Khofifah dan JMSI Jatim Sepakat Perkuat Media Berkualitas hingga Daerah
- account_circle En A
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat foto bersama pengurus JMSI Jatim. (Ist/jarak.co)
SURABAYA, (JARAK.co) – Upaya membangun ekosistem media siber yang profesional dan berkualitas menjadi salah satu fokus pembahasan dalam audiensi antara Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dengan pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Jawa Timur di Kantor Gubernur Jawa Timur, Surabaya, Senin (22/6/2026).
Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan organisasi perusahaan media siber, tetapi juga membahas berbagai program kolaboratif untuk memperkuat kualitas media di tengah perkembangan arus informasi digital yang semakin cepat.
Ketua JMSI Jatim, Syaiful Anam, mengatakan organisasinya terus mendorong peningkatan kualitas perusahaan media anggota, baik dari sisi manajemen maupun produk jurnalistik yang dihasilkan.
“Selain program internal penguatan manajemen media anggota JMSI Jatim, kami juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. Sebelumnya kami pernah berkolaborasi dengan Dinas Kominfo Jatim melalui FGD cek fakta dan pemanfaatan aplikasi Klinik Hoaks, serta bersama Dinas Koperasi terkait pemanfaatan media bagi pelaku UMKM,” ujarnya.
Menurut pria yang akrab disapa Cak Anam itu, JMSI Jatim juga aktif menginisiasi berbagai kegiatan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kapasitas insan media. Salah satunya melalui forum diskusi bersama Rumah Sakit Jiwa Menur yang membahas kesehatan mental pekerja media.
“Ke depan, selain memperkuat media anggota secara internal, kami ingin memperluas sinergi dengan berbagai pihak agar media siber benar-benar menjadi sarana edukasi dan pemberdayaan masyarakat,” tambahnya.
Gubernur Khofifah menyambut positif berbagai program yang telah dijalankan JMSI Jatim. Ia menilai media memiliki peran strategis dalam membangun kualitas informasi publik sekaligus menjadi referensi masyarakat dalam memperoleh berita yang akurat dan dapat dipercaya.
“Terima kasih atas kunjungan dan sinergi yang selama ini telah dilakukan JMSI Jatim. Berbagai program yang dijalankan memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat,” kata Khofifah.
Ia juga mendorong agar kolaborasi antara pemerintah dan organisasi media tidak hanya berlangsung di Surabaya, tetapi menjangkau berbagai daerah di Jawa Timur.
“Di daerah-daerah juga bisa dilakukan kegiatan sinergi. Jadi tidak hanya di Surabaya. Potensinya besar dan manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah turut menyoroti pentingnya pengelolaan media secara profesional. Menurutnya, media yang dikelola sesuai kaidah jurnalistik dan tata kelola perusahaan yang sehat akan menjadi sumber informasi yang kredibel di tengah maraknya penyebaran informasi yang belum tentu terverifikasi.
Karena itu, ia mendukung berbagai upaya organisasi media, termasuk JMSI, dalam meningkatkan kualitas manajemen perusahaan pers dan produk jurnalistik anggotanya agar tetap sejalan dengan ketentuan Undang-Undang Pers.
Sebagai bentuk apresiasi atas komitmennya dalam mendukung keterbukaan informasi dan tumbuhnya media berkualitas, JMSI Jatim menyerahkan JMSI Jatim Award 2026 kepada Gubernur Khofifah pada kategori Keterbukaan Media Berkualitas.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan atas dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap terciptanya iklim pers yang sehat, profesional, dan berorientasi pada kepentingan publik.***
- Penulis: En A
- Editor: Agira Jie


Saat ini belum ada komentar