pemberitahuan resmi yang diterima Polres Sumenep terkait dugaan penangkapan warga Pragaan Daya tersebut.

“Sampai hari ini belum ada informasi,” tandasnya.***

  • Penulis: En A
  • Editor: Agira Jie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rujak selingkuh, salah kuliner khas Sumenep yang menggugah selera.

    Makanan Khas Sumenep yang Wajib Dicoba, Nomor 5 Bikin Tergoda

    • calendar_month Kam, 13 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 258
    • 0Komentar

    SUMENEP (JARAK.co) – Sebuah kabupaten di ujung timur Madura, memiliki beragam makanan khas yang menggugah selera. Dengan cita rasa yang khas dan harga yang minimalis, patut kiranya bagi pecinta kuliner untuk mencobanya. Berikut beberapa makanan khas Sumenep yang patut dicoba: Kaldu Kokot Kaldu Kokot adalah sup berbahan dasar kacang hijau dan kikil sapi yang dimasak […]

  • Ketua JMSI Jawa Timur Syaiful Anam hadir bersama jajaran pengurus mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas), Seminar Hak Asasi Manusia (HAM), serta Malam Anugerah JMSI. (Istimewa)

    JMSI Jatim Hadiri HPN 2026 di Banten, Soroti Tantangan Disrupsi Media

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle En A
    • visibility 171
    • 0Komentar

    BANTEN (JARAK.co) – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Jawa Timur menghadiri dan turut menyukseskan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 JMSI yang dirangkaikan dengan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Serang, Banten, pada 7-9 Februari 2026. Rangkaian kegiatan nasional tersebut meliputi Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas), Seminar Hak Asasi Manusia (HAM), serta Malam Anugerah JMSI. […]

  • FOTO: Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Jawa Timur bersama Forum Kader Bela Negara (FKBN) dan Komunitas Jurnalis Lamongan (KJL), saat menggelar seminar “Komunikasi dan Edukasi Jurnalistik”, Minggu (5/10/2025), di LA Restaurant LSC Lamongan.

    Kades dan Kasek Curhat ke JMSI Jatim, Kerap Kedatangan Wartawan Bodrek

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • account_circle Agira Jie
    • visibility 256
    • 0Komentar

    LAMONGAN, (JARAK.co) – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Jatim bersama Forum kader Bela Negara (FKBN) dan Komunitas Jurnalis Lamongan (KJL) menggelar seminar “Komunikasi dan Edukasi Jurnalistik” yang diikuti ratusan kepala sekolah (Kasek), guru, staf sekolah, kepala desa (Kades) dan perangkat desa se Kabupaten Lamongan. Kegiatan bertempat di LA Restaurant LSC Lamongan, Minggu (5/10/2025) berlangsung […]

  • Suasana latihan gabungan (Latgab) Pramuka Kecamatan Dungkek. (Istimewa)

    Kwarran Dungkek Hidupkan Kembali Pramuka, Latihan Gabungan Libatkan Enam SD Negeri

    • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
    • account_circle En A
    • visibility 189
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Semangat baru kegiatan kepramukaan mulai tumbuh di Kecamatan Dungkek. Kwartir Ranting (Kwarran) Kecamatan Dungkek menggagas latihan gabungan (Latgab) Pramuka yang melibatkan enam sekolah dasar negeri se-Kecamatan Dungkek. Kegiatan tersebut digelar di Gugus Depan SDN Romben Rana, Sabtu (14/2/2026). Latgab ini diikuti oleh SDN Romben Rana, SDN Candi I, SDN Bicabi, SDN Dungkek […]

  • Kepala Dinas PMD Kabupaten Sumenep Anwar Syahroni Yusuf saat menjadi pembicara dalam dialog publik yang digelar Forum Lintas Tokoh Giliraja. Minggu (20 April 2025).

    Terang di Ujung Timur: Giliraja Siap Nikmati Listrik 12 Jam Mulai Mei

    • calendar_month Ming, 20 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 294
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Forum Lintas Tokoh (FLT) Giliraja menggelar diskusi publik bertajuk “Listrik Giliraja: Antara Terang dan Gelap”, Minggu 20 April 2025. Agenda ini menjadi ruang dialog terbuka antara warga, pemerintah daerah, dan PLN untuk mempercepat realisasi layanan listrik 12 jam di Pulau Giliraja. Diskusi selama dua jam ini menghadirkan empat narasumber yakni Wakil Bupati […]

  • Ketupat, lambang saling memaafkan setelah hari kemenangan (satu bulan puasa).

    Makna Filosofis Ketupat dalam Budaya Jawa, Lebih dari Sekadar Hidangan Lebaran

    • calendar_month Sab, 5 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 302
    • 0Komentar

    SUMENEP (JARAK.co) – Ketupat, makanan khas yang identik dengan perayaan Idul Fitri, ternyata memiliki makna filosofis yang dalam dalam budaya Jawa. Istilah “ketupat” dalam bahasa Jawa disebut sebagai “kupat”, yang merupakan kependekan dari “ngaku lepat”. Dalam bahasa Indonesia, frasa ini berarti “mengaku salah” atau “mengaku dosa”. Tradisi ini mencerminkan momen saling memaafkan di hari kemenangan […]

expand_less