Breaking News
light_mode

Belajar Kemandirian dari Sekolah Dasar di Jepang

  • account_circle JARAK.co
  • calendar_month Kam, 17 Apr 2025
  • visibility 274
  • comment 0 komentar

NASIONAL, (JARAK.co) – Pernah lihat anak-anak di Jepang pulang sekolah jalan kaki sendiri? Buat sebagian orang Indonesia, itu mungkin tampak berbahaya atau tidak biasa. Tapi di Jepang, itu hal yang sangat umum, bahkan sudah jadi budaya.

Anak-anak SD di Jepang terbiasa berangkat dan pulang sekolah sendiri, tanpa diantar atau dijemput. Mereka tahu rute jalan, tahu aturan lalu lintas, dan saling menjaga teman-temannya.

Ini bukan karena orang tuanya cuek, tapi karena sejak dini mereka diajarkan untuk mandiri dan bertanggung jawab.

Sementara di Indonesia, anak-anak umumnya masih diantar-jemput, bahkan sampai SMP atau SMA.

Kekhawatiran orang tua terhadap keamanan dan kurangnya fasilitas pendukung seperti trotoar yang layak, jadi alasan utamanya. Tapi dari sisi pendidikan, ini juga menunjukkan perbedaan filosofi.

Jepang; Didik Karakter Dulu, Nilai Akademik Menyusul

Di Jepang, pelajaran utama anak SD bukan matematika atau sains, tapi sopan santun, kebersihan, dan kerja sama. Anak-anak membersihkan kelas dan toilet sendiri setiap hari. Mereka juga makan bersama teman di ruang kelas, bukan di kantin.

Menurut Dr. Makiko Naka dari Kyoto University, anak-anak tumbuh mandiri, bukan hanya pintar di atas kertas. “Nilai seperti disiplin, tanggung jawab, dan rasa hormat jadi fokus utama,” ucapnya.

Indonesia; Fokus Akademik Lebih Dulu

Di Indonesia, pendidikan dasar cenderung fokus pada nilai rapor, ujian, dan hafalan. Pendidikan karakter memang ada, tapi seringkali hanya sebagai pelengkap.

Banyak anak yang belum dilatih mandiri, karena sekolah dan orang tua masih banyak mengambil alih tanggung jawab mereka.

Apa yang Bisa Kita Pelajari?

Bukan berarti Indonesia harus meniru Jepang 100%, karena konteks sosial dan infrastrukturnya berbeda. Tapi pendekatan Jepang mengajarkan bahwa pendidikan bukan hanya soal angka dan nilai, tapi juga soal membentuk manusia seutuhnya yang bisa berpikir, bertindak, dan hidup mandiri.

Mungkin ke depan, kita bisa mulai pelan-pelan beri anak kesempatan bertanggung jawab, libatkan mereka dalam kegiatan sosial, dan yang terpenting, percaya bahwa mereka bisa belajar dari pengalaman nyata.***

 

  • Penulis: JARAK.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FOTO: Ketua DPP PDI Perjuangan, MH. Said Abdullah. (Ist/JARAK.co)

    Said Abdullah Tegaskan PDIP Jadi Penyeimbang Pemerintahan Presiden Prabowo

    • calendar_month Kam, 21 Agu 2025
    • account_circle Jaja Ahmad Sandinata
    • visibility 242
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Ketua DPP PDI Perjuangan MH. Said Abdullah menegaskan partainya akan mengambil posisi sebagai penyeimbang atau sparing partner pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. “Kalau hasil keputusan kongres kami, kongres ke-6 di Bali, kami tetap menjadi sparing partner pemerintah,” kata Said kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (19/8/2025). Meski berada di luar pemerintahan, […]

  • Satlantas Polres Sumenep saat gelar Operasi tertib pajak di Sumenep.

    Satlantas Sumenep Gelar Operasi Gabungan, Tertibkan Pajak dan Lalu Lintas

    • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 237
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumenep bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep dan Jasa Raharja menggelar operasi gabungan Penertiban Pajak Kendaraan Bermotor. Operasi ini dilaksanakan di dua lokasi, yakni di Jalan Raya Batuan dan Jalan Raya Sumenep–Pamekasan. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar […]

  • Situasi terkini deretan pertokoan hangus terbakar Api di Kecamatan Ganding. (Istimewa)

    Api Lahap Deretan Pertokoan di Ganding, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle En A
    • visibility 234
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Kebakaran hebat melanda deretan pertokoan di Dusun Larangan, Desa Ketawang Larangan, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Kamis (23/10/2025) pagi. Peristiwa tersebut menghanguskan sedikitnya lima unit toko milik warga setempat, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp1,5 miliar. Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 07.00 WIB, setelah warga melihat kepulan asap tebal dari arah toko onderdil […]

  • Screenshot pengumuman Seleksi Komisi Informasi Kab. Sumenep 2025-2029.

    Rekrutmen Anggota Komisi Informasi Sumenep Resmi Dibuka, Gratis dan Transparan

    • calendar_month Jum, 18 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 308
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Tim Seleksi resmi membuka rekrutmen terbuka calon anggota Komisi Informasi periode 2025–2029. Proses ini merupakan bagian dari pelaksanaan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Ketua Tim Seleksi, Ferdiansyah Tetrajaya mengatakan bahwa rekrutmen ini bertujuan menjaring individu yang memiliki integritas, kapasitas, dan komitmen terhadap keterbukaan informasi. […]

  • Pengurus JMSI Jatim Periode 2025-2030 saat kunjungi kepala dinas pendidikan Jawa Timur. Foto: Istimewa

    Kadisdik Jatim Dorong JMSI Jadi Mitra Strategis Pendidikan dan Kepentingan Publik

    • calendar_month Jum, 29 Mei 2026
    • account_circle En A
    • visibility 14
    • 0Komentar

    SURABAYA, (JARAK.co) – Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, memberikan apresiasi terhadap langkah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Jawa Timur yang akan menggelar pelantikan pengurus periode 2025–2030 sekaligus forum diskusi kelompok terarah (FGD) bertema “Media Pers Profesional Melindungi Kepentingan Publik”. Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung di Grand Mercure Surabaya pada 10 Juni 2026 mendatang. […]

  • Foto: Flyer penutupan pendaftaran Madura Ethnic Carnival (MEC) 2025 yang diselenggarakan oleh Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS), 10 September 2025 pukul 00.00 WIB.

    96 Peserta dari Berbagai Daerah Siap Ramaikan MEC 2025 Sumenep

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Agira Jie
    • visibility 243
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Pendaftaran kompetisi kreasi kostum dan fashion show bertajuk Madura Ethnic Carnival (MEC) 2025 yang diselenggarakan oleh Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) secara resmi ditutup oleh panitia pada 10 September pukul 00.00 WIB. Data final yang disampaikan oleh ketua panitia pelaksana, Syamsuri, S.Pd, peserta yang mendaftar event MEC mencapai 96 orang dari berbagai kabupaten/kota […]

expand_less