Breaking News
light_mode

Terang di Ujung Timur: Giliraja Siap Nikmati Listrik 12 Jam Mulai Mei

  • account_circle JARAK.co
  • calendar_month Ming, 20 Apr 2025
  • visibility 146
  • comment 0 komentar

SUMENEP, (JARAK.co) – Forum Lintas Tokoh (FLT) Giliraja menggelar diskusi publik bertajuk “Listrik Giliraja: Antara Terang dan Gelap”, Minggu 20 April 2025.

Agenda ini menjadi ruang dialog terbuka antara warga, pemerintah daerah, dan PLN untuk mempercepat realisasi layanan listrik 12 jam di Pulau Giliraja.

Diskusi selama dua jam ini menghadirkan empat narasumber yakni Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim, Anggota DPRD Dapil II Ahmadi Yazid, Kepala DPMD Sumenep Anwar Syahroni Yusuf, dan Wakil Manajer PLN UP3 Madura M. Daan Agung. Acara dipandu oleh Ongki Arista sebagai moderator.

Baca Juga: Pemerintah dan PLN Wujudkan Harapan Warga Giliraja Soal Listrik

Puluhan tokoh masyarakat dari empat desa hadir menyampaikan aspirasi. Keluhan paling mencolok adalah seringnya pemadaman listrik tanpa kompensasi waktu, padahal pasokan listrik saat ini hanya aktif selama enam jam per hari.

Para narasumber sepakat, listrik adalah kebutuhan dasar untuk menunjang pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga pelayanan publik.

FLT Giliraja menegaskan, forum ini bertujuan agar suara masyarakat langsung terdengar oleh pemangku kebijakan, sekaligus menjadi ruang komunikasi berkelanjutan antara warga dan pemerintah.

Selain isu listrik, warga juga menyoroti persoalan infrastruktur lain seperti akses jalan dan jaringan komunikasi yang masih terbatas. Mereka berharap forum ini menjadi titik awal perubahan nyata.

Wakil Bupati KH Imam Hasyim menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk memperbaiki layanan dasar masyarakat. Ia memastikan bahwa listrik 12 jam di Giliraja akan mulai terealisasi pada Mei 2025.

“Kami bersama PLN telah menyepakati, insyaAllah mulai Mei 2025, listrik di Giliraja akan menyala selama 12 jam per hari,” ujarnya.

Anggota DPRD Dapil II, Ahmadi Yazid, mengapresiasi inisiatif FLT sebagai jembatan antara masyarakat dan pengambil kebijakan.

“Diskusi seperti ini memperkuat pengawasan publik. Kami, di legislatif, siap mengawal janji ini hingga benar-benar terealisasi,” katanya.

Baca Juga: RSUD Moh. Anwar Sumenep Ditetapkan sebagai Kawasan Bebas Asap Rokok

Kepala DPMD Anwar Syahroni Yusuf menambahkan, sinergi antara pemerintah, PLN, dan desa sangat penting. Ia mencontohkan pentingnya partisipasi warga dalam pemeliharaan jaringan listrik, seperti memangkas pohon yang mengganggu aliran.

Sementara itu, Wakil Manajer PLN UP3 Madura, M. Daan Agung, memastikan kesiapan teknis pihaknya. Lima mesin telah disiapkan untuk menunjang operasional listrik di Giliraja.

“Kami siap, tapi dukungan masyarakat di lapangan tetap kami butuhkan,” tandasnya.***

  • Penulis: JARAK.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Doa bersama Polres Sumenep bersama Solidaritas Masyarakat Sumenep untuk almarhum Affan Kurniawan, driver ojek online asal Jakarta yang wafat beberapa waktu lalu. (Istimewa/Humas Polres Sumenep)

    Polres Sumenep Amankan Doa Bersama untuk Driver Ojol Affan Kurniawan

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle En Anam
    • visibility 164
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Jajaran Polres Sumenep mengawal jalannya doa bersama untuk almarhum Affan Kurniawan, driver ojek online asal Jakarta yang wafat beberapa waktu lalu. Kegiatan penuh khidmat ini digelar di depan Mapolres Sumenep pada Jumat (29/8/2025). Massa aksi yang tergabung dalam Solidaritas Masyarakat Sumenep hadir dalam acara tersebut. Doa dan tahlil dipimpin langsung oleh koordinator […]

  • Ketupat, lambang saling memaafkan setelah hari kemenangan (satu bulan puasa).

    Makna Filosofis Ketupat dalam Budaya Jawa, Lebih dari Sekadar Hidangan Lebaran

    • calendar_month Sab, 5 Apr 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 151
    • 0Komentar

    SUMENEP (JARAK.co) – Ketupat, makanan khas yang identik dengan perayaan Idul Fitri, ternyata memiliki makna filosofis yang dalam dalam budaya Jawa. Istilah “ketupat” dalam bahasa Jawa disebut sebagai “kupat”, yang merupakan kependekan dari “ngaku lepat”. Dalam bahasa Indonesia, frasa ini berarti “mengaku salah” atau “mengaku dosa”. Tradisi ini mencerminkan momen saling memaafkan di hari kemenangan […]

  • Foto: Flyer penutupan pendaftaran Madura Ethnic Carnival (MEC) 2025 yang diselenggarakan oleh Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS), 10 September 2025 pukul 00.00 WIB.

    96 Peserta dari Berbagai Daerah Siap Ramaikan MEC 2025 Sumenep

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Agira Jie
    • visibility 153
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Pendaftaran kompetisi kreasi kostum dan fashion show bertajuk Madura Ethnic Carnival (MEC) 2025 yang diselenggarakan oleh Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) secara resmi ditutup oleh panitia pada 10 September pukul 00.00 WIB. Data final yang disampaikan oleh ketua panitia pelaksana, Syamsuri, S.Pd, peserta yang mendaftar event MEC mencapai 96 orang dari berbagai kabupaten/kota […]

  • Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumenep saat menyalurkan bantuan makanan siap saji.

    Respons Sigap Banjir Sumenep, MUI Jatim dan Baznas Kirim Ratusan Paket Makanan

    • calendar_month Rab, 14 Mei 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 135
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Ratusan warga di dua kecamatan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menerima bantuan makanan siap saji dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumenep. Bantuan ini diberikan sebagai respons cepat atas banjir yang merendam pemukiman warga sejak Selasa malam (13/5/2025), akibat hujan deras disertai jebolnya tanggul […]

  • Dok. Mudik Gratis bersama Bupati Fauzi/istimewa

    Program Mudik Gratis Jakarta-Sumenep Disambut Antusias, Kuota Terpenuhi dalam Waktu Singkat

    • calendar_month Rab, 12 Mar 2025
    • account_circle JARAK.co
    • visibility 161
    • 0Komentar

    SUMENEP (JARAK.co) – Program mudik gratis rute Jakarta-Sumenep yang diinisiasi oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Kuota sebanyak 280 orang yang disediakan untuk program ini langsung terpenuhi dalam waktu singkat, mencerminkan tingginya antusiasme warga yang ingin merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman dengan biaya yang lebih terjangkau. Bupati […]

  • FOTO: Para alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang tergabung dalam Keluarga Alumni HMI (KAHMI) Timur Daya Sumenep, saat kegiatan donor darah di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sumenep. (Ist/JARAK.co)

    Setetes Darah, Sejuta Harapan: Alumni HMI Sumenep Maknai Hari Pahlawan dengan Aksi Nyata

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle Jeje Daniel
    • visibility 159
    • 0Komentar

    SUMENEP, (JARAK.co) – Semangat kepahlawanan tak hanya diwujudkan di medan perang. Bagi para alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Sumenep, nilai perjuangan itu kini hadir dalam bentuk pengabdian sosial — mendonorkan darah untuk membantu sesama. Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Senin (10/11/2025), puluhan alumni yang tergabung dalam Keluarga Alumni HMI (KAHMI) Timur Daya Sumenep berpartisipasi […]

expand_less